Postingan

Sekelumit Pandanganku tentang Pendidikan

Habis jalan-jalan sama mas Cah di Togamas jalan Gejayan. Tujuan utama adalah memburu buku 'Where There Is No Doctor' sampai ketemu. Dan tidak terlalu susah juga mencarinya. Tinggal memanfaatkan komputer yang tersedia di toko, maka buku yang dicari pun segera ketemu. Yang bikin aku dan mas Cah betah berlama-lama di Togamas sampai jam tutup adalah karena kami menemukan buku-buku yang menarik perhatian masing-masing. Mas Cah segera tenggelam dalam buku-buku praktis tentang elektronik di sudut toko. Sedangkan aku? Setelah menemukan buku target, aku tertarik dengan buku-buku teks psikiatri yang terpajang. Nggak aku beli sih, cuma aku catat saja. Mungkin lain kali belinya. Mau aku baca sampai khatam sebelum masuk sekolah lagi, kalau Tuhan Yesus berkehendak. Joss! Aku percaya ini bukanlah kebetulan. Tuhan pasti yang mengarahkanku dan menarik perhatianku untuk melirik buku-buku tentang pendidikan di Indonesia. Lihat sana, lihat sini. Baca sekilas. Aku sangat antusias dengan apa yang ...

Sekelumit tentang Persekutuan... ^^

Hari ini sungguh terasa kurang bergairah jika dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. Padahal pagi-pagi sudah kumulai dengan berdoa dan membaca renungan harian bersama Mas Cah. Apa mungkin karena aku bangun agak kesiangan ya? Semalam nonton bareng PA dewasa muda sampai lumayan lama. Terus pulang nonton, aku dan mas Cah masih mampir dolan ngobrol-ngobrol di rumah mas Markus dan mbak Betty. Nggak terlalu banyak yang berkesan dari film yang aku tonton semalam. Aku lebih menikmati kebersamaan dengan mas Cah dan teman-teman persekutuan. Baik itu dewasa muda, keluarga muda "Murakabi", maupun keluarga muda "PA Daniel-yang-sebentar-lagi-akan-diganti-namanya. Bicara tentang persekutuan, aku sungguh bersyukur pada Tuhan. Kalau ingat masa-masa remaja awal dulu sampai sekarang, aku sungguh sangat bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan padaku. Dulu waktu awal-awal SMP, aku begitu minder karena aku merasa tidak punya komunitas. Komunitas rohani alias persekutuan di mana aku bis...

Sore Bersama Meryl dan Harry Potter

Saat ini aku sedang duduk di depan lapto kecil milik ibu di Pelem Kecut. Tidak terlalu capek. Rasanya ingin sekali menulis lagi di sini sekedar untuk berbagi. Berbagi apa saja. Mumpung mas Cah lagi sibuk kerja juga di BI (Bank Indonesia) sampai agak malam. Bukan, mas Cah bukan alih profesi menjadi bankir... mas Cah tetap tekun dan setia pada pekerjaannya yaitu sebagai ahli listrik panggilan... lebih kerennya: konsultan elektronik freelance ^^ . Jadi begitulah... hari ini sungguh berkesan dan membuat hati puas. Setelah selesai menunaikan tugas dan kewajiban di IGD (maaf Tuhan, aku masih belum menghayati pekerjaanku sebagai panggilan yang penuh sukacita), aku ditraktir Meryl nonton film Harry Potter 7.2 di Empire XXI. Bersama-sama dengan Pak Wahyu, Bu Cicik, dan kedua anaknya. Datangnya terlambat beberapa menit karena Pak Wahyu kebingungan cari tempat parkir. Maklum, parkir penuh. Puji Tuhan, syukurlah, kami tidak terlalu lama terlambatnya. Nonton film pun dapat berjalan dengan lancar. P...

