Postingan

Menampilkan postingan dengan label my friend chronicle

Belajar dari “Eggyo”

Gambar
“Antara kecelakaan atau kesempatan,” begitu ujar Yohanes Eko Priyo Wibowo, ketika ditanyai tentang asal muasal usahanya berjualan telur omega tiga dengan jenama Eggyo. Yohanes Eko, demikian ia biasa dikenal, seorang perawat yang juga menekuni bidang manajemen SDM di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, dan saat ini bertugas sebagai koordinator HRD rumah sakit. Di antara kesibukannya sebagai civitas hospitalia, Yohanes Eko dengan antusias membagikan cerita dan pengalamannya seputar usaha Eggyo yang sarat nilai pembelajaran.   Kemasan telur omega 3 "Eggyo" dengan logonya yang unik Momen Kelahiran Kelahiran Eggyo ini dimulai dari proses diskusi komunitas aktivis Katolik yaitu Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) di mana Yohanes Eko terlibat aktif di dalamnya. Dengan tujuan ingin memberdayakan dan ada yang memfasilitasi, maka dipilihlah salah satu produk untuk dikembangkan dalam bentuk usaha yaitu telur omega. Diskusi tersebut berlangsung setelah masa raya Paskah, dan kebetula...

Selamat Ulang Tahun, Bu Martini

Gambar
Hari ini Bu Martini ulang tahun. Berbarengan dengan hari ulang tahun ke-269 kota Yogyakarta, sehingga kami yang bekerja di institusi rumah sakit swasta ini diimbau untuk mengenakan pakaian khas daerah yaitu gagrak atau kebaya atau sorjan. Begitu mendapatkan panggilan via WA jam 11-an dari Bu Martini, segera saja aku bergegas menuju kantor IRNA untuk merayakan kebahagiaan ulang tahunnya dengan menyantap nasi Padang yang sangat mengenyangkan. Tidak lupa kami foto bersama sebagai kenang-kenangan.  Dari kiri ke kanan: Pak Anton (saat ini kepala IRNA), Bu Endar (koordinator supporting IRNA), Bu Martini, Yohana Mimi, Pak Yohanes Eko (koordinator HRD) Bu Martini di mataku adalah pribadi yang menyejukkan dan menenangkan. Bisa jadi ini karena pengaruh zodiak Libra yang berkarakteristik menyukai keseimbangan, ketenangan, keindahan, dan harmoni. Bu Martini dulu pernah bertugas di ruang SAS (Srikandi-Anggrek-Shinta) sekitar tahun 2000-an awal, sehingga tahu juga tentang riwayatku pernah opname...

Jangan Lupa untuk Bahagia

Itu pesan penting yang kupelajari hari ini. Setelah tiga hari libur lebaran yang diwarnai melankolia akut, dan dua hari masuk kerja yang dihiasi perasaan tidak berdaya, sore malam ini kudapatkan penawarnya. Apakah itu? Sederhana, itu adalah sukacita atau kegembiraan yang sejati. Bagaimana caranya? Ini beberapa hal yang kulakukan hari ini untuk mengembalikan suasana hatiku menjadi lebih ceria: Buka-buka laman daring dan baca-baca artikel di blog orang yang membuka wawasan, memberi ide segar untuk dipraktekkan. Menemukan satu tips mengatasi depresi yaitu melakukan hal-hal sederhana yang bisa dilakukan. Melalui hal-hal sederhana itulah Tuhan bekerja memulihkan semangat dan membangkitkan rasa keberhargaan diriku. Mencoba hal baru yaitu menyeterika sambil mendengarkan siaran radio yang muatannya lucu yaitu Geronimo FM.  Menemani dan mengikuti gerak lincah energi Asa yang ceria. Berbagi cerita dan canda tawa dengan teman-teman via grup WA (ARMY of God--Andin, Reza, Mimi, Yiska...

