Postingan

PeRsähäBätäN→Worship GeNeRatiÖn

Gambar
Wew... lagu lama favoritku... aku suka sekali lagu ini... mengingatkanku pada zaman masih SMA dulu... zaman persekutuan Rohkris yang biarpun sedikit tapi sangat erat melekat... Worship Generation... aku dulu punya kasetnya... tapi sekarang sudah hilang entah ke mana... semua lagunya sangat memberkati... salah satunya adalah lagu ini, PERSAHABATAN... kalimat yang paling menyentuh: "Persahabatan kan kekal bila Yesus beserta". Menjadikanku optimis. Meskipun sahabat atau teman datang dan pergi, tapi jika ada Yesus di dalamnya, maka hubungan yang sudah terjalin akan tetap abadi. So, bersahabatlah... ^^ Raihlah janji yang Tuhan b'ri Di dalam hatimu yang suci Serasa aku tak percaya Harapan Dia b'ri dalam hidupku Kita s'lalu berdekatan Tak terasa kini kan berpisah Kesatuan hati yang terbuka Yang membuat kita kuat Persahabatan kan kekal bila Yesus beserta Persahabatan tak kenal perasaan kecewa Sampai waktunya tiba pulang ke rumah Bapa Waktu hidup tak panjang... Bersahabatl...

Keadilan dan Kejujuran

"Jangan menyebarkan kabar bohong, dan jangan menolong orang yang jahat yang memberi kesaksian yang tidak benar. Jangan ikut-ikutan dengan kebanyakan orang kalau mereka berbuat salah atau menyelewengkan hukum dengan memberi kesaksian yang tidak benar. Jangan membeda-bedakan orang dalam perkara pengadilan, walaupun yang diadili itu orang misikin. Perlakukanlah orang miskin dengan adil kalau ia datang mengajukan perkaranya ke pengadilan. Jauhkanlah tuduhan palsu dan jangan menyebabkan orang yang tidak bersalah dihukum mati, karena Aku tidak membenarkan orang yang melakukan kejahatan semacam itu. Jangan menerima uangh suap, sebab uang suap itu membuat orang menjadi buta terhadap yang benar dan merugikan orang-orang yang tidak bersalah. Jangan memperlakukan orang asing dengan sewenang-wenang; kamu tahu bagaimana rasanya menjadi orang asing, sebab dahulu kamu pun orang asing di Mesir." (Ditulis ulang dari Keluaran 23:1-9 BIS)

After A While...

Hm hm... mulai lagi menuliskan sesuatu di sini setelah vakum sekian lama... apakah kemampuanku menulis mulai karatan? wedew... jangan deh... soalnya aku belum juga menghasilkan karya tulis dalam bentuk buku atau yang sejenisnya... jadi, aku masih perlu menulis lebih dan lebih lagi... lebih banyak, lebih berisi, lebih asyik, lebih gurih, lebih renyah, lebih nikmat... lho kok malah jadi seperti mau masak ya? Hehe... menulis memang seperti masak memasak... bagaimana meramu ide dan membumbuinya dengan kata-kata yang tepat... ngomong-ngomong tentang masak, hari ini kan hari Minggu... pagi sampai siang ini aku sama ibu nggak ada jadwal ngiringi gereja... jadwalnya nanti sore jam 16.00... jaga IGD pun masih nanti malam jam 22.00... ibu dulu pernah bilang kalau pingin ngajari aku masak nasi goreng... wah jadi pingin... tapi targetku hari ini pun nggak sedikit... aku masih harus membaca Alkitab BIS untuk tiga hari yang keteteran ini, menulis sesuatu, membaca-baca buku, merapikan dokumen... Hmmm...

To My Big Brother...

Brother... you are not alone... although you feel you are lonely... meskipun kamu pikir tidak ada yang bisa memahamimu saat ini... percayalah... kamu tidak sendirian... tidak pernah benar-benar sendirian... aku selalu mendukungmu... aku selalu mendoakanmu... percayalah... Dia tahu.... Dia tahu segala kesusahanmu... meskipun kamu tidak pernah menceritakannya kepada siapa pun... Dia tahu segala bebanmu... Dia bisa merasakan apa yang kamu rasakan... Mungkin kamu marah dan frustrasi saat ini... Bingung mau ke mana dan mau bagaimana... Tapi tetap percayalah... Pasti akan ada jalan keluarnya... Jangan menyerah... Kamu pasti bisa... Ya, kamu pasti bisa... Brother... We always love you... whatever you do... You are always in our hearts... With Love... Your sister... ^^

Kemenangan Hari Ini, Once More!!!

