Postingan

Kalibawang Minggu Pertama

Kalibawang oh Kalibawang... tempatku dan teman2 sekelompokku yang baru berK3M ria bersama-sama selama enam minggu... Selama enam minggu itu kami harus berjibaku di tengah2 masyarakat dusun Padaan Wetan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan yang ada dan memberikan intervensi supaya ada peningkatan... Sekarang sudah berjalan selama seminggu... Seminggu yang penuh dengan suka, dukanya masih minim, belum ada bahkan... Kami masih mengenali lingkungan sekitar kami... Kami baru merencanakan bakal meneliti tentang malaria yang akhir2 ini katanya mulai merebak lagi... masih belum tahu judulnya apa dan mau menggunakan instrumen apa... Rencananya minggu depan kami sudah harus selesai membuat proposal... makanya Sabtu sampai Senin ini kami pulang ke Jogja untuk mencari bahan2 materi dan referensi... Kejadian menarik yang kami alami adalah waktu dua hari pertama kami datang... kami diberi obat Klorokuin sebagai profilaksis/pencegahan malaria dengan dosis sebanyak 4-4-2, 4 butir dimakan di hari p...

I will be changed

Duh, kenapa selalu begini? Kenapa di mana saja, kapan saja dan dengan siapa saja aku selalu begini? Aku selalu menjadi orang yang pasif, nggak pernah bisa banyak ngomong... ndengerin pun cuma masuk kuping kanan keluar kuping kiri... Apa ini pengaruh MSG yang kebanyakan aku makan ya? Kenapa sih aku nggak pernah bisa berubah? Jadi lebih aktif sepanjang waktu kek... atau jadi orang yang punya inisiatif apa gitu... Bagaimana bisa jadi proaktif kalau gini terus caranya? Aku harus bagaimana, coba? Teman2ku sudah berusaha menolongku dengan mendorongku dan menyemangatiku, tapi akunya sendiri nggak jalan2... bukannya aku nggak mau berubah, tapi rasanya sulit untuk mengubah kebiasaan bawaan dari kecil dalam waktu yang singkat... apalagi koas yang cuma satu setengah tahun ini... bagaimana mungkin kebiasaan (jelek) yang sudah mengurat akar selama bertahun-tahun ini dapat dihapuskan hanya dalam waktu satu setengah tahun? Mungkin dengan determinasi dan usaha sih bisa... tapi siapa bisa menjamin aku ...

Yesus Itu Dahsyat Man!!!

Duh, lagi2 speedynya ngadat... nggak bisa buat wirelessan... padahal lagi banyak yang pingin ditulis... jadinya aku terpaksa minjem komputernya Yoyo untuk nulis ini... rasanya agak sedikit nggak leluasa karena minjem komputer orang dan dikit2 was2 karena takut dikuntit... hehe... Akhirnya, kemarin Sabtu aku datang juga ke gereja Sabtu sore yang sudah lama aku tinggalkan... rasanya kangen... ternyata suasananya masih tetap sama, bahkan mungkin ada peningkatan... apa mungkin karena pengaruh pelayan mimbarnya ya? Kemarin yang melayani praise and worship Mas Hendra dan teman2 komunitasnya... komunitasnya Pak Daud Sumarraw yang aku lihat keren juga... terus nggak disangka-sangka aku ketemu sama Pak Nunung, bapaknya GIta... kok serba kebetulan ya? Terus yang kotbah juga Pak Jacob Santoja, salah satu pengkhotbah favoritku karena setiap kotbahnya pasti selalu menekankan hubungan dengan Roh Kudus, padahal beliau juga merupakan pengajar di UKDW... kebayang nggak? Dan yang lebih membuatku takjub ...

