Minggu, 29 Mei 2011

Pembelajaran

Selamat pagi, Bapa...

Terima kasih sudah membangunkanku pagi-pagi sekali sehingga aku beroleh waktu yang cukup banyak untuk mencari wajahMu, bersekutu denganMu, sekedar duduk diam di hadiratMu. Terima kasih, Bapa, buat kesehatan yang berangsur-angsur mulai pulih. Terima kasih buat semangat dan pikiran positif yang senantiasa memenuhi hati dan pikiranku sehingga aku dimampukan melalui hari demi hari bersamaMu. Di dalamMu aku aman... BersamaMu aku sanggup gambaru... Haleluya!!!

Masih panjang perjalanan hidupku, Bapa... Perjalanan menuju rumahMu... menuju tempat perhentian yang kekal... Di sanalah aku bisa benar-benar "beristirahat", menikmati segalanya tanpa tekanan... Sungguh mulia hari itu, Bapa... Aku menanti-nantikanMu... dan selama menunggu, aku mengisi hidupku dengan berbagai hal pembelajaran... here we go!!!

Aku belajar untuk menikmati hidup yang berkemenangan dan penuh makna bersamaMu... Proses-proses kehidupan yang pahit dan manis seperti coklat terus-menerus kulalui... Asal aku terus berpegang pada firmanMu dan tinggal terus dalam hadiratMu, pastilah aku beroleh kemenangan... semakin indah dibentuk dan semakin dimurnikan seperti emas... semakin menyerupaiMu, Yesus... Itulah tujuan hidupku.

Aku belajar untuk kembali dan terus-menerus berserah kepadaMu, Bapa... belajar mendengar suaraMu dan mengikuti pimpinanMu, Roh Kudus, itu yang kumau... Tidak pernah Engkau menyesatkan atau menjerumuskanku... Engkau yang bekerja di dalam dan melaluiku... Oleh karena itu aku tidak kuatir karena kekuatiran sangatlah tidak relevan...

Aku belajar untuk senantiasa bersyukur dalam segala keadaan... dengan bersyukur, aku terhindar dari keluh kesah dan sungut-sungut. Dengan bersyukur, hatiku dipenuhi oleh luapan sukacita ilahi yang menjadi kekuatanku... Dengan bersyukur, aku menjadi mudah melihat dan merasakan berkatMu yang melimpah setiap hari...

Aku belajar untuk bersukacita di dalamMu... Hati yang gembira adalah obat yang manjur... Oleh karena itu, aku mau terus-menerus mengaktifkan roh sukacitaMu di dalamku... Apalagi saat-saat sekarang di mana aku lagi sakit gondongen... Ini pengalaman pertamaku sakit gondongen... Puji namaMu, Bapa, aku sakit sebelum hari H pernikahan... puji namaMu, Yesus, aku sakit nggak pas lagi hamil...

Masih banyak pembelajaran-pembelajaran hidup yang kualami. Jika dituliskan pasti akan menghabiskan berlembar-lembar. Yang utama adalah dalam belajar itu aku tidak pernah ditinggal seorang diri. Roh Kudus, Engkaulah pengajar dan pembimbingku. Terima kasih banyak untuk hikmat dan wahyu yang Kaubukakan sehingga aku maiin mengenal dan mengasihi kebenaran. Terima kasih buat karyaMu yang luar biasa, Bapa.

Haleluya...

Maranatha!!!

Amin!!!!!!!

Kamis, 26 Mei 2011

Fajar Pengaharapan Kemenangan ^^

Selamat pagi dini hari, Bapa...

Terima kasih untuk apiMu yang kembali membakar hatiku... Di tengah kondisi hati yang bimbang, aku memilih untuk meneguhkan hatiku... Aku menolak untuk hanyut larut dalam belas kasihan yang tidak sehat terhadap diri sendiri. Dan akhirnya, Engkau beri aku kemenangan! Haleluya!!! Aku menang atas pencobaan... Aku menang atas sikap mental yang lembek... Aku menang atas sikap mellow yang selama ini kubenci... (Puji Tuhan, aku nggak jadi seperti tokoh-tokoh sinetron yang lebay alay jablay melownya ^^)

Terima kasih, Roh Kudus... berkatMu, aku sanggup mengalami terobosan pribadi... Sungguh kemenangan yang patut dirayakan! Pasti bukan manik, apalagi depresi! Amin! Kita lebih dari pemenang! Sebab janjuMu ya dan amin, Bapa. Sungguh terbukti! Haleluya! Segala kemuliaan hanya bagiMu!!!