Wawancara dengan Pak Daniel Suharta: tentang Bersepeda

Ini pertanyaan2 singkat yang mengharapkan jawaban yang tidak singkat 1. Sejak kapan Pak Daniel Suharta  suka bersepeda? 2. Apa suka duka selama bersepeda? 3. Bagaimana membudayakan bersepeda? 4. Apa impian Pak Daniel Suharta  berkenaan dengan budaya bersepeda di sini (Jogja)? 5. Bagaimana kondisi sekarang? Seberapa jauh dari kondisi ideal? 6. Apakah budaya bersepeda dapat terwujud? 7. Apa saja kesulitan/hambatan/tantangan dalam membudayakan bersepeda? 8. Bagaimana caranya supaya senang bersepeda? ^^ Jawaban Pak Daniel Suharta: 1. Sebelum menjawab hal diatas saya ingin bercerita tentang kenangan bersepeda saya yang ternyata saat ini tidak hanya sekedar menjadi kenangan saja melainkan menjadi kegiatan “ kesenangan ” sehari-hari saya. Saat masa kecil terutama pada generasi saya, bersepeda adalah sebuah kegiatan yang “ benar-benar ” fun, dimana kita selalu menggunakan sepeda yang saat itu jarang dimiliki setiap orang secara bergantian dengan cara saling membonceng dan di bonc...

Pak Harto, Sang Pemerhati yang Penuh Aksi

Penampilannya sederhana, tidak terlalu menyolok. Pekerjaan rutinnya pun tidak terbilang spektakuler, ‘hanya’ berkutat di depan komputer menekuni data-data rekam medis. Jika aku menjadi beliau, aku pasti sudah mati kebosanan. Dialah Pak Daniel Suharta. Kami akrab memanggilnya Pak Harto, seperti nama presiden kedua Indonesia itu. Setiap hari aku berjumpa dengan Pak Harto. Bukan suatu kebetulan jika aku ditempatkan di ruangan besar kantor rekam medis bersebelahan dengan Pak Harto. Setiap pagi, kami selalu bersalam komando ria dan menyapa dengan yel “jiwa korsa”, seolah-olah kami adalah anggota Kopasus sungguhan. Maklum, aku dan Pak Harto masih berkerabat dekat dengan abdi negara alias tentara di keluarga masing-masing. Adanya persinggungan dengan para jiwa korsa di keluarga itu membuat aku dan Pak Harto memiliki pula jiwa militan yang kuat dan tangguh. Hal itu tampak dari langgam bahasa percakapan kami sehari-hari. Tidak ada rasa mengasihani diri sendiri, pesimistik, negativistik, dan b...

Sore Bersama Meryl dan Harry Potter

Saat ini aku sedang duduk di depan lapto kecil milik ibu di Pelem Kecut. Tidak terlalu capek. Rasanya ingin sekali menulis lagi di sini sekedar untuk berbagi. Berbagi apa saja. Mumpung mas Cah lagi sibuk kerja juga di BI (Bank Indonesia) sampai agak malam. Bukan, mas Cah bukan alih profesi menjadi bankir... mas Cah tetap tekun dan setia pada pekerjaannya yaitu sebagai ahli listrik panggilan... lebih kerennya: konsultan elektronik freelance ^^ . Jadi begitulah... hari ini sungguh berkesan dan membuat hati puas. Setelah selesai menunaikan tugas dan kewajiban di IGD (maaf Tuhan, aku masih belum menghayati pekerjaanku sebagai panggilan yang penuh sukacita), aku ditraktir Meryl nonton film Harry Potter 7.2 di Empire XXI. Bersama-sama dengan Pak Wahyu, Bu Cicik, dan kedua anaknya. Datangnya terlambat beberapa menit karena Pak Wahyu kebingungan cari tempat parkir. Maklum, parkir penuh. Puji Tuhan, syukurlah, kami tidak terlalu lama terlambatnya. Nonton film pun dapat berjalan dengan lancar. P...

