Senin, 29 Oktober 2018

Nun Jauh di Taman Firdaus

Di bawah rindangnya pohon kehidupan taman firdaus, sedang berlangsung perjamuan kasih yang riuh rendah suara canda tawa. Kasmolo dan anggota keluarganya sedang asyik menikmati aneka sajian menu surgawi yang terdiri dari roti manna, jus buah kehidupan, dan anggur yang menerbitkan sukacita tiada henti. Di tengah-tengah mereka, hadir pula Yesus Kristus, Sang Gembala Agung, junjungan Kasmolo dan keluarganya. Sambil menikmati kebersamaan, mereka saling bertukar cerita. Sang Gembala Agung nampak sangat berbahagia memandang sahabat-sahabat terkasih-Nya. Terkhusus saat Ia memandang Kasmolo, yang tertua di antara kaum keluarganya, yang duduk bersama-Nya. Kasmolo pun membalas perhatian-Nya dengan senyum penuh arti. Dan mereka berdua dengan tenang berjalan menjauh sejenak dari ramainya perjamuan.
Yesus mengajak Kasmolo menuju ke sudut taman. Di sana terdapat batu besar yang sering digunakan untuk berlutut berdoa. Pemandangannya mirip dengan taman Getsemani. Dan batu besar itu mirip sekali dengan batu yang menerima tetesan peluh darah-Nya dahulu kala. Kasmolo paham betul apa yang sedang Yesus pikirkan saat ini. Maka, berlututlah ia di depan Yesus. Yesus menerima sembah sujudnya. Mereka pun mencurahkan perhatian untuk orang-orang terkasih yang masih bergumul dan berjuang nun jauh di dunia.

***

Di dunia maya, jejak digital mencatat sesuatu yang menghangatkan hati. Anak-anak dan cucu-cucu Kasmolo saling berbagi kenangan indah tentang sang teladan hidup. Karena begitu berharganya kenangan tersebut, maka seorang anak berusaha merangkainya menjadi satu tulisan yang semoga bermanfaat. Dan inilah hasil karyanya.

***
Tujuh tahun sebelum tulisan ini dibuat, pada bulan Oktober hari ke-29, seorang anak muda mengunggah foto lawas kakeknya ketika masih berusia sekitar 30-an. Di foto tersebut, sang kakek terlihat gagah dengan setelan jas dan rambut pendek yang disisir rapi. Tatapan matanya tampak penuh optimisme dan semangat. Sang kakek yang masih muda itu tampak bediri menghadap matahari, nampak dari arah bayangan yang tampak di foto. Pada dinding kronologi halaman media sosialnya, si anak muda menuliskan kalimat, “Foto kakek Kasmolo Paulus th 1930-an di Belanda.”
Tampak ada 20 orang menyukai unggahan itu, 58 orang mengomentari, dan 1 orang membagikan. Diawali dengan komentar-komentar ringan penuh canda tawa, unggahan itu juga mengabadikan komentar-komentar yagn lebih panjang dan penuh dengan hikmat. Komentar-komentar yang agak panjang dan berisi mutiara hikmat kehidupan itu dengan cermat dirangakai ke dalam satu tulisan. Inilah beberapa di antaranya.

