Surat untuk Ibu (7): Tips untuk Luka Hati
Ytk Ibuku yang dikasihi Tuhan Yang kukasihi Dan yang mengasihiku Shalom! Apa kabar, Ibu? Kiranya Ibu, bapak, dan Yoyo baik-baik saja dan tansah binerkahan di Rumah Pelem Kecut, rumah kemuliaan Tuhan. Kiranya roh, jiwa, dan tubuh Ibu dan seisi rumah Ibu terpelihara aman sentosa di dalam Tuhan Yesus Kristus yang mahamulia. Segala puji, hormat, syukur hanya bagi Tuhan kita, Yesus Kristus, amin! Di penghujung hari ini, aku ingin menyampaikan ungkapan kasih dan kepedulianku kepada Ibu. Khususnya mengenai apa yang kusaksikan hari ini di "Gua Adulam". Aku menyaksikan betapa Ibu berusaha keras untuk tidak berlarut-larut sakit hati dan kepahitan karena perkataan orang lain. Dengan jujur Ibu mengakui bahwa Ibu sering terngiang-ngiang oleh ungkapan-ungkapan orang lain yang begitu tajam dan dalam melukai hati Ibu. Dan dengan jujur pula Ibu mengakui betapa lama dan sukarnya sembuh dari hal tersebut. Untuk kejujuran Ibu itu, aku sangat menghargai dan salut. Karena tidak mudah untuk be...