Sejenak Di Lempuyangwangi, Ngobrol2 sama Bu Ani... ^^

Hari ini di RS Bethesda Lempuyangwangi, aku mendapatkan mutiara-mutiara yang sangat berharga. Aku belajar banyak dari seorang Bu Ani, perawat senior yang luar biasa. Aku melihat dan mendengar sendiri bagaimana hidup beliau sungguh patut dijadikan teladan. Yang pertama, aku menyaksikan sendiri teladan belas kasihan yang ditunjukkan oleh Bu Ani. Ceritanya begini. Ada pasien, anak umur 16 tahun, yang sudah seminggu demam tinggi alias febris. Ketika ditensi, tensinya hanya 80/0 mmHg. Ketika aku tawarkan untuk mondok alias opname, si anak keberatan. Demikian juga ketika aku sarankan untuk cek laboratorium. Waktu aku sudah siap2 mau nulis di status bahwa pasien menolak tindakan medis maupun opname, tiba2 saja Bu Ani langsung menawarkan untuk cek laborat dengan gaji beliau sebagai tanggungannya. Bu Ani kasihan karena tensi si pasien yang sangat rendah, dan orang tua pasien yang dua2nya kerja di Batam. Si pasien hanya ada bersama neneknya di Jogja. Dengan amat sangat, Bu Ani membujuk pasien da...

Lima Sekawan Genk IGD ^^

Gambar
Ini dia genk terbaru IGD... terdiri dari lima orang dokter junior yang lagi berstatus magang dan kontrak... empat cewek satu cowok... kebalikan dari Power Rangers ^^... tidak ada yang superior maupun inferior di sini... semua sama derajatnya, meskipun Mimi Imut terhitung yang paling tua usianya... masing2 punya ciri dan keunikan tersendiri... yang jelas, genk baru ini bakalan mewarnai hari2 Mimi Imut di IGD... IGD yang adem jadi terasa hangat deh... ^^ Siapa sajakah mereka? Ini dia profilnya... dr. Marlentine a.k.a. ranger Meril dr. Dian Puspita Dewi a.k.a. ranger Dede dr. Yohana Puji Dyah Utami a.k.a. ranger Mimi Imut dr. Yohan Cahyo Wibowo a.k.a. ranger Yohan dr. Gracia Yudo a.k.a. ranger Grace Meril yang cantik dan malu2 tapi ramah, Dede yang rajin dan murah senyum, Mimi Imut yang cool dan misterius, Yohan yang semangat dan optimis, dan Grace yang rame dan suka keramaian.... ^^ Itulah kira2 profil mereka... Diharapkan, mereka berlima dapat kompak selalu dan semakin memeriahkan suasa...

Yoanito, Dokter yang Lucu ^^

Gambar
dr. Stephanus Yoanito... Itulah nama sahabatku yang satu ini. Orangnya lucu, ceriwis, blak2an. Teman seangkatan yang terkenal sekali akan kevokalannya. Dulu sempat di Bethesda juga selama kurang lebih dua tahun. Sekarang, Yoanito atau lebih sering dipanggil Yoyo, bekerja sebagai PNS (atau masih CPNS ya?) di Dinkes Propinsi atau di BP4 paru yang katanya mau jadi RS khusus paru. Masih dengan ciri yang melekat padanya itu, yaitu ceriwis dan vokal, Yoanito menjadi orang yang semakin diperhitungkan di tempat kerjanya. Kompetensinya? Jangan tanya! Kecil-kecil begini, Yoanito itu tergolong pandai lho. Otaknya tergolong tok cer. Yang lebih mengagumkan lagi, Yoanito sepertinya tidak menyombongkan kepandaiannya. Selalu saja dia mengakuinya sebagai berkat Tuhan. Begitu yang sering disampaikannya padaku. Tanggal 17 Oktober 2010, Yoanito akan melangsungkan pernikahannya dengan Esther di daerah Semin sana. Jauh ya. Sayang sekali sepertinya aku nggak bisa menghadiri acaranya karena pas tanggal 17 itu...