Terima kasih, Tuhan Yesus... Sahabat sejatiku dan gembalaku yang agung! Without You, I am nothing Lord! Dunia boleh berkata macam-macam dan meremehkanku... tapi bersamaMu, aku pasti bisa sebab Engkau yang hidup dan bekerja di dalamku. Melaluiku, kuasaMu menjadi nyata. Kain kabungku Kau ganti dengan tarian! Haleluya!!! ^^

Gambaru... Gambaru...

Selamat malam, Bapa...

Gambaru... gambaru... itu yang terngiang-ngiang di kepalaku saat ini... aku nggak boleh melow, minder, down, dan patah semangat! Pengalaman malam ini menunjukkan betapa aku masih harus banyak sekali belajar! Aku harus belajar bersikap tegas, berkomunikasi dengan mantap, sehingga kerja tim bisa efektif dan efisien. Nggak boleh ada akar pahit yang tumbuh di hati! Sucikan dan murnikan hatiku, Roh Kudus... Tambahkanlah kapasitas otakku yang segedhe bakpao ini...

Gambaru... gambaru... ingat Yusuf PL dan Daniel! Mereka tetap bertekun dan mengusahakan yang terbaik meskipun tidak berada di tanah perjanjian. Yusuf menjadi berkat di Mesir dan Daniel menjadi berkat di Babel. Apa pun yang terjadi, mereka tetap menjaga hati dan pikiran fokus padaMu, Bapa...

Gambaru... gambaru... tidak ada waktu untuk mengasihani dan menangisi diri sendiri... mari tunjukkan bahwa kita bisa! kita lebih dari pemenang! Bukankah ada Roh Kudus di dalamku? Awan para saksi pasti sedang bertempik sorak saat ini mendukungku untuk bangkit mengejar ketertinggalanku. Yosh!!!

Gambaru... gambaru...

Haleluya!!!

Maranatha!!!!!!!

Sejenak Diam

Selamat sore, Bapa...

Saat ini aku ingin sekali berdiam di hadiratMu, meskipun hanya sebentar... Aku ingin sekali bersekutu denganMu, sekedar sowan di baitMu... Tempat yang paling aman dan nyaman... Di mana aku bisa memperoleh penguatan dan penghiburan... Di mana aku bisa melepaskan beban-beban hati yang terasa berat menekan... Aku tahu, Bapa, mengapa Engkau mengizinkanku merasakan tekanan-tekanan alam hidup dan pekerjaan sehari-hari... Itu untuk melatihku, merendahkan hatiku, dan membuatku semakin bersandar kepadaMu... Aku memang masih hidup di dunia ini, tetapi hati dan pikiranku selalu tertuju ke surga, di manapun Engkau berada... Orang boleh berkelakar mengatakan bahwa aku adalah "jurusan surga", entah dengan maksud baik maupun tidak... Dan aku bersyukur karena seperti itulah aku dikenal... Aku tidak akan minder, berkecil hati, ataupun patah semangat karena perkataan/pendapat orang lain tentangku... Manusia berubah, tetapi Engkau tidak pernah berubah... PerkataanMu tentangkulah yang aku perhatikan terus, Bapa... Titik!

Mungkin saat ini aku merasa sendirian dan tidak nyaman... Tetapi Engkau mengingatkan dan menyadarkanku satu kebenaran ini yaitu bahwa aku tidak pernah benar-benar sendirian... Aku tidak pernah Engkau lupakan atau Engkau tinggalkan... Malaikat-malaikat selalu Engkau utus uuntuk menjagaku... Aku percaya itu!!! Kesadaran akan hadiratMu dan penyertaanMu ini sungguh menghibur hatiku, Bapa... Terima kasih banyak!!! I love You full!!! Haleluya!!! Maranatha!!!

Di Tengah Jalan, Wondering...

Selamat pagi, Bapa...

Kembali aku banyak tidur semalam, padahal Engkau sudah bangunkan aku berkali-kali tapi aku terlalu malas untuk bangun. Ampuni aku, Bapa, untuk ketidakkudusan dan ketidakdisiplinanku. Aku tahu aku harus bangun dan bersemangat. Aku perlu Engkau dalam setiap langkahku.

