Suasana kamar Hadasa di lantai dua rumah kami di Plumbon terasa sejuk dan syahdu pagi hari yang diwarnai mendung berangin sepoi-sepoi basah. Diiringi dengan lagu-lagu cinta mendayu-dayu dari radio Geronimo FM, dengan tagline-nya " the real sound of Jogja " itu, dan ditemani dengan secangkir kopi hangat dari dapur serta buku Jejak Langkah karya Pramoedya Ananta Toer yang sedang kubaca pelan-pelan, aku duduk santai menunggu terbangunnya Hadasa, si anak remaja perempuan Rumah Cahaya. Sudah terlalu siang untuk ritual jalan kaki pagi bersama di hari Minggu. Cukuplah dengan mengobrol ringan ngalor ngidul saja. Hadasa mulai sering mengajakku ngobrol berdua di kamarnya. Obrolan random khas anak remaja yang sedang berkutat dengan dunia sekolah dan lingkaran pertemanannya itu mengerucut ke cerita-cerita seputar keluarga besar kami. Hal-hal sensitif dan relatif tabu jika dibicarakan secara terbuka kini mulai menjadi pokok pembicaraan mendalam antara ibu dan anak, biasanya menjelang tidu...
Seminggu kemarin berjalan dengan apik, seperti judul lagu dari band Hindia "dari rumah ke rumah". Dimulai dari hari Minggu pagi yang sehat karena seisi Rumah Cahaya, Cahyono-Hadasa-Yohana minus Winter si anjing, memulai aktivitas dengan jalan kaki sejauh 3,7 km di area JEC (Grha Pradipta). Sambil berjalan bersama menikmati rindangnya pepohonan bak hutan kota di halaman sekitar JEC, kami ngobrol-ngobrol asyik dengan Hadasa. Berjalan di halaman depan Jogja Expo Center (JEC) sambil mengobrol asyik bersama Hadasa. Halaman belakang JEC yang banyak pohon besar dan rindang seperti hutan kota. Hari Senin dimulai dengan tugas mengiringi ibadah awal minggu kerja di Petronella. Dan Hari Sabtu kemarin diakhiri pula dengan mengikuti ibadah akhir minggu kerja. Entah karena pengaruh ikut ibadah atau tidak, seminggu kemarin terasa mengalir dengan lancar atau in the zone . Suasana di Petronella saat akan dimulai ibadah pagi awal minggu kerja. Tampak electone dan partitur untuk mengiringi ib...
Seminggu berlalu dengan bersahaja bagiku di Rumah Cahaya, ruang aman bagi jiwa yang mengembara di dunia dalam zaman akhir ini. Dimulai dari anugerah yang memberikan iman bahwa keselamatan hanya ada di dalam Kristus Yesus Tuhan satu-satunya jalan kepada Bapa, kemudian bergulir dalam pengharapan bahwa Dia akan segera datang kembali, dan wujud nyata kasih sebagai bukti bahwa hidup kekal bersama Allah Tritunggal itu telah ada dan dimulai di sini sampai nanti di kekekalan. Ini sinkron dengan sepenggal ayat Alkitab yaitu Matius 6:33 yang tertempel di dinding ruang jaga satpam gedung Petronella RS Bethesda Yogyakarta, tempatku biasanya menunggu jemputan pulang di sore hari. "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu" Matius 6:33 di dinding pintu masuk gedung Petronella RS Bethesda Yogyakarta Kekayaan yang begitu limpah ruah dan dalam itu dapat diperoleh asalkan kita tekun menggali kebenaran firman yaitu Alkitab, tentu saja den...
Komentar