Duh foto Eyang tersayang. Jadi ingat masa-masa pas aku SMP dulu dan suka liburan ke Yogya. Eyang selalu ngajakin aku jalan-jalan and sampai mengantar ke stasiun KA kalau pas aku kembali ke Jakarta. Thanks ya Yo utk share fotonya,demikian mbak Nita Irawati Murjani, cucu sang eyang menuliskan komentar panjang perdana.
Eyang Kasmolo sukanya baju putih karena sebagai dokter. Kepala eyang selalu dibotakin tiap bulan (mungkin tiap tanggal 17) sebagai peringatan akan kasih Tuhan padanya karena tidak jadi dipenggal tentara Jepang dulu. Demikian info dari mamiku dulu,tulis mas Rachmat Mahadian Jaya, seorang cucu lainnya.
... Aku gak pernah ketemu...tapi pas baby, Mbah molo yang lihat aku...terus nanya namaku. Itu kata mami dulu,sambung mbak Ruth Hapsari tidak mau kalah. Ruth Hapsari juga termasuk generasi cucu sang eyang.
Bapakku itu, oleh bapaknya (mbah Kasimin Paulus) diberi tugas dan tanggung jawab sebagai "Pohon Beringin" untuk adik-adik dan keluarga besarnya,tiba-tiba ibu Pudji Sri Rasmiati, seorang anak sang eyang ikut menimpali.
Masih seger dalam ingatan waktu Mbah Molo ke Medan bareng Te Ika, duuluu sekitar tahun 86 atau awal 87, waktu mami papi masih tugas di Medan, simbah kepingin beli sepatu semi boot, kami pergi ke Belawan, kira-kira satu jam dari Medan. Duuh, eyang, jadi kangen! Karena eyang minta tolong dipakaikan sepatunya, dan diikatkan talinya Aku bangga pernah memakaikan sepatu orang hebat yg bijaksana seperti Eyang Molokata mbak Annette Utomo Hutabarat, istri dari cucu sang kakek (mas Tommy).
Kalau aku memang tidak pernah melihat langsung eyang buyut Kasmolo. Tapi kata papa, tanggal lahir aku sama dengan eyang buyut. Tanggal 16 januari, kan? Mudah-mudahan karakter dan sifat yang baik dari eyang buyut Kasmolo ada juga melekat di diri aku. Heheheimbuh Rebecca Paulina, putri bungsu mas Tommy dan mbak Annette.
Ya amin. Setia, jujur, teguh dan taat pada Tuhan, sederhana, melayani orang yang gak mampu, mempunyai 30 lebih anak asuh yang dibiayai sekolahnya, rajin baca Alkitab tiap pagi dan membawa orang lain untuk setia pada Tuhan juga....banyak lagitulis tante Monica, putri bungsu eyang Kasmolo.
Semakin banyak info tentang almarhum eyang Kasmolo baik yg bisa aku ceritakan untuk anak-anakku,kata Pak Siswadi Mulyono, suami dari seorang cucu eyang Kasmolo. Baik yg aku dengar dari tenaga kantor jaman beliau maupun dari keluarga asisten beliau di kamar bedah. Sosok Kristen sejati ada pada beliau,sambungnya.
Dulu.....kami selalu makan pagi bersama di meja makan yang bisa dipanjangkan itu duduk bapak, ibu dan semua anak (8 orang), masih ditambah beberapa saudara yang ikut bapak waktu sekolah di Jogja. Semua harus hadir makan pagi, yang tidak hadir tentu piringnya masih "dikurepke/tengkurap". Setelah makan selesai, bapak akan membacakan ayat-ayat dari kitab suci bahasa Jawa 1 bab/bagian diakhiri doa, baru masing-masing berangkat sekolah. Yang tidak datang makan pagi akan ditengok oleh bapak ke kamarnya, barangkali sakit, dll. 
Pernah aku sakit panas karena minta sesuatu gak dibelikan dan aku gak bisa ngomong banyak untuk merengek. Lalu ....bapak bilang ndhuk....kowe kenapa? Wingi njaluk apa ta, bapak ora mireng jesambil telapak tangannya pegang jidatku yang nonong....eh....lha kok panasku langsung turun setelah ditanya begitu dan aku berani ngomong yang aku kepengin kemaren.....gak perlu minum obat paracetamol dll. Terus ...ingat juga beberapa bekas pasien bapak yg saat ini menjadi pasienku bilang....bapak itu sepertu nabi, kalau visite, pasti pegang tangan pasiennya, diajak omong-omong dan berdoa kalau dia Kristen....lalu orang tersebut sembuh.....Bobby ....ingin yg seperti itu kah?papar ibu Pudji Sri Rasmiati.
Aku juga seperti itu tante....gak tahu siapa yg ngajari seperti itujawab mas Bobby.
Tiap liat bapak-bapak tua masih bekerja, sering air mataku meleleh.... Ingat Bapak yang masih kerja keras karena masih ada aku yang kuliah... Sampai selesai kuliah Bapaklah yg membiayai...
Pas udah pindah Pelemkecut, ambulan yang menjemput sering gak dateng... Aku kasihan lihat Bapak... Aku anter ke RSB.
Pas siang...aku lihat ke Poli... Pasien sudah gak dimasukkan ruang Bapak, jadi Bapak nunggu sambil ngantuk-ngantuk... Aku gak tega... Aku ajak Bapak pulang... Bawa payungnya... Bapaaakkkkseru tante Monica. Waktu Eyang Putri sudah gak ada, aku selalu berusaha ada mendampingi Bapak, soalnya Bapak kadang-kadang nangis sendiri..
Sebagian jiwanya telah pergi...
Makanya tahun 1986, waktu Mami Sumayar mau pindah Palembang dari Medan...sepert kata Anne, mami minta Eyang Kasmolo dateng...mendampingi pindahan... Aku ndherekke Yang Kung Kasmolo. 
Setelah itu Eyang sering opname karena diabetnya... Aku ikut tidur di RS. Aku buat skripsi pun di RS yg lampunya redup-redup... Bapak selalu tanya: lampune kurang padang yo? Lampu selalu jadi perhatiannya krn tiap semester...abis tugas gambar...mataku selalu nambah minus 1/2.
Pagi jam 6.30 aku sdh ke kampus buat konsultasi. Siang balik RS, nyuapin Bapak. Terus pulang bawa baju kotor & ambil baju bersih... 
Keprihatinan itu malah membuat skripsiku diterima untuk masuk studio 1-2 bulan dan doa Bapak mengantarku untuk dapet A buat skripsi dan gambarku.. Puji Tuhan... 
Meski sakit...diopname... Bapak tetap memperhatikan kuliahku...belajarku...
Itu yg membuat aku selalu menitikkan air mata.... Makanya kalau ada yg menyakiti hatinya..sampai Bapak menangis...ya ampuuun... Teganya orang itu...sama Bapakku yang tulus banget dan selalu mengasihi orang lain... Adik-adiknya yang sampai tua-tua masih dipikirkan Bapak... Terlebih anak-anaknya.... Satu pun gak pernah terlepas dari pikirannya.... Bapak selalu ada buat menampung dan membantu kesusahan anak-anaknyasambungnya.
Wow....its so amazing .....my grandfather.....i am so happy to be like himkata mas Bobby.
Berbahagialah...ada yang nurun... Teladani ketulusannya, kejujurannya...kasihnya...dan ketaatannya pada Kristus. Beliau selalu merindukan anaknya ada yang jadi pendeta. Anak nomor 1 dan 6 ternyata meleset... Tapi berbahagialah... Cucunya ada yg dapet Pendeta... Kalo Simbah masih ada...betapa bangga dan bahagianya beliau... Tapi cucu-cucu yg setia pada Kristus dan setia melayani Tuhan tentu juga membanggakan beliaukata tante Monica menasihati.
Amen,jawab mas Bobby.

