Postingan

Judulnya Apa Ya? ^^

Hari ini aku nggak ke kampus... bukannya aku malas, tapi emang nggak ada kegiatan yang terlalu penting di kampus. Puji Tuhan, nilai ujian DVku sudah keluar dan aku dinyatakan lulus. Haleluya. Dengan demikian aku bakalan ikut magang besok tanggal 7 Desember bersama dengan teman2 satu gelombang. Wew... cepet bener ya? Perasaan baru kemarin deh rasanya aku ikut OSCE compre persiapan masuk koas... satu setengah tahun emang bukan waktu yang terlalu lama... Hari ini adalah hari yudisium di kampus, di mana kelulusan kami akan ditentukan dengan mengetok palu setelah dirapatkan oleh para kodik akademis yang terhormat. Sepengetahuanku, nilai2ku sudah pada masuk kecuali nilai anak dan DV terakhir kali aku tanyakan ke KPTU. Semoga hari ini semuanya sudah beres. Amin. Minggu depan aku sudah mulai masuk magang, belum tahu tempatnya di mana. Semoga dapat tempat yang nggak terlalu jauh, bisa dilaju, sehingga tiap malam aku masih bisa online di rumah. Karena aku sedang mengerjakan proyekku selanjutnya ...

Tuhanku Sahabatku

Ada satu sobatku yang setia Tak pernah Dia tinggalkan diriku Di waktu aku susah waktu ku sendirian Dia selalu menemano diriku NamaNya Yesus... NamaNya Yesus... Nama Yesus yang menghibur hatiku NamaNya Yesus... NamaNya Yesus... Nama Yesus yang menghibur hatiku Lagu di atas bercerita tentang satu Pribadi yang paling layak untuk disebut sebagai sahabat sejati. Siapakah dia? Siapa lagi kalau bukan Tuhan dan juru selamat kita, Yesus Kristus. Yesus datang ke dunia untuk memulihkan hubungan persahabatan antara TUHAN dan manusia. Dia datang menjadi Sahabat bagi siapa saja yang menerimaNya. Dan Dia telah menjadikan kita sahabat-sahabatNya yang terkasih dengan jalan mati di kayu salib menebus kita dari dosa-dosa kita. Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seseorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Dan perkataan itu telah dibuktikan sendiri oleh Tuhan Yesus melalui pengorbananNya yang nyata. Bersahabat dengan Tuhan berarti menjadi sahabat atau orang yan...

Be A Friend

Siapakah yang layak untuk kita sebut sebagai sahabat? Siapa pun dia, tanpa terkecuali, pasti senang jika mempunyai seseorang yang dapat dipanggilnya sebagai sahabat. Sahabat bukan hanya status saja. Sahabat adalah pribadi yang sangat berharga. Barangsiapa mendapatkannya, seperti memperoleh harta yang sangat berharga. Oleh karena mahalnya, harta itu harus dijaga dengan sungguh-sungguh, jangan sampai rusak atau hilang. Demikian juga dengan sahabat. Siapakah sahabat-sahabat kita? Mereka adalah orang terdekat yang kita percayai dengan sepenuh hati. Dengan mereka, kita dapat membuka diri apa adanya tanpa perlu memakai aneka macam topeng. Sahabat yang baik akan selalu menerima kita apa adanya meskipun tidak membiarkan kita seadanya. Itu kata seorang temanku. Sahabat sejati selalu ada saat suka maupun duka. Mereka mampu tertawa saat kita tertawa dan menangis saat kita menangis. Apakah kita layak untuk mendapatkan sahabat? Kelayakan untuk mendapatkan sahabat tidak ditentukan oleh apa yang ke...

Bersahabatlah...

Raihlah janji yang Tuhan beri Di dalam hatimu yang suci Seakan aku tak percaya harapan Dia beri dalam hidupku Kita s'lalu berdekatan Tak terasa kini kan berpisah Kesatuan hari yang terbuka yang membuat kita kuat Persahabatan kan kekal bila Yesus beserta Persahabatan tak kenal perasaan kecewa Sampai waktunya tiba pulang ke rumah Bapa waktu hidup tak panjang... Bersahabatlah... Syair lagu di atas adalah favoritku. Bercerita tentang persahabatan yang bernilai kekal. Persahabatan di mana Yesus diikutsertakan. Dalam persahabatan yang demikian, terdapat kesatuan hati yang terbuka yang semakin membuat pribadi-pribadi yang bersangkutan menjadi kuat. Aku pernah beranggapan bahwa persahabatan itu sama seperti hubungan pertemanan biasa, dapat berakhir sewaktu-waktu sehingga aku tidak berani berinvetasi terlalu banyak dalam persahabatanku. Tapi semua itu berubah semenjak aku mengenal Tuhan Yesus secara lebih mendalam. Aku belajar dan diajari bahwa di dalam Tuhan, tidak ada i...