Yohan, Dokter yang Penuh Semangat ^^

Gambar
Sekarang aku mau cerita dikit tentang seorang rekan sejawat dan temanku, yaitu dr. Yohan Cahyo Wibowo. Dimulai dari mana ya? Bingung. Aku pingin cerita tentang semangatnya yang selalu positif dan menular. Apa ya rahasianya? Dan siapakah Yohan ini? Ok... Kencangkan sabut pengaman anda, dan here we go... Yohan Cahyo Wibowo. Putra pertama dari pasangan dokter Sugiyanto dan drg. Jendwasti. Ketiganya membaktikan diri mereka di RS Bethesda Yogyakarta. Yohan ini baru masuk sebagai pegawak kontrak tahun 2010 ini. Berbekal ilmu kedokteran yang sudah ditimbanya di FK UGM sejak tahun 2004, Yohan melangkah dengan penuh percaya diri, semangat, dan optimisme tinggi di RS Bethesda. Terhitung sebagai adik angkatanku (aku angkatan 2002), Yohan malah lebih dulu masuk Bethesda kurang lebih 2 bulan dibandingkan aku dan Dede. Yohan terkenal dengan gayanya yang easy going, banyak omong positif, dan penuh dengan rasa humor. Kemampuannya berkomunikasi membuatnya makin mantap dan percaya diri saat menghadapi s...

Dede, Dokter yang Rajin

Gambar
Aku mau cerita tentang seorang temanku, rekan sejawat, yang saat ini sedang sama2 merintis karier di RS Bethesda... namanya dr. Dian Puspita Dewi... panggilan akrabnya adalah Dede... aku kenal Dede ini sewaktu koas... aku sekelompok sama Dede... Kesan pertama waktu ketemu Dede adalah sebagai berikut... ^^ Dede ini orangnya ramah dan berusaha membuat orang lain yang di sekitarnya merasa nyaman... dari semua anggota kelompok koas, Dede inilah yang pertama kali menyapaku dengan ramahnya... sepertinya Dede sudah begitu terbiasa melakukan aksi ramah tamahnya kepada siapa saja... kalau melihat gerak gerik Dede, aku menangkap kesan bahwa Dede seperti sudah pernah ikut kursus kepribadian atau sejenisnya... segalanya serba ditampilkan secara sempurna... mulai dari cara bicaranya, cara senyumnya, cara jalannya, dsb... hehe... Waktu koas, Dede terbiasa memakai rok selutut, sepatu berhak sedengan, dan rambut panjang terurai yang ujungnya digulung membentuk ikal2 yang cantik... secara keseluruhan,...

Gita

Gambar
Gita adalah salah satu teman yang pernah mengisi hari-hariku. Mengapa aku katakan "pernah"? Karena sampai saat aku nulis ini, aku sudah seperti kehilangan kontak dengannya. Aku nggak pernah lagi SMSan, telpon, ketemu, atau main ke rumahnya. Padahal dulu aku paling sering nggangguin Gita. Begitu seringnya kami bersama sehingga kami sudah seperti saudara kembar saja. Sayang kebersamaan itu hanya berlangsung beberapa tahun saja. Selebihnya, kami praktis gak pernah ketemu lagi sejak aku mulai sakit jiwa. Hik hik... Pertama kali ketemu Gita itu di gereja waktu ibadah Sabtu sore. Aku lupa tahunnya, 2001 atau 2002. Yang jelas, waktu itu aku ingetnya lagi ngobrol sama mbak Nina, ngobrol asyik. Tiba2 Gita datang dan memperkenalkan dirinya. Kesan pertamaku sama dia... hmm... gak gitu berkesan... aku masih belum ngeh kalau dia bakalan jadi sahabatku. Kemudian kami jadi sering ketemu dan sering duduk bareng di gereja Sabtu sore. Kami sama2 suka berdoa. Kami sering mendoakan kebaktian Sab...