Hari ini sungguh luar biasa. Aku mengalami kemenangan. Kemenangan yang sungguh indah. Aku menang terhadap pikiran-pikiran negatif dan bad mood yang merongrong jiwaku tadi siang. Bagaimana bisa? How come? Thanks to Jesus Christ, the Lord my God... and thanks to Mas Cah, me beloved one... Begini ceritanya... siapkan mata dan telinga anda untuk menyaksikan... ^^ Pulang dari Bethesda, aku merasa bahwa diriku adalah manusia paling dungu dan bego. Aku gak bisa berkomunikasi verbal dengan baik. Apa pun yang kulakukan tidak ada yang betul. Sangat-sangat tidak memuaskan. Aku merasa tidak dianggap ada. Aku merasa dipandang sebelah mata, atau bahkan mungkin tidak dipandang sama sekali. Aku merasa kecil dan tidak sehebat rekan-rekan sejawatku. Di antara semuanya, aku merasa akulah yang paling hina dina, paling miskin-buta -telanjang, paling memalukan, paling lemah daya pikirnya, dsb dll. Sehingga, aku menarik kesimpulan--entah benar entah salah--bahwa aku telah salah tempat. Tidak seharusnya aku b...

Bajawa-Ende, 6 Desember 2010--bukan tempat dan waktu penulisan

Gambar
Hari ketiga. Bajawa, 6 Desember 2010. Pagi-pagi seperti hari yang sudah-sudah, Mimi Imut bangun, mandi, dan siap-siap. Kali ini rencananya mau ke RS Bajawa dan ke Dinkes. Makan pagi di hotel dengan menu yang cukuplah untuk mengganjal perut. Mimi imut pakai baju yang agak resmi sedikit, nggak sekedar kaos oblong. Bawahan tetap black jeans dengan sepatu kets yang sudah agak mendingan gak bau kecut. Ibu, Pak Heru, dr. Rahardjo, dan Pak Adi semuanya pakai batik. Wah, kompak ya. Seperti mau kondangan. Maklum, hari ketiga ini mau ketemu direktur RS Bajawa untuk membicarakan program sister hospital. Inilah inti acara kita selama ini, saudara-saudara. Jadi bukan hanya capek-capek hiking dan jalan-jalan! Hehe... RS Bajawa. Rumah Sakit tipe C dengan kontur yang naik turun. Sister hospital. PONEK. Dan sebagainya. Dan sebagainya. Mimi imut cuma mendengar segala sesuatu yang dibicarakan oleh rombongan secara sambil lalu saja. Solanya memang Mimi imut cuma penggembira di sini. Tugas Mimi imut hanya...

Bajawa, 5 Desember 2010--bukan tempat dan waktu penulisan

Gambar
Wuaaaa... Mimi imut kewalahan mau menuliskan perjalanan hari-hari selanjutnya di Flores, NTT. Setelah pengalaman hari pertama yang cukup melelahkan, capek di jalan, Mimi Imut pun tepar gak sanggup bangun untuk menunaikan tugasnya menulis di hari-hari berikutnya. Jadi, mohon maaf kalau tulisan kali ini tidak on the spot. Semoga masih hangat-hangat tahi bebek, maksudnya ceritanya masih cukup segar dalam ingatan dan kesan yang ditangkap Mimi Imut. Here we go. Hari kedua. Tanggal 5 Desember 2010. Mimi imut bangun pagi-pagi sekali, mandi, dan siap-siap. Mau ke manakah gerangan? O rupanya rombongan Mimi imut mau berhiking ke danau Kelimutu. Jarak antara Ende dengan Kelimutu sekitar 2-3 jam perjalanan naik mobil. Untung mobil kali ini lebih akomodatif (baca: nyaman) dibandingkan mobil yang dipakai driver untuk menjemput dari bandara kemarin. Sopirnya pun ganti, bukan lagi om Ignas yang kurang banyak cerita (sopir kok gak banyak cerita ya ^^) melainkan Pak Markus yang lebih friendly dan lebih ...