Bapa, mau nulis apa lagi ya? Hmmm... Apakah aku sedang bingung menentukan arah? Apakah aku sedang ilang2an? Apakah aku sedang tersesat? Sepertinya aku miskin, buta, dan telanjang. Pergumulan dan kegelisahan hatiku masih berkisar seputar tujuan, visi, dan hendak menjadi apa aku ini... Aku masih belum memeluk dengan erat salib yang ada sekarang... Aku masih belum merasa memiliki profesi yang ada sekarang ini...Masih serba tanggung... Masih ngambang... Aku perlu mencari wajahMu, Bapa... Aku perlu tahu kehendakMu... Aku perliu lebih banyak berdiam di hadiratMu dan mendengar suaraMu...

Sama seperti Yakub yang tidak melepasMu sampai dia mendapatkan apa yang diinginkannya, demikian juga aku akan terus bergumul sampai kudapatkan pengertian, hikmat, dan wahyu... visiMu...

Ini aku, Bapa... aku berserah padaMu...

Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga.
Matius 6:26


Minggu, 22 Mei 2011

Capek T_T

Jangan marah...
tinggalkan panas hati...
itu hanya membawa kepada kejahatan...

Saat ini itulah yang harus kulakukan.
Aku sedang tidak enak hati.
Entah apa sebabnya.
Mungkin karena PMS.
Mungkin karena aku kurang merecharge jiwaku.
Kurang disiplin.
Akibatnya, aku jadi mudah teserang emosi negatif.
Aku harus menuliskan sesuatu,
apapun itu,
supaya waktu tidak terbuang sia-sia.
Emosi negatif: marah, sebal, bersungut-sungut...
semuanya karena hal-hal sepele...
cuma karena nada suara yang terdengar terlalu tinggi...
nada suara yang terdengar selalu memerintah...
tidak tahukah beliau bahwa aku sedang tidak enak hati?
Tidak tahukah beliau kalau selama ini sepertinya aku selalu mengalah pada kehendaknya?
Memang aku belum pernah menyampaikan isi hati dan pikiranku dengan kata-kata yang jujur dan tepat.
Selalu menunggu waktu yang tepat.
Tapi waktu yang tepat sepertinya tidak pernah datang.
Selalu saja terlupakan.
Sepertinya ada halangan dalam komunikasi yang sehat.
Pada Tuhan pun aku sulit menuliskan apa yang ingin kusampaikan.
Bisa dibilang, aku mulai capek.
Aku pingin mencurahkan isi hatiku yang sejujur-jujurnya.
Tapi aku tahu harus dengan penuh hikmat.
Supaya tidak membuat suasana tambah keruh.
Kepada siapa aku bisa mengatakannya?
Aku capek.
Titik.

Hanya Nama Yesus→UX Band

Lagu ini sudah lumayan lama beredar di blantika musik rohani Indonesia. Pertama kali denger waktu dinyanyikan oleh Jeffry S. Tjandra. Lirik lengkapnya agak2 lupa. Tapi semoga dengan video dari youtube ini dapat memberikan penyegaran dan nuansa yang baru sebab dinyanyikan oleh UX band. Lagunya berisi tentang pengharapan iman dalam nama Yesus. Selamat menikmati. Dan selamat diberkati ^^

Tuhan mulialah nama mu

Tuhan mulialah namaMu di bumi ini
namaMu diagungkan di bumi
kemuliaanMu di surga mengatasi bintang
betapa mulia namaMu Tuhan
Bila kupandang ke langit
bulan dan sgala bintang
ku heran Kau memperhatikanku
Kau pilih dan kasihiku, memahkotaiku
karena itu kupuji Kau selamanya
Tuhan mulialah namaMu di bumi ini
namaMu diagungkan di bumi