Sahabat... Bersahabat... Persahabatan...

Sahabat... satu kata yang sangat berarti dan penting. Manusia tidak dapat hidup sendiri. Ia membutuhkan minimal seseorang yang bisa disebutnya sebagai sahabat untuk bisa merasakan dan menikmati keindahan hidup. Dengan hadirnya seorang sahabat, hidup jadi terasa indah dan manis. Segala kabut duka dan kesedihan dapat sirna dengan kehadiran seorang sahabat dalam hidup kita. Sahabat adalah tempat yang tepat di mana kita dapat berbagi suka dan duka. Tanpa sahabat, hidup akan terasa sepi dan tidak berarti. Beban yang berat akan semakin terasa berat jika dipikul sendirian. Oleh karena itu, kehadiran seorang sahabat merupakan hal kunci dan penting. Bersahabat... kita diciptakan untuk bersahabat... bersahabat dengan TUHAN dan dengan sesama manusia, itulah dua hal yang harus kita lakukan supaya kita dapat senantiasa bersukacita dalam berbagai keadaan. Dengan bersahabat, kita menciptakan suasana kerajaan surga yang mulia dan penuh kasih di muka bumi. Bersahabat adalah kegiatan aktif yang yangme...

Jogja-Kediri PP

Gambar
Perjalanan pergi pulang ke dan dari Kediri memang menyenangkan... Seru, tegang, tapi ada damai sejahtera yang melampaui segala akal yang memelihara sempurna hati dan pikiranku sehingga aku nggak merasa kuatir atau takut... Yang nyetir pulang pergi semuanya adalah Yoyo... Perjalanan pergi ke Kediri yang jadi navigator adalah bapak, aku cukup tidur manis di kursi belakang... karena navigatornya bapak yang nggak gitu tertarik dengan back sound full music, wal hasil sepanjang perjalanan Jogja-Kediri kami hanya ditemani oleh Suara Gondokusuman yang harus berulang-ulang menyanyikan satu album berulang-ulang... Bayangkan, selama kurang lebih 4 jam mendengarkan lagu2 yang sama terus menerus... Hehe... Karena aku tertidur, aku nggak tahu gimana kronologi perjalanan dari Jogja-Kediri... aku baru bangun setelah sampai Ngawi, terus tidur lagi sampai Kediri... Katanya pake acara nyasar segala... padahal dah pake GPS yang lumayan canggih lho... yah, maklum saja, sang sopir masih pemula.. tapi lumaya...

Saat Cinta Datang Menyapa

Gambar
Ada tiga hal yang mengherankan aku, bahkan, ada empat hal yang tidak kumengerti: jalan rajawali di udara, jalan ular di atas cadas, jalan kapal di tengah-tengah laut, dan jalan seorang laki-laki dengan seorang gadis. (Amsal 30:18-19) Sama, aku juga tidak mengerti akan jalan kasih eros antara seorang laki-laki dan seorang perempuan. Cinta asmara yang tidak mengenal usia, kedudukan, pangkat, status sosial, dan berbagai atribut kemanusiaan. Siapa sebenarnya yang menggerakkan seseorang sehingga ia dapat mencintai orang lain yang bukan saudara, bukan keluarga, bukan siapa2nya sedemikian rupa? Misteri yang sampai sekarang masih belum terpecahkan olehku... Bagaimana jika cinta tiba2 datang menyapa? Haruskah ia dilawan, ditahan, ditangkal, ditengking, disangkal, atau sebaliknya, biarkan saja mengalir? Apa yang harus kita katakan dan sampaikan kepada Tuhan dalam doa apabila kita sedang terserang "sindrom jatuh cinta"? Pertanyaan2 yang masih belum bisa kujawab dengan tepat... ke manaka...