Pelajaran Berharga

Karena kemarin seharian nggak bisa ngenet gara2 speedynya ngadat terus, baru sekarang aku bisa nulis di sini... Kemarin bisa dibilang aku sukses meskipun nilai ujianku cuma dapet 80... Yah, aku memang kurang belajar sebelumnya... nggak cukup ternyata belajar hanya pas ujian... seharusnya dalam minggu2 tenang, aku belajar yang rajin supaya aku bisa menjawab pertanyaan2 tak terduganya Prof Hardjo... yah, gak pa2 deh... yang penting aku lulus, meskipun dengan nilai yang mepet dan cuma dapet nilai B... Pengalaman yang membuatku merasa sukses adalah aku telah berbuat baik sama temanku Chika... Aku nungguin Chika yang belum ujian dan akhirnya terpaksa harus diundur besok Senin... terus aku juga telah sukses mempertahankan integritasku saat Chika minta aku untuk memark up saja nilai kompetensiku supaya aku dapet nilai akhir A/B... aku dengan bodohnya bilang "nggak ah, biar saja..." karena aku tahu bahwa kejujuran itu lebih berharga daripada nilai A/B... Sebenernya nggak jujur2 amat ...
Tunjuk satu bintang dan terbanglah ke sana Jangan berhenti sebelum sampai Karena kalau berhenti kau akan jatuh dan hanrapanmu hilang sudah... Kata2 puitis di atas tercipta saat aku sedang dalam keadaan manik, alias sedang high... sedang merasa diri sangat2 kreatif sehingga merasa mampu menjadi penyair... hehe... Selain menciptakan kata2 puitis tersebut, aku juga sempat menciptakan lagu yang juga sempat aku nyanyikan di gereja... padahal suaraku pas2an banget... ini dia syairnya... Tahukah kau temanku kumengasihimu Tahukah kau sahabatku kumendoakanmu Setiap pagi dan malam hari kumerindukanmu Setiap siang dan sore hari kumemerlukanmu Meski kau tak ada di diekatku saat ini Kau selalu ada di hati dan pikiranku Dengarlah sahabatku... Tuhan memberkatimu... Bagaimana? Lumayan tidak? Bagus tidak? Bahkan, dengan pe de nya, aku juga buat terjemahan bahasa Inggrisnya lho... here they are... Do you know my friend that I love you Do you know my old friend that I pray for you Everyday and every nigh...

Mukjizat Hari Ini, tentang Chika

Haleluya... pagi ini aku menyaksikan mukjizat yang luar biasa lagi... aku habis mendoakan Chika, temenku yang besok sama2 mau maju ujian bareng... aku berdoa supaya urusan administrasinya cepat beres... tentu aja aku doanya dalam hati dan tanpa sepengetahuan yang bersangkutan... aku berdoa dengan berharap penuh dan berserah saja apa pun hasilnya... kalau memang terpaksa harus besok selesainya ya nggak pa2, yang penting kami masih bisa ujian sesuai dengan jadwal... beberapa menit berlalu setelah aku berdoa secara singkat padat dan jelas, "Ya Bapa, tolong berkati Chika... tolong supaya urusannya cepat selesai...tolong supaya Chika bisa ketemu dokter Agus untuk minta tanda tangan atau bisa mendapat kemudahan dari Bu Nuning... amin". Kurang lebihnya begitu kalimat doanya... Kemudian, waktu aku lagi baca2 majalah get life sambil makan dan ngemil kacang, ponselku bunyi dan sudah bisa ditebak siapa yang nelpon... dengan siap dan siaga, aku minta hikmat sama Tuhan supaya aku bisa nga...

Kidung Jemaat 408 yang Berkesan Buatku

Di jalanku kudiiring oleh Yesus Tuhanku Apakah yang kurang lagi jika Dia panduku Diberi damai surgawi asal imanku teguh Suka duka dipakaiNya untuk kebaikanku Suka duka dipakaiNya untuk kebaikanku Lagu di atas adalah bait pertama dari kidung jemaat nomor 408, kalau nggak salah... aku secara spontan menyanyikannya lamat2 waktu doa bareng Bu In di depan mimbar sehabis kebaktian Sabtu sore, tepat sebelum aku mulai masuk kuliah semester 1 tahun 2002 dulu... sudah 6 tahun berlalu tapi kesan yang aku rasakan masih ada... bahkan aku ingat Bu In juga sempat berdoa bersamaku di kamarku, juga tepat sebelum masuk kuliah... Nggak tahu kenapa, sepertinya kami merasakan bahwa momen2 yang akan kulalui bakalan berat dan menekan... dan ternyata memang benar, berat dan menekan... tapi syukur kepada Bapa... Allah yang baik... Yesus Kristus yang hidup... aku masih bisa nulis ini semua di blog ini dengan hati dan pikiran yang jernih... semua karena mukjizat dan kasih karuniaNya saja... semua bener2 dipakaiN...