***

Nun jauh di taman firdaus, nampak Yesus dan Kasmolo tersenyum menyaksikan pribadi-pribadi yang ada di hati mereka itu begitu menghormati, menyayangi, dan membanggakannya. Rupanya benih iman yang ditabur dengan setia telah berakar, bertumbuh, dan berbuah sedemikian rupa. Yesus mengajak Kasmolo kembali ke bawah pohon kehidupan bersama kaum keluarganya yang masih berhimpun menikmati persekutuan yang sejati dan abadi.

*****

Rumah Cahaya, 29 Oktober 2018

Selasa, 11 September 2018

6 Januari 2018

Sehat itu mahal. Sakit juga mahal. Tapi kita bersyukur untuk berkat Tuhan. Pergantian tahun selalu ada yg terjadi. Salah satunya adalah pertambahan umur. Bertambah atau berkurang? Refleksi perjalanan hidup. Ada yg usia tua, muda... pd peristiwa Natal, tema: menerima panggilan... di tahun baru ini, panggilan itu harus dinyatakan. Nyatakan damai sejahter Kristus dlm karya dan pengabdian. Bgmn caranya? Seblm itu, ingat... damai sejahtera Kristus spt apa yg mau kita nyatajan? Bentuk2 damai sejahtera: kol 3:12 1. Ketika hendak menyatakan damai, harus punya satu koneksitias dgn Tuhan. Hubungan yg intim dgn Tuhan. Kol 3 menyatakan itu. Keterhubungan kita dgn Tuhan hrs menjadi dasar dlm karya dan pengabdian. Sbg dokter, perawat, pdt, staf... sudahkah? Sampai sejauh mana relasi kita dgn Tuhan sdh terbina?

10 Desember 2017

Cerita teks: Yohanes pembaptis menyuarakan pertobatan. Tafsir 1: makanan belalang, 2. Sejenis buah. Meskipun beda tafsiran, yg dimakan beda dgn orang pd umumnya. Menjauhkan diri dari perkara dunia. Suara kenabian. Cirinya. Bgmn perasaan murid2 Yohanes saat Yohanes mewartakan Kristus? Yohanes hanya sarana mewartakan. Mempersiapkan jalan. Apakah hidup kita mewartakan Tuhan? Kerjakan bagian kita. Peran berbeda tapi bersama sama. Kerja sama tim. Kerjakan dgn sungguh2 supaya menjadi berkah. Kenali identitas kita. Supaya hati tetap terjaga. Identitas itu penting. Sbg orang tua, sbg hamba Tuhan, sbg pegawai, hidupilah.

