Postingan

Menampilkan postingan dengan label prayer walk

Syukur (Sebuah Doa)

Gambar
Senin, 30 Juni 2025 (Hadasa Mazeltov Puji Pangastuti pada hari Rabu Pahing, 9 Juli 2025, genap berusia 13 tahun. Bersama seisi Rumah Cahaya dan keluarga Pelemkecut 37, Hadasa merayakan kebahagiaan ulang tahunnya dengan makan malam bersama di rumah makan Kenes di jalan Kusumanegara. Jarang-jarang lho bisa foto bersama seperti ini. Terima kasih untuk kakak sepupu Hadasa, kak Valerie, yang sudah berbaik hati memotretkan. Sebentar lagi semoga tinggi badan Hadasa sudah menyamai bahkan melampaui tinggi badan mamanya ya. Terima kasih akung Erry Guthomo, uti Pudji Sri Rasmiati, pakde Yonathan Utomo, dan pak Cahyono S W yang sudah merayakan kegembiraan bersama Hadasa.) Sumber:  https://web.facebook.com/share/p/1BDjMFYZVm/  Ya Tuhan, terima kasih puji syukur untuk segala hal yang terjadi, semua adalah kasih karunia-Mu dan Engkau berdaulat penuh. Tanggung jawabku adalah memahami dan mencatat apa saya yang mampu kupelajari dari semua hal tersebut.  Rumah Cahaya Yang pertama, aku bers...

Doa buat damai

Gambar
Di Indonesia

TUHAN...

Mata hati membuka diri Memahami mencoba menghayati Mendengarkan rahasia kelam Pertumpahan darah tiada habisnya Memenuhi bumi langit negeri Kekejaman yang curang Kebengisan yang kelam Senyum tak lagi tersungging Menyisakan garis datar sudut bibir Memendam geram duka nestapa "Sampai kapan, Tuhan?" TUHAN... pertumpahan darah, Ketidakadilan, Kesewenang-wenangan, Intrik licik politik, Telah, sedang, dan masih terus terjadi Di sini di bumi ini... TUHAN... tolong suarakan kebenaran Tolong tegakkan keadilan Paparkan semuanya apa adanya... Kami rindu... Kami muak... Kami siap... TUHAN... bukan demi negeri ini... Bukan demi diri kami... Tapi demi nama-Mu yang kudus... Karena Engkau benar dan adil... Hosana Anak Daud... Hosana Gusti Yesus... Hosana Jehova Shalom... TUHAN... kami merindukan-Mu Sang Alfa Sang Omega TUHAN... aku tahu Engkau lebih tahu Aku tahu Engkau berkuasa Aku tahu Engkau adil dan benar Engkau telah mendengar seru doa Engkau tel...

Curhat Berbagi Rahasia ^^

(Tulisan yang kubuat di buku Kiky krem kotak-kotak pada hari Jumat, 30 Januari 2009 ^^) Akan kucoba menuliskan sesuatu di sini... ya, di sini... Setelah sekian lama aku tidak memuji dan menyembah Tuhan secara pribadi, rasanya sulit untuk sekedar masuk dan menikmati hadirat-Nya... menyelami isi hati-Nya... Seakan ada semacam selubung yang memisahkan aku dengan-Nya... maka aku akui dosaku yang sering kulakukan tanpa rasa bersalah lagi itu... Karena aku ingin merasakan kembali kasih mesra-Nya itu... Oh Bapaku yang baik... maukah Engkau menerimaku kembali? Masih maukah Engkau menyambutku untuk yang kesekian kalinya setelah aku meninggalkan-Mu sedemikian rupa? Kutorehkan isi hatiku di sini karena aku sungguh merindukan-Nya, kekasih jiwaku, Sahabat sejatiku... Bilakah aku merasakan hadir-Mu kembali? Bapaku... oh Bapaku... After a few moment... Akhirnya jiwaku tenang dan aku dapat berdoa kembali... Aku kembali merasakan imanku bertumbuh dan kuyakini TUHAN mendengar doa syafaat yan...