Jumat, 20 Mei 2011

Chatting dengan Mbak Onny ^^

hola :D
ampuuun ni anak.... on malem terus... masuk angin lho mi... hahahaha
hehe
:D
tinggal kentut aja to :
mi aku titip doa donk....
ok
doa apa ya?
apa ya...
doain aku makin dekat dan memiliki komunikasi yang baik ma Tuhan
ok sipo sipo :D
eh lagi... satu lagi..
:)
aku berharap kalo tuhan mau kasih aku kesulitan hidup nda papa.., cuman dikasih jalan keluarnya juga
jadi aku didewasakan selalu ma kesulitan itu
sipo sipo :D
supaya nda ikut arus karena kesulitan itu dan akhirnya malah jadi buruk deh..
kalo kamu mau didoain apa mi??
aku mau didoain supaya ada kemantapan hati dalam bekerja, dan supaya bekerja sesuai dengan kehendak Tuhan :)
iya mi... itu juga aku mau bicara ma kamu..
but havent had the time
yet
hahahaha
:D
btw..
km mau kemana??? pingin jadi apa??
dimana kamu ngrasa paling nyaman sebagai dokter??
paling nyaman itu saat aku bisa mendengarkan pasien cerita apa saja yang mereka rasakan, tanpa diburu waktu, kemudian aku bisa membantu mereka menemukan solusi dari msalah2 mereka, nggak melulu pakai obat2an... :)
... gt..
trus rencana km kdpn jd dr apa??
untuk saat ini, aku sedang menguji minatku untuk jadi SpKJ...
karena sebelumnya aku gak punya minat untuk ambil spesialis, dan aku cuma kepikiran untuk ambil s2 IKM... beberapa waktu yang lalu entah bagaimana muncul minat untuk jadi SpKJ...
:)
itu bagus banget.. artinya kamu dah ada arah yang mau dituju..
lebih baik dari pada menjalani sesuatu tanpa tau mau jadi apa..
ok...
aku doain kamu..
kadang aku ngliat dikau and ikut sedih juga soalnya mi
aku juga pernah ngrasa ilang2an and bingung kayak km..
semoga sukses ya mi
:)
i believe that god wont placed someone to do His will with out completing them to bare that tasks
:)
see u tommorow yo... eh ada jumatan kagak??
11:58pm
gak tahu ya, gak ada pengumuman
:)
Winny Frida Elisabeth is offline.

Kamis, 19 Mei 2011

Ron Kenoly - Welcome Home - As for me and my house.mpg

Lagu ini mengajak kita bersama keluarga kita untuk melayani Tuhan. Sama seperti yang dikatakan oleh Yosua dahulu kepada bangsa Israel. Suatu keputusan yang luar biasa. Suatu perkara yang indah apabila bisa melayani Tuhan bersama-sama dengan keluarga kita. Pujian yang cukup rancak namun tetap manis ini begitu apik dibawakan oleh Ron Kenoly sebagai worship leader. Dengan gayanya yang khas, Ron Kenoly beserta tim mampu menghadirkan atmosfer pujian yang hidup dan penuh semangat. Mari kita sama-sama mengangkat hati kita saat menyaksikan rekaman video ini. Niscaya, beban berat yang kita rasakan akan terangkat, digantikan dengan sukacita surgawi. Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan!!! Haleluya!!!

DEEPER IN LOVE - Don Moen (With Lyrics)


Don Moen memang masternya musik penyembahan. Lagu penyembahan yang satu ini sangat berkesan bagiku. Pertama kali kudengar waktu aku kuliah dulu. Entah musiknya, lagunya, atau liriknya yang paling menyentuh. Aku suka sekali lagu yang terhitung lama ini. Membawaku untuk lebih dalam lagi mengasihi Tuhan. Don Moen dan kawan-kawan begitu piawai menciptakan karya yang luar biasa yang mampu menggugah jiwa dan roh kita untuk turut menyembah Tuhan dengan cara yang lembut dan tenang. Mari perdalam kasih kita kepada Tuhan dengan turut serta menyanyikan pujian ini dengan kesungguhan. Haleluya!!!

Robert & Lea S - Deeper in Love

Lagu ini pertama kali aku dengar waktu aku masih SMA. Sangat menyentuh. Diciptakan oleh pasangan suami istri Robert & Lea Sutanto. Suatu gaya penyembahan yang sangat intim seperti kemesraan antara suami dan istri. Benar-benar memberi warna yang unik pada musik penyembahan. Bukankah Tuhan adalah mempelai pria dan kita adalah mempelai wanitanya? Nikmati pujian ini dengan sepenuh hati dan rasakan kasihNya yang semakin dalam. ^^

Bersama Sahabat - Franky Sihombing

Lagu ini cukup menyentuh. Terdapat dalam album Franky Sihombing "Saat Menyembah 4" yang digarap dengan konsep persahabatan. Dalam menyembah Tuhan pun kita tidak lepas dari kasih kepada sahabat. Bahkan adalah hal yang sangat indah menyembah Tuhan bersama dengan sahabat yang kita kasihi. Dengarkan dan resapi kata-kata yang mengalun indah dalam melodi dan harmoni yang syahdu ini. Tidak rugi deh. Mari menyembah Tuhan bersama-sama ^^.

Selasa, 17 Mei 2011

Puji Tuhan ^^ Puji Tuhan...