31 Desember 2017

Merefleksikan kehidupan bersama Yusuf dan Maria serta Simeon dan Hana Kesibukan menantikan pergantian tahun Secara pribadi maupan bersama, merencanakan dan mengevaluasi Saat rencana terwujud, sukacita Belajar dari Maria Yusuf Simeon Hana: * setia terhadap Allah, * perjumpaan: Simeon melihat secara langsung wujud sabda Allah, menatang Mesias --> orang yg bisa berjumpa dan hidup dekat dgn Allah hanya orang yg suci hatinya dan hidup dlm kesalehan dan kebenaran (matius 5:8) Harapan dan penantian tdk bisa dilepaskan dari hidup kudus, menjadi bermakna. Harapan yg jauh dari kekudusan tdk menuntun kepada kehidupan yg penuh keselamatan. Utk melihat hal2 yg rohani, dibutuhkan kekudusan hidup. Mata rohani yg melihat sgt ditentukan oleh proses pembaharuan yg dikerjakan oleh karya Roh Kudus. Berkat keselamatan dari Allah tdk dpt diukur oleh apa pun. Pergi dgn damai sehahtera--> melanjutkan hidup yg penuh ketaatan dan kekudusan Maria dan Yusuf--> keturunan para raja, dlm kesederhanaannya tetap taat pada Tuhan. Pengalaman damai sejahtera merupakan kepenuhan hidup, makna dan tujuan hidup tercapai. Yesaya 61:10 Kehidupan orang percaya dipenuhi oleh sukacita yg penuh... Pengalaman keselamatan dinyatakan Damai sejahtera dari Allah bersama sama dirasakan Kehadiran Yesus merupakan perwujudan kehadiran karya keselamatan Allah yg mendatangkan damai sejahtera. Merupakan misteri bagi kasih Allah. Membawa perbantahan bagi yg tdk mengerti, secara teologis dsb. Iman kepada Tuhan Yesus membutuhkan anugerah. Tidak bisa mengandalkan akal budi manusia. Sadari keberadaanNya... Di dlm menghayati kehadiran Kristus, tdk sekedar membawa revolusi perubahan pikiran tetapi juga mengubah kehidupan. KaryaNya menjadi penentu... Kebanggaan duniawi, kebenaran yg bertentangan dgn kehendak Allah--> menjadi batu sandungan... Jangan tersandung dgn apa yg ada pada diri kita. Hiduplah dlm kerendahan hati. Terbuka terhadap anugerah keselamatan Allah. Biarlah kita pergi melangsungkan kehidupan kita dgn tetap menghayati kehidupan yg setia kepada Allah. Bawa anggota keluarga kita utk berbakti kepada Allah. Kotbah oleh Pdt. Triyono, S. Th

7 Januari 2018

Markus 1:4-11 Baptisan Yohanes dimulai dari suara ... bertobatlah... alur: mengakui dosa-bertobat-dibaptis-menerima pengampunan dari Tuhan Mengapa banyak orang mau ikut? 400 tahun tdk ada nabi... dijothak, tdk diajak omongan.. muncul Yohanes... banyak orang antusias... Yesus pun ikut dibaptis... apa dosaNya? 1. Mengingat kembali baptisan kita. Cerita pak Yakub Sundoyo... Yakub itu tukang ngapusi. Sanajan Yakub tukang ngapusi, ia dipilih Tuhan. Hany satu orang yg sanggup bergulat semalaman dgn Tuhan. Israel. Punya anak Yusuf. Ingat2 kembali. Apa yg kita hidupi dari baptisan. Bersyukur krn banyak orang yg mengalami kesulitan utk menjadi Kristen... ada banyak orang yg percaya Yesus tapi sangat berat utk baptis... pokok doa syafaat: doakan orang2 tsb selama seminggu ke depan. Doakan supaya baptisan Roh Kudus terjadi. 2. Hidup baru... jika tindakan tdk baik=hidup lama... sdh baptis tapi hidup lama, bgmn itu? Hidup baru adalah mempersembahkan hidup sesuai kehendak Allah. 3. Mengapa Yesus dibaptis? Bukan krn dosa, melainkan wujud empati Yesus thd hidup manusia. Di satu kesempatan yg sama, 3 pribadi Allah ada secara bersamaan. Ada berapa Allah kita sebenarnya? Jika dihubungkan dgn kitab kejadian, "marilah Kita...". Bhs ibrani juga jamak, tdk tunggal. Artinya, mengacu kepada tritunggal; maksud jamak tsb bukan jumlah melainkan kuasanya yg tdk terhingga. Cerita ttg keluarga yg bingung menghadapi pertanyaan anak kelas 1 sd. Bgmn menerangkannya? ... apa yg kita ceritakan ttg Tuhan itu baru sedikit... seperti menjelaskan hal2 modern ke orang2 zaman dulu... mari nikmati misteri keAllahan itu... nanti ada waktunya kita mengerti... Pdt. Sundoyo