Wisdom ^^

hai jiwaku, aku tau engkau pernah depresi berat dan aku mengerti perasaan itu. setiap orang pasti pernah juga merasakannya, meskipun dalam taraf yang berbeda-beda. pernahkah Tuhan Yesus sahabat kita depresi? seingatku, sekali Dia pernah dalam keadaan depresi. Dia sangat sedih seperti hampir mati rasanya. Dia membutuhkan dukungan dari sahabat2nya tapi mereka tdk memberikan seperti apa yang diharapkanNya, sekedar menemaninya berjaga. mungkin waktu itu Dia insomnia, sulit tidur. ingat apa yg dilakukannya sampai tiga kali? yup, Dia berdoa kpd Bapa. tawar-menawar dilakukan. sampai2 keringatnya berubah spt tetesan darah. coba selidiki dlm ilmu kedokteran apakah itu dan bagaimana mekanismenya. yg jelas, Tuhan Yesus, yg raja di atas segala raja, Tuhan di atas segala tuhan, pernah juga mengalami depresi yg amat sangat berat shg rasanya spt hampir mati. apalagi kita, jiwaku, yg jauh lbh lemah dan belum sempurna. oke deh, hanya itu yg mau aku katakan. just remember, klo suatu saat nanti kesediha...

Berdoa Tanpa Henti

Berdoa tanpa henti... selalu online dengan Tuhan... setiap saat setiap waktu... di mana saja... kapan saja... dengan siapa saja di sampingku... itu yang sedang aku kembangkan sekarang ini... ya, aku sedang melakukan eksperimen rohani... apa yang akan terjadi... apa yang akan berbeda... dengan mengembangkan doa yang terus menerus dalam rohku, dalam hatiku, sementara aku tetap melakukan kegiatanku sehari-hari... gak ada yang aneh dengan itu semua... malah itu semua merupakan hal normal yang sudah seharusnya aku lakukan dari dulu... ya, dari dulu... sekarang tambah lagi... setiap kali aku dibangunkan secara ajaib oleh Tuhan setiap pagi dini hari, aku nggak akan tidur lagi... aku akan memakai waktu yang ada itu untuk berdoa... berdoa untuk apa? untuk apa saja yang Tuhan taruh dalam hatiku... sudah dua hari ini, dua kali aku dibangunkan secara ajaib dan aku melakukan seperti apa yang aku tulis ini, berdoa... kata seorang hamba Tuhan, itu untuk melatih kepekaan kita terhadap suara Roh Kudus....

Kuasa Doa Sungguh Nyata, sebuah Kesaksian...

Sore ini aku kembali menyaksikan jawaban doa yang luar biasa dari Tuhan... sederhana tapi aku percaya ini begitu luar biasa... mau tahu ceritanya? Begini ceritanya... waktu sore jam setengah 4, kami sekeluarga mau berangkat ke gereja... Bapak, ibu, Yoyo, dan aku... bapak sudah siap2 sejak jam 3, Yoyo malah sudah mandi setengah 3 terus tidur di kamar ibu, sedangkan ibu baru mulai mandi jam 3... aku? aku sudah mandi sejak jam setengah 3 juga... hehe... Bapak agak kemrungsung dan bersungut-sungut seperti biasanya... ketika mobil hartop sudah meluncur di jalan Gejayan, aku merasakan bahwa bapak begitu kemrungsung dan agak2 marah sama ibu karena ibu persiapan ke gerejanya lama banget... raut wajah dan nada suara bapak sangatlah tidak bersahabat... diam2, aku merasakan dorongan untuk mendoakan bapak secara diam2 dalam hati... oke deh, aku pun berdoa... Aku berdoa supaya Tuhan melembutkan hati bapakku dan supaya bapakku gak marah2 terus, supaya nada suaranya gak galak tapi berubah ramah, supa...

Prayer Walk Hari ini

Aku bingung mau nulis apa... rasanya ngantuk dan capek sekali... seharian habis jalan2 keliling kota naik mobil bareng Yoyo dan empuk getuk... sambil jalan2 sambil doa, daripada bengong atau malah tidur... seneng deh, bisa doain banyak hal yang terlintas... intinya adalah mendoakan kota Jogja supaya bener2 bisa jadi kotanya Tuhan, The City of God... apa saja yang tampak dan melintas sepanjang perjalanan dapat menjadi inspirasi untuk didoakan secara sungguh2 sama Tuhan... tentu aja dalam hati, dan yang paling kerennya adalah sambil ndengerin Hillsong dari i-podnya Yoyo yang disambung ke tape... wah, pokoknya seru deh... saking serunya bahkan sampai membuatku lupa akan pengalaman kurang menyenangkan yang kualami waktu koas pagi hari dan kemarin2nya... OOT bentar, ternyata, nggak cuma aku yang merasa bahwa dokter residen yang bernama dokter Nindy itu agak2 ketus gimana kalo ngomong... yah, tadi mumpung inget, aku sekalian ndoain beliau juga waktu di jalan... hehe... kan gitu caranya, kasi...