Postingan

Kata Dokter Santi yang Pintar Segalanya

Hari ini nanti jam setengah dua siang aku mau berangkat ke Banyumas bareng temen2 sekelompok... Pengalaman pertama nih pergi bareng temen2 selama seminggu jauh dari keluarga... Eh, nggak juga ding... dulu kan pernah ke Bogor sama Jakarta bareng temen2 GVA... bedanya, ini karena ada tugas resmi sedangkan dulu itu nggak resmi... suasananya lain... hmmm, gimana ya nantinya? Terus gimana ya bikin refleksi kasusnya? Selama ini kan aku belum pernah bikin refleksi kasus... Bisa nggak ya? Yah, bisa nggak bisa ya harus dibikin seberapa pun itu... Jadi inget kemarin waktu jaga bareng dokter Santi di bangsal... tanda tanganku dibaca sama dokter Santi yang pintar segalanya... katanya, yang paling menonjol dariku adalah ketidak percayaan diriku... untuk maturitas katanya sih sudah cukup matur, cuma nggak pe de nya itu lho yang bikin aku kelihatan nggak mature... katanya lagi, lebih baik sombong daripada minder... karena kalo kita jadi orang yang minder, kita akan lebih gampang diinjak2 oleh orang l...

Hari yang Cerah

Hari ini sangat menyenangkan dan merupakan kategori hari yang cukup mengasyikkan buatku... tadi temen2 sekelompokku pada gladi bersih buat wisuda besok, jadilah aku sendirian di poliklinik jiwa... malah enak, aku bisa menikmati suasana sesuka hati... ketemu Pak Mahar di poli juga... salah satu pasien yang kontrol adalah Pak P, pasien yang pertama kali aku ajak ngobrol dan aku terlalu percaya bahwa beliau tidaklah sakit... hanya punya waham kebesaran saja... Sejak kasus Pak P itu, aku jadi lebih berhati-hati untuk ngobrol sama pasien, jangan sampai terlalu dekat atau terlalu empati sehingga kurang ilmiah... Padahal tadi aku sempat juga ngobrol dan cerita2 sama pasien yang lain tentang kondisiku sendiri... setidaknya menimbulkan perasaan senasib dan sepenanggungan dengan pasien... ini boleh nggak ya? Aku jadi bingung... Untuk pasien yang manik, aku nggak bisa terlalu deket karena dia terlalu hanyut dalam arus pemikirannya sendiri... tapi melihat pasien tersebut selalu mengingatkanku akan...

Libur Nih...

Hari ini libur, hari saya Waisak, untung nggak ada jadwal jaga bangsal... jadi bisa santai2 di rumah... Meskipun secara fisik santai, secara batin aku merasa ada yang ngganjel... Entah apa sebenarnya yang bikin aku merasa nggak terlalu tenang ini... mungkin sedikit kekhawatiran akan hari esok, akan apa yang bakalan aku hadapi lagi... tapi untuk sementara ini, aku mau memikirkan hal yang lain... Tadi pagi sampai siang, Tante Menik sama anak2nya (Anin & Jose) main2 ke rumah. Anin dah selesai ujian dan Jose lagi banyak PR. Pertama2 Anin sama Jose main2 organ n kibor karena katanya besok Juni mau ada konser anak2 sekolah musik Sawokembar. Walah, aku ketinggalan berita nih. Padahal aku juga termasuk murid yang terhitung senior di situ. Tapi ketoke aku nggak bakalan ikut konser karena kesibukan koas yang ajubile itu. Yah, gak pa2... masa2 ikut konser dan festival rasanya sudah lama berlalu... hehe... Tadi pagi ibu sama bapak pergi ke acaranya Bethesda jalan2 di lembah UGM. Hari ini kan j...

Lega Deh...

