Postingan

Ini Aku

TUHAN Kupanggil Engkau Bapa Karena Engkau sendiri yang menyatakan demikian Aku ikuti saja saran-Mu Beres, kan! Bapa, aku sedang lapar Lapar dan haus akan sesuatu Seperti kata Anak-Mu, Yesus Dulu ketika di bukit itu Yesus, ini aku yang sedang lapar dan haus Akan kebenaran, itu kata-Mu Dan Engkau berkata bahwa aku akan dipuaskan Oleh karena itu aku berbahagia Itu kata-Mu Dan aku percaya Sungguh Tuhan, ini aku yang sedang lapar dan haus Terima kasih untuk penghiburan-Mu Kata-kata-Mu adalah hidup Itu kata Petrus, murid-Mu Aku merindukan perkataan-perkataan-Mu Yang sungguh menghidupkanku Tuhan, Ini aku yang sedang lapar dan haus Ajarilah aku berdoa Mengikuti kerinduan murid-murid-Mu Karena aku tidak tahu bagaimana seharusnya berdoa itu Tapi Roh Kudus yang menolongku Menyampaikan keluhan-keluhan yang tak terucapkan Itu kata Paulus, rasul-Mu itu Dan Engkau sudah mengaruniakan Roh Kudus Itu kata Alkitab Yang setiap hari kubaca-bac...

Maju

Saat ini Saat untuk menarik napas Untuk melanjutkan lari Bukan pelarian lagi Bukan Ini adalah lari marathon Tujuannya pasti Visinya jelas Meneruskan hasrat dan semangat Menjaga api terus menyala Terus dan terus Sampai kedatangan-Nya Tidak hiraukan lagi Halangan dan hambatan Semuanya adalah tantangan Yang menunggu ditaklukkan Tiada lagi galau dan ragu Atau tangis manja Menangisi diri Sekarang saatnya maju Tanpa menoleh ke belakang Biarlah mereka bersungut-sungut Tapi aku dan keluargaku Kami akan terus maju Mengejar TUHAN Mengejar hadirat-Nya Tidak peduli apa kata mereka Yang terjatuh dan tertawan Yang dijadikan tawanan perang Yang menyerang membabi buta Menjadi budak musuh Aku tidak takut Aku peduli Aku kasihan Aku mengasihi mereka Aku ingin mereka bebas Tapi bukan dengan caraku Dengan cara-Nya saja Aku tahu Ini belum berakhir Peperangan sedang berlangsung Dialah panglimaku Aku ikuti aba-aba-Nya Aku ...

Ampun

Kalau membenci Aku kalah Kalau membenci Aku salah Maka Aku diam Sambil mengingat Hal-hal baik Yang pernah ada Yang dia lakukan Dulu Aku padamkan Api marah Api geram Api panas hati Kugantikan Dengan sejuk indah Air kehidupan Dari sungai-Mu Yang mengalir terus Terus Dan terus Bersihkan hati Bersihkan pikir Gantikan duka Dengan suka Hmmm TUHAN Aku ampuni Sungguh Aku ampuni Dia yang menyebalkan Yang sedang galau Yang sedang lupa Siapa dirinya Di hadapan-Mu Ampuni aku juga Yang sering lupa Akan siapa diriku Di hadapan-Mu Ampuni kami Yang lupa Akan siapa kami Satu sama lain Di hadapan-Mu Kiranya kasih Sukacita Dan damai sejahtera Terus mengalir Amin Amin Amin (sekedar doa untuk mencegah proses pembusukan karakter)

Stop

Stop Berhenti Jangan ikut Biarkan saja mereka Hanyut larut Dalam pikiran sesat mereka sendiri Biarkan saja Nanti capek sendiri Nanti juga bosan Lalu berhenti Jangan ikut marah Jangan ikut hanyut Jangan ikut larut Sebaliknya Tebarkan kasih Mungkin basi Tapi tidak Kasih itu nyata Dan lebih kuat Daripada kebencian Dan kemarahan sesat Yang sesaat Tapi dampaknya Sungguh luar biasa Balas saja mereka Dengan kasih sejati Meskipun susah Tapi harus Sebab ini perintah Dari TUHAN Raja Maka dunia berubah Surga pun datang Tanpa ragu lagi Mari Mari Mari (bagi saudara, keluarga, dan teman-teman seperjuanganku yang sedang diserang secara bertubi-tubi oleh musuh melalui perkataan, sikap, dan kejadian dari yang terkasih dan terdekat)

Untuk Dirimu

Meradang Marah Lelah Mungkin itu yang kau rasakan Sungguh kasihan Menyebalkan memang Apa yang kaurasakan itu Tapi tahukah dirimu Pikiran itu tidak benar Tidak selalu benar Coba cek baik-baik Hatimukah yang sakit Atau itu cuma karena egomu Diamlah dahulu Heninglah sejenak Jangan marah dulu Perhatikan baik-baik Diamlah Tenanglah Biarkan Dia menyapamu Dengarkan suara-Nya Jangan suaramu terus Jangan suara yang lain Biarlah perkatan negative itu Lenyap Digantikan perkataan positif Bukan hanya itu Digantikan dengan kasih Pengertian Kesabaran Dan akhirnya… Pengampunan Yang sejati Ampuni mereka Ampuni dirimu Ampuni siapa pun Ampuni apa pun Maka kedamaian Dan saudaranya Kelegaan Akan menjumpaimu Dan memeluk erat dirimu Takkan terlepas Marilah Datanglah Dia menunggumu Di sini Saat ini Ya Saat ini (untuk mereka yang sedang galau dan sedang marah-marah tak tentu arah)

Lapar dan Rindu

Lapar dan rindu bertemu Mereka berjabat tangan Bersepakat menanti kedatangan Menanti jemputan pulang Sebentar lagi Beberapa menit lagi Lapar dan rindu mengujiku Menguji kesabaran penuh cinta Kesabaran penuh harap Akan kedatangan yang terkasih Sebentar lagi Beberapa menit lagi Lapar dan rindu mengajakku Senantiasa bersyukur selalu Saat aku merasakan mereka Syukur selalu diperlukan Untuk menyambut sukacita Sebentar lagi, beberapa menit lagi (saat menunggu jam pulang waktu dispensasi)

Hari Ini

Wah, TUHAN Hari ini begitu indah Penuh tantangan menanti Apa saja itu Aku siap