Uneg-uneg Malam Ini, Agak Capek, Kangen... ^^

Sepertinya aku mulai agak lelah. Lelah fisik dan lelah nonfisik. Secara fisik jelas lelah karena jadwal kerja yang sibuk dan padat, bahkan nyaris tanpa libur. Setiap hari harus datang jam 7 sampai jam 2 siang. Belum lagi kalau dijadwal jaga siang atau malam. Terus masih ada jadwal jaga di Wonosari yang tidak tentu harinya. Secara nonfisik lelah karena jadwal yang padat itu membuatku menjadi tidak sempat beribadah di gereja dengan leluasa. Bahkan, kemarin aku terpaksa mangkir dari KTB (kelompok tumbuh bersama) dokter-dokter junior. Terus, PA keluarga muda dan PD daniel yang harus kukorbankan karena ada alasan yang lebih urgent, yaitu kerja. Dan besok Sabtu, yang sedianya akan ada acara Ibadah Raya yang seru dan menyegarkan sepertinya harus pula kukorbankan karena aku harus latihan mengiringi paduan suara Sangkakala. Warning sign mulai menyala berkedip-kedip nih di dalam hati, dalam rohku, yang tidak kasat mata ini. Kalau begini terus, aku bisa ambruk lagi nih. Harus bagaimana ya? Aku ti...

Habis Nonton The King's Speech, Ini Dia Oleh-olehnya... ^^

Gambar
Habis nonton film The King's Speech. Minjem di rentalan. Lebih tepatnya: dipinjemkan Mas Cah. Makasih, mas Cah ^^... Karena suasana menonton yang kurang kondusif, di mana fisik yang terlalu lelah sehingga terkantuk-kantuk dan kurang konsentrasi, serta orang-orang satu rumah yang ternyata tidak ada yang kepingin nonton film ini, maka dengan sedih hati aku kurang bisa menghayati film ini dengan baik. Padahal katanya film ini baguuuus sekali. Ya, menurutku juga bagus sekali. Ceritanya sederhana dan menarik. Tentang Duke of York, yang kemudian menjadi King George VI, yang memiliki keterbatasan dalam berbicara di depan umum. Gagap, itulah masalah beliau. Zaman segitu belum ada siaran televisi global, dan sepertinya siaran televisi nasional pun belum ada. Yang ada baru siaran radio. Alkisah, Duke of York diharuskan membacakan pidato di depan publik. Namun sayang, gagapnya itu membuatnya tidak mampu berkata-kata. Sehingga, sang istri dengan tekun dan sabar membantu mencarikan solusinya. S...

We Are Different, but We Are One... ^^

Capek dan agak pusing dikit. Itu yang aku rasakan saat ini. Seharian ini dan kemarin aku lumayan sibuk. Sibuk yang produktif. Sibuk di IGD dan sibuk di jalan bersama mas Cah. Untuk kesibukan di IGD sepertinya lain kali saja ya aku ceritakan. Sekarang aku mau sedikit berbagi tentang kesibukanku kemarin bersama mas Cah. Are you ready? Here we go!!! ^^ Biar aku ingat-ingat dulu. Kemarin aku ngapain aja ya...? Hmmm... Ok, kemarin sehabis sibuk di IGD, aku pulang ke rumah Pelem Kecut dijemput mas Cah. Sorenya, aku dan mas Cah jalan-jalan. Tujuan pertama adalah Toko Buku TogaMas di jalan Gejayan. Target operasi adalah mencari majalah Ethical Digest, majalah semijurnal farmasi dan kedokteran. Aku lagi pingin baca-baca sekaligus mengkoleksi majalah tersebut karena sepertinya menarik juga dan aku rasa perlu untuk memperluas pengetahuanku sebagai klinisi. Sayang sekali, setelah putar sana putar sini (dan menahan godaan nafsu membeli buku-buku nontarget ^^) di Togamas, aku tidak menemukan satu pu...

Senangnya Hari Ini ^^

Hari ini sungguh luar biasa. Rasanya sungguh senang dan bersemangat. Inikah yang dinamakan sukacita? Inikah yang dinamakan penuh dengan Roh? Sungguh tidak terlukiskan dengan kata-kata. Tapi cukup terkendali, tidak sampai meledak dan membeber ke mana-mana. Inikah yang dinamakan dengan penguasaan diri? Hmmm... puji Tuhan!!! Apa ya rahasianya? Apakah karena aku dan mas Cah selalu membangun hubungan intim dengan Tuhan setiap pagi dengan berdoa dan saat teduh bareng? Ataukah karena aku sedang berada dalam tangan kasih Tuhan? Yang mana pun itu, aku mau bersyukur senantiasa. Syukur pada Tuhan atas berkat dan anugerahNya yang sungguh teramat sangat luar biasa. Dahsyat!!!