28 Januari 2018

Markus 1:21-28 Cerita teks: memberitakan dgn otoritas yg besar. Dipun raosaken kekuasaanNya. Dumadakan ada yg kesurupan. Ngedab edabi awit setan menika mratelakaken Gusti Yesus... kalau kita percaya pada Tuhan Yesus, itu masih selevel dgn setan... bedanya, siapa yg nyondhongi karsanipun Gusti... 1. Kata2 yg berkuasa dan berwibawa --> menawi tembung kita cocok kaliyan perbuatan kita... bu In masih dihormati murid2nya meskipun sudah alumni... suami dan istri saling menanggung beban... 2. Sing setan niku sing pundi? Wujudipun setan menika kadang2 manis dan menghanyutkan. Di manakah setan berada? Di mana2... di gereja, nempel,... tempat yg plg menyenangkan bagi setan: luka batin... kalau sembuh, tdk ada tempat baginya... "menenga, metua!" Kalau ada tetangga kita yg kesurupan: ada persoalan psikologis, ada perkara rohani. Kejutkan sarafnya (sakit). Pakai es batu di tengkuk,... pakai doa Bapa kami. Klo bisa menirukan, itu bukan kesurupan tapi ada masalah. Klo ada perlawanan, gunakan puji-pujian. Gusti Yesus langkung agung... kita mardika. 3. Kuasa Tuhan yang luar biasa. Saat kita menghadapi masalah, itu kesempatan setan masuk. Saat ada masalah, jangan bermental korban atau menyalahkan orang lain. Kadang masalah itu sederhana. Yg memperumit adalah cara memandang masalah tsb. "Menenga, metua seka uripku!" Kotbah pdt. Sundoyo

4 februari 2018

Markus 1: 29-39 cerita teks: Simon punya mertua berarti punya istri. Namun istri Simon tidak pernah diceritakan. Artinya, Simon punya keluarga... mertua Simon sakit, disembuhkan, kemudian melayani... saat oran banyak datang, Tuhan Yesua memberkati... saat Yesus berdoa, disusul oleh Simon... Yesus pergi ke tempat2 lain utk menyebarkan Injil... apakah Yesus tdk mengasihi orang2 yg menantikannya? Mengasihi, tapi Yesus pun tahu tujuanNya datang ke dunia... 1. Belajar untuk setia dgn tujuan. Tujuan itu penting dlm hidup. Tanpa tujuan, akan bingung mau ke mana. Tujuan itu mengarahkan hidup. Gambaran: orang mau bangun rumah pasti ada rancangan atau gambarannya terlebih dahulu. Jika hidup tanpa gambaran tujuan akan kacau. Tujuan Yesus: keselamatan utk semua orang. Sehingga lempeng. Tujuan kita hidup itu apa? Mari kita ambil waktu hening untuk menggalih tujuan hidup. Rick Warren: 5 tujuan 2. Relasi mertua dan mantu. komunikasi... konflik... yg sepuh rumaos anak2 sekarang... yg muda rumaos yg sepuh ... bgmn caranya? Simon mengajak Tuhan Yesus... jika kita mengajak Tuhan Yesus, suasana akan manis baik sehat. Berkomunikasi antara mertua dan menantu, yg plg menentukan image adalah pasangannya sendiri... mbudidaya mbangun gesang sesarengan kaliyan Gusti Yesus 3. Tema pengharapan bagi semua orang. Bgmn caranya? Meluaskan pengaruh... saat seseorang melayani jemaat, sebenarnya seluruh keluarganyalah yg melayani... orang Kapernaum tdk menahan Yesus utk mereka sendiri Kotbah pdt. Sundoyo