Aku habis ngirim email buat Pak & Bu Venny... isinya panjang lebar, tapi intinya cuma dua pertanyaan... tentang psikiatri dan realita dunia roh... Pak & Bu Venny yang aku kenal kan merupakan hamba Tuhan yang berkecimpung dalam dunia pelayanan terutama pelepasan... Bu Venny yang punya karunia untuk melihat di dalam Roh (semacam itu) dan Pak Venny yang kuat dalam firman Tuhan... itu kesan waktu aku dilayani sama mereka dulu waktu aku meledak untuk pertama kalinya dalam problem gangguan jiwa entah murni entah enggak... maksudnya, murni gangguan jiwa tanpa adanya campur tangan roh2 jahat atau sebenarnya ulah oknum2 roh jahat yang membuatku mengalami gangguan jiwa... Aku masih penasaran dengan hal tersebut... sebenarnya apa sih yang terjadi? Memang hanya Tuhan yang tahu... tapi aku sebagai pihak yang menajadi "korban" punya hak dong untuk mengetahui juga... karena itu, aku perlu menyelidiki dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya... hehe... emangnya prokla...

Ganti Warna Hari Ini

Aku ganti warna layout blog dengan warna biru yang kesannya lebih menenangkan daripada warna merah yang terlalu membuatku bersemangat sehingga susah kalo lagi gelisah... hehe, gimana? Lebih nyaman di mata dan di hati kan? Kata dosen pembimbing klinikku sih begitu, bahwa warna hijau atau biru itu cenderung mempunyai efek yang menenangkan sedangkan warna ungu itu efeknya menyembuhkan... itu sebabnya warna cat tembok di bangsal jiwa RS Sardjito warnanya hijau sedangkan warna baju seragam pasien warnanya ungu... memang menyolok mata ya kesannya tapi yah, alasannya cukup masuk akal... daripada semuanya putih2, bikin pusing aja... hehe... dah ah, stop ngomongin masalah bangsal jiwa untuk saat ini... Habis doa dan baca sedikit Firman Tuhan di Daniel 9 dan 10 nih... bener2 merasa gelisah hatiku tapi untungnya nggak sampai menjadi gaduh... masih jenak untuk duduk tenang dan nggak ada dorongan yang terlalu kuat untuk ke sana ke mari... Sebenarnya masih ada keinginan untuk main ke tempat Om Fifi ...

Keinginanku

Minggu depan aku sudah mau ke Banyumas... seminggu yang penuh dengan tanda tanya... akan seperti apa ya keadaannya? Aku pingin berkeluh kesah tapi kok rasanya nggak baik ya berkeluh kesah terus... Aku pingin memikirkan hal2 yang indah, yang baik, yang suci, dan yang sedap didengar ah... Mmmm, apa ya? O iya, hari ini aku ke gerejanya jam enam sore karena pingin liat Pak Cono sama Mbak Nana ngiringi... pingin dapet referensi dan inspirasi supaya dapat ngiringi dengan lebih baik lagi... terus jam sembilan pagi ini mau jalan2 sama ibu beli baju2 kemeja untuk persediaan karena baju2 yang ada sudah lama dan kurang jumlahnya... Sebenernya aku juga pingin main ke tempat Om Fifi untuk ngobrol2 ngalor ngidul terutama aku pingin dengar tentang kuasa Tuhan yang dinyatakan secara ajaib dalam pengalamannya Om Fifi... beda dengan ibuku, Om Fifi cenderung untuk lebih banyak berurusan dengan hal2 supranatural dalam pekerjaannya sebagai dokter... mungkin karena sarana dan prasarana di sana yang kurang a...

Muter2 Nggak Jelas

Aku merasa disforia dan sulit banget untuk sekedar merasakan senang... mungkin karena pengaruh menstruasi yang aku alami lagi setalah beberapa bulan ini nggak menstruasi... mungkin... itu cukup menghibur hati... daripada jawaban bahwa aku sedang memasuki episode depresi ringan, sedang, atau berat sekalian... no way... nggak mau... ogah... jadi inget pasien di bangsal jiwa yang tingkahnya macam2, aneh menurut orang lain tapi menurut mereka yang mengalami (atau setidaknya pernah mengalami) itu tidaklah aneh bin ajaib... tadi ada satu temen kelompokku yang dikejar-kejar sama salah satu pasien manik, dari kemarin dia terobsesi dengan satu temenku itu... entah apa yang ada dalam pikirannya, mungkin dia membayangkan temannya atau menganggap temenku itu mirip seseorang, atau dia menciptakan sendiri dunianya yang tidak seorang pun bisa tahu... Hmmm... manik... manik... aku pernah mengalaminya, belum setahun yang lalu malah... tepatnya pertengahan bulan Sepetember kemarin... aku merasa sangat b...