Yiska Temanku

Gambar
Temanku yang bernama Yiska Martelina ini sungguh luar biasa. Sejak aku mengenalnya di SMP sampai sekarang, Yiska ini masih tetap rajin dan tekun belajar. Selain itu, pribadinya pun menampakkan inner beauty yang sangat cantik. Setiap orang yang mengenalnya selalu menyukainya karena keramahan dan kerendahhatiannya. Dulu waktu SMP Yiska sudah terkenal sebagai anak yang rajin belajar sehingga prestasi akademisnya pun stabil baik. Di SMA pun dia juga bertahan sebagai anak yang rajin, cerdas, dan pandai. Semua guru dan teman2 menyukainya. Mungkin cuma aku yang menganggapnya sebagai "saingan" karena aku waktu sekolah dulu begitu terobsesi dan berambisi untuk selalu menjadi yang terbaik. Yiska adalah tipe anak teladan. Bukan hanya karena dia bersekolah di SMA Teladan, tapi dia memang sungguh2 mempunyai karakter seorang teladan yang patut diacungi jempol. Meskipun dia rajin dan pandai, tidak sepertiku yang egois, Yiska sangat suka membantu teman2 lain yang kesulitan dalam belajar. Dia...

Tribute to lek Nono & Bu Guru Pike ^^

Gambar
Akhir2 ini hari2ku dipenuhi dengan kegiatan chatting ngalor ngidul yang didominasi oleh 2 orang sahabat dan teman yang terhitung baru kukenal... Senang sekali setiap kali aku menghabiskan waktuku dengan duduk di depan laptop sambil berhaha hihi melalui YM atau FB... ketakutan dan kegalauan pun menyingkir sudah saat aku mulai ngobrol dengan mereka... walaupun isi obrolan sering nggak mutu dan nggak berbobot, aku sangat senang menikmati hubungan persahabatan dan pertemanan yang unik dan menarik ini... karena, hey.... persahabatan yang sejati kan bukan dinilai dari banyaknya obrolan berbobot melainkan dari ikatan batin yang terjadi di antara para pribadi yang terlibat di dalamnya... hehe... Siapa sajakah teman2 yang paling sering aku ajak chatting akhir2 ini? Dua orang beruntung itu adalah: Lek Nono a.k.a. Cahyono Satriyo Wibawa dan bu guru Pike a.k.a. Susana Ike siapa, gitu... aku lupa nama lengkapnya... maaf, bu... Lek Nono ; teman dan sahabat yang biasa aku panggil dengan sebutan ...

Aloysius, Temanku

Gambar
Baru saja aku mendapat telepon dari seorang teman yang lama tidak bertemu. Namanya Aloysius. Orang asli Papua. Sekarang sudah jadi PNS di Papua sana. Dulu sekitar tahun 2004, waktu aku sedang manik ringan, aku berkenalan dengannya di toko buku Metanoia. Entah apa yang mendorongku untuk mengenalnya, mungkin karena kondisi manik itu membuatku jadi merasa sangat pe de dan berasa seperti orang terpenting di dunia. Perkenalan yang singkat padat dan jelas. Kami sampai bertukar nomor hp dan alamat. Bahkan, Aloysius ini sempat main ke rumah sampai 2 kali. Orangnya sangat baik dan sopan, terpelajar, meskipun ada gap budaya antara aku yang orang jawa dengan dia yang orang Papua. Aloysius selalu memanggilku dengan sebutan 'kawan'. Dia sering SMS dan kadang miscal aku di saat2 tidak terduga. Pada awalnya aku merasa biasa2 saja, tapi lama-kelamaan agak terganggu juga karena aku kesulitan menangkap maksud bicaranya dan gaya bahasanya yang Papua banget. Seandainya tidak ada gap budaya, mungki...