Aku tidak bisa tidur. Mungkin karena gelisah. Mungkin juga karena terlalu bersemangat. Yang manapun itu, aku mau tetap bersyukur. Meskipun rasanya seperti mau mengantuk yang tanggung (seperti mau tidur tapi nggak bisa tidur), aku mau tetap bersyukur atas keterjagaanku ini. Malam ini aku mau memenuhi tugas jaga di IGD sebagai pengganti jadwalku yang seharusnya jatuh pada hari Kamis besok siang. Besok Kamis aku harus mendampingi adik-adik bimbinganku les piano di Sekolah Musik Sawokembar. Mereka mau konser. Ini pengalaman pertamaku. Nggak tahu deh besok bagaimana jadinya. Aku harus mempersiapkan diriku sebaik-baiknya. Sebab bukan aku yang tampil melainkan adik-adik yang lucu-lucu. Jadi, bukan karena aku mencari enaknya sendiri atau bagaimana sehingga aku harus mengganti jadwal jagaku.

Thank God, puji Tuhan, ada mas Cah yang setia mengantar jemputku tiap hari. Bukan hanya pagi hari, melainkan juga malam hari seperti kali ini. Rasanya senang dan beban berat pun jadi gak terasa berat lagi. Entah apakah ini namanya. Coba kalau nggak ada mas Cah. Mungkin aku akan terus menerus merasa kemrungsung dan nggak santai, seperti yang dulu sering kurasakan waktu kuliah dan koas. Aku dulu tidak, jarang, pernah merasa tenang meskipun sedang libur atau gak tugas. Pikiranku selalu cenderung negatif dan murung. Mungkin karena waktu itu nggak ada teman untuk berbagi rasa. Bapak, ibu, dan Yoyo sibuk dengan urusannya masing-masing. Waktu-waktu keluarga pun tidak terlalu optimal dimanfaatkan. Yah, aku tetap bersyukur dengan keluargaku. Tidak mau lagi aku mengeluh.

Puji Tuhan sekali lagi buat mas Cah. Puji Tuhan juga buat keluargaku. Puji Tuhan buat pekerjaan yang ada sekarang. Puji Tuhan dengan prospek ke depan. Puji Tuhan hari-hari menjelang melepas masa lajang. Puji Tuhan... Tuhan itu baik... dan jiwaku benar-benar menyadarinya... ^^

Saat Aku Sedang Berdoa--Mengucap Syukur ^^

Saat aku sedang berdoa,
saat aku sedang asyik menyembahNya,
dalam hatiku tumbuh ungkapan-ungkapan syukur.
Syukurku meluap-luap bagai aliran sungai yang tiada henti.
Aku bersyukur untuk banyak hal.
Aku beryukur untuk pribadiNya yang teramat baik.
Aku bersyukur untuk perbuatan tanganNya dalam hidupku.
Aku bersyukur untuk berkat-berkatNya.
Aku bersyukur untuk pribadi-pribadi yang diutusNya untuk menguatkanku.
Aku bersyukur untuk hidupku dan masa depanku yang teramat indah.
Aku bersyukur...
oh aku sungguh berysukur.
Satu per satu kuingat dan kurasakan perasaan syukur mengharu biru itu.
Kunikmati aliran-alirannya yang memenuhi hatiku.
Sungguh tiada bandingannya.
Saat aku menghitung berkat-berkatNya satu per satu,
segala kekuatiran hilang pengaruhnya.
Segala ketakutan hilang sengatnya.
Hai maut di manakah sengatmu.
Janji-janjiNya memenuhi hati dan pikiranku.
Menguatkan pengharapanku.
Imanku pun bertumbuh. Ada kuasa dalam pengucapan syukur. Hati yang bersyukur adalah hati yang siap untuk pemulihan
dariNya. Kesembuhan.
Kuasa.
Kelimpahan.
Kemuliaan.
Semuanya dimulai dari hati yang penuh syukur.

Syukur padaMu, TUHAN...
Give thanks...

