Senin, 26 April 2010

Hati Yang Gembira Adalah Obat yang Manjur ^^

Sehari ini aku merasakan batuk pilek makin parah... tapi aku tetap bersyukur dan menikmati semuanya... tubuhku menjadi hangat karena sedang berkonsentrasi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh... selama tiga hari ini aku akan bertahan untuk gak langsung mengkonsumsi obat2an simtomatis apalagi antibiotik karena aku sedang mempercayakan sistem kekebalan tubuhku ini pada Tuhan... hehe... cukup dengan makan makanan bergizi, minum suplemen vitamin C, dan banyak2 istirahat, tidak terlalu memforsir diri, maka aku yakin sakit ini bakalan sembuh dengan sempurna... ^^ Kok bisa pilek sih ya? Padahal aku gak sering2 amat minum es, apalagi kemarin aku milih minumnya yang hangat2 aja... apa mungkin karena kebanyakan pergi keluar malam2 naik motor, kena angin malam yang berpolusi? Hm hm... kalau aku sampai diizinkan jadi sakit begini, sepertinya Tuhan mau menyampaikan sesuatu nih... mungkin ada dosa yang harus diakui, ada something yang harus dibereskan, atau ada satu kerinduan Tuhan untuk ngobrol berdua aja, bercakap-cakap, denganku secara lebih intens dan mendalam... Yang manapun itu, aku sangat bersyukur karena sakit ini waktunya gak pas aku lagi banyak kerjaan... hehe...

Dari mana datangnya hati yang penuh syukur dan selalu dapat menikmati saat2 sakit seperti ini kalau bukan dari Tuhan Yesus terkasih? Wew... makasih, Tuhan Yesus, buat karunia ini... aku masih bisa bersyukur dan menikmati hidupku sedemikian rupa... haleluya...

Memang betul, hati yang gembira adalah obat yang manjur... ^^ mari kita buktikan!!!

Rabu, 21 April 2010

Mengintip Masa Depan ^^

Mengintip masa depan sejenak... ada apakah di sana? Apa yang kulihat? Apa