Postingan

Aku Rindu, Bapa

21 Desember 2006 God, my Father... aku merasa seperti seorang penipu... kadang optimis penuh semangat, kadang pesimis hampir frustrasi... seperti berkepribadian ganda... sangat sangat tidak konsisten... gemes & capek deh... cuma karena anugerah & kasih karuniaMu aja aku masih ada di sini sampai saat ini... hanya karena RohMu saja aku masih dimampukan untuk berdiri, meskipun amat sangat tergantung padaMu sebagai tongkat penyanggaku supaya aku dapat berdiri tegak... Bapa, aku rindu pulang... aku rindu tempat di mana aku nggak merasa capek lagi... tempat di mana aku bisa terus-menerus bersukacita di dalamMu tanpa takut lagi tertimpa hujan atau kabut depresi & keputusasaan... Aku rindu melihat & memandang wajahMu sampai puas... kapan & di mana, Bapa, aku bisa merasakan kembali semua itu... Aku rindu minum air sungai kehidupanMu yang gratis & menyegarkan itu... aku rindu makan buah pohon kehidupanMu yang menyembuhkan & menyukakan hati itu... aku rindu main2 di pe...

Sukacita Mode ON

22 Desember 2006 Bapa... tahu nggak... (pasti tahu donk) alasan kenapa aku suka nulis itu kenapa? Karena aku suka liat tulisan tanganku sendiri... lucu imut gitu deh... aneh nggak sih? Apapun yang aku tulis, aku tetap suka, mau jelek apa bagus... apakah ini yang dikatakan oleh orang2 awam sebagai narsis? Belum tahu mereka makna sebenarnya dari narsis... hehe... Bapa, aku mau jadi penulis yang konsisten nulis terus meski apa pun yang terjadi... bukan demi uang ataupun ketenaran... dan lebih dari kepuasan hatiku sendiri... tetapi eh melainkan dink, demi kesenanganMu & kesenanganku... karena sukacitaMu adalah sukacitaku juga... tul gak? Jadi, prestasi atau pencapaianku tidak ditentukan oleh seberapa besar kekayaan atau seberapa banyak penghargaan (award, reward, etc) dari manusia yang aku terima tetapi dari upahMu, kekayaan rohani, harta surgawi yang kekal... aku masih belum tahu bentuknya apa dan seperti apa nantinya... Yang aku tahu, semua yang bernilai kekal itu nggak akan lapuk ol...

Lagi-lagi, cerita lama

20 Desember 2006 Bapa... makin hari kok aku berpikir untuk hidup yang santai-santai aja ya? Maksudku, aku nggak lagi ada pikiran untuk mengejar karir setinggi-tingginya. Malah, aku kok lebih cenderung untuk hidup "biasa-biasa" aja, seperti ibu-ibu rumah tangga yang gaweannya sibuk di rumah... ya masaklah, nyuci, ngepel, mbersihin rumah, terus sambil mbaca tulis apa pun yang aku suka... aku dah nggak ada lagi ambisi untuk ngelanjut kuliah ke s2... mungkin untuk sementara waktu, setelah lulus s1 besok, aku mau istirahat dulu dari dunia akademis... aku mau nyari inspirasi buat menemukan kembali tujuan hidup yang telah ada padaMu sejak semula... mengobservasi, mengeksplorasi, sampai akhirnya betul2 menemukan tanpa ragu-ragu lagi apa sih sebenarnya yang Engkau mau secara spesifik untuk kulakukan... Yah, sambil menguji banyak hal termasuk di antaranya adalah pasangan hidup... So, komitmenku untuk setahun ke depan adalah bener2 berdoa (meminta, mencari, & mengetuk) sampai aku be...

sambung menyambung

semoga masih belum bosen juga... hehe... peace!!! 17 Desember 2006 Hai, Bro JC... nice to see You again... hari ini aku & ibuku mau ngiringi kebaktian lagi...bless & anoint us, please... we can't make it without You, JC... we'll give our best. Bagaimana kabarnya mas tuuuut (sensored), Bro? Minggu-minggu ini kerja apa santai-santai ya dia? Pokoke apapun yang dia lakukan, di mana pun dia berada & dengan siapa pun mas tuuuuut berinteraksi, bless him always with Your most beautiful grace from Your high place... make him the best & the brightest star that always shines to the darkness around him... make him more like You, JC... & make us closer at heart... I don't know how to get close with him, but I do believe You have the way... I trust You, JC, my Lord... I trust You, & I believe with all my heart that You have created & arranged us to be one in Your love & grace... I don't know how & when, I just do believe as Your word says... Thank...

masih catatan lama

Semoga nggak bosen... 16 Desember 2006 Jesus, my dearest friend... Setelah tidur panjang selama kurang lebih seminggu ini disertai dengan mimpi-mimpi yang sering ngaco, aku bangun dengan perasaan bingung setengah capek dan pikiran bertanya-tanya... where am I right now, my Lord? What should I do? What should I think? What should I say? What should I pray? What should I write? Yang aku tahu cuma aku harus menghadapi seminar hasil penelitian & pendadaran yang nganyelke & rasanya nggak penting banget. Penelitian yang bener-bener nggak niat & nggak dilakukan dengan sepenuh hati. Bener-bener membebani dan menyedot energi kreatif... bikin hati nggak mood... Terus setelah lulus nanti mau ke mana... aku dah nggak punya ambisi untuk berkarier... apalagi untuk jadi dokiter... huek... I don't realy care what many people may think... they don't know me...They just know me as s daughter of doctors & should be a doctor too... bener-bener pengharapan yang membebani & menye...

catatan harianku dulu

15 Desember 2006 Bro JC... tadi sepupuku Sasa & Yayan main ke rumah... hmm... seneng juga sih... aku tetap menjadi diriku sendiri apa adanya... yang penting nggak pake topeng... wagu yo ben... sing penting jujur... Bicara soal komitmen, You said that komitmen akan membuatku menjadi orang yang lebih baik lagi. Komitmen yang benar akan menjagaku untuk tetap setia, on fire & tidak tersesat. Sebagai contoh, komitmen atau ikatan perjanjian tertulis utk terus les bahasa Inggris secara rutin & teratur sama Mr Yusup akan membuatku tetep rajin & ingat terus akan impianku. Apalagi ya? O iya, komitmenku untuk tetep setia mendoakan & megharapkan mas tuuuut (sensor) akan menjaga hatiku untuk tidak menjual karunia & urapanMu kepada siapa pun. Komitmenku untuk nulis surat buatMu tiap hari menjaga pikirankuntetap fokus & stay still di dalamMu, bahwa hidupku tidak berjalan dengan sia-sia karena at least aku terus keep in touch denganMu. Hei... wait a minute... kalo dipiir-pi...

Earth to Mimi

tes 1 2 3