Saat Aku Mulai Berdoa--Worship

Saat aku mulai berdoa,
biasanya aku tidak memulainya dengan banyak kata-kata.
Aku lebih banyak berdiam diri,
menenangkan hati dan pikiranku.
Aku lebih banyak menikmati segala yang ada di sekitarku,
terlebih lagi menikmati segala yang ada di dalamku.
Aku menikmati kehadiranNya yang selalu ada.
Setiap kali kututup mata,
aku merasakan Dia sungguh hadir.
Saat kusebut namaNya,
kurasakan pikiranku yang kalut menjadi tenang...
hatiku yang galau menjadi teduh...
sungguh ajaib...
Tidak ada formula yang harus kuhafal saat aku mendatangiNya dalam doa.
Tidak ada aturan-aturan yang kaku.
Yang ada hanyalah kerinduan hati,
hatiku dan hatiNya.
Dua hati yang rindu saling bertemu.
Dan setelah bertemu,
tiada kata yang terucap.
Hanya keheningan yang kudus.
Bahasa yang melebihi bahasa manusia.
Satu hal yang kutahu pasti,
yaitu bahwa Dia senantiasa mengasihiku.
KasihNya begitu besar,
melebihi hidupku.
Kuarahkan hati dan pikiranku padaNya.
Kupandang wajahNya.
Ajaib.
KemuliaanNya melingkupiku.
Mengusir takutku.
Dalam hatiku mengalir pujian dan penyembahan tiada henti.
Sungguh indah.
Menyembah dan memuliakanNya membuat jiwaku terangkat.
Aku pun siap memasuki lebih dalam lagi.

Ini aku, Bapa... ^^
Here I am to worship...

Minggu, 15 Mei 2011

Hillsong United - Hosanna - With Subtitles/Lyrics


I see the king of glory
Coming on the clouds with fire
The whole earth shakes
The whole earth shakes

Yeeeah

I see his love and mercy
Washing over all our sin
The people sing
The people sing

[Chorus]
Hosanna
Hosanna
Hosanna in the highest [x2]

I see a generation
Rising up to take their place
With selfless faith
With selfless faith

I see a near revival
Stirring as we pray and seek
We're on our knees
We're on our knees

[Chorus]

Heal my heart and make it clean
Open up my eyes to the things unseen
Show me how to love like you have loved me

Break my heart from what breaks yours
Everything I am for your kingdoms cause
As I go from nothing to
Eternity

[Chorus x2]

Hosanna in the highest

Minggu, 08 Mei 2011

Musim Musim

Semua ada musimnya.
Ada musim untuk menulis.
Ada musim untuk membaca.
Dan ada musim untuk sekedar menikmati semua yang ada.
Saat musim untuk menulis tiba,
aku bisa menulis berbagai macam hal.
Saat musim membaca tiba,
aku bisa membaca berlembar-lembar buku yang sarat nutrisi.
Namun saat musim-musim tersebut lewat,
aku cuma bisa bersyukur atas apa yang ada.
Aku sangat menikmati semuanya.
Syukur kepada Tuhan Yesus.

Minggu, 01 Mei 2011

Syukur atas "Cuci Otak" ^^

Selamat pagi, Bapa...

Terima kasih, Bapa... Aku nggak jadi nginep di rumah Meryl tetapi Engkau telah memberikan ganti yang luar biasa. Aku bisa ikut Paskahan Wiltima dan chatting seru. Chattin yang seru dengan siapa saja yang mengenal dan mengasihiMu, Bapa. Dimulai dengan doa-doa syafaat jemput bola. Yang paling seru adalah chatting sama Yohan, Bapa. Excited banget. Masih kerasa excitednya sampai sekarang. Dimulai dengan mendoakan Yohan, Grace, kemudian ngobrol asyik dan terbuka tentangMu, Bapa. Suasana surga sungguh terasa. Yohan sungguh luar biasa, Bapa. Ternyata hidupnya sudah menjalankan firmanMu melalui hal-hal sederhana setiap hari. Hatinya juga dipenuhi olehMu, Bapa. Sungguh luar biasa... Amazing!!!

Hari ini nanti Yohan mau jaga Wonosari. Icha, Grace, dan Meryl seharusnya ada di IGD. Aku rindu kami semua bisa berdoa bareng, Bapa. Aku rindu kami semua bisa membawa semua persoalan kami kepadaMu dan mengalami kasihMu bersama-sama. Di mana kasihMu mengalir, di situ kesatuan hati yang sejati terjadi. Dan di mana kesatuan hati terjadi, berkatMu mengalir. Tolong ya, Bapa... Ini kerinduanku...

Terima kasih untuk "cuci otak" yang terus Engkau kerjakan, Roh Kudus. Aku mau jadi agen "cuci otak"Mu demi kerajaanMu datang di RS Bethesda, di Jogja, di Indonesia, di seluruh dunia. Dimulai dari diriku sendiri.

Diberkatilah Engkau, Bapa... Haleluya... Maranatha...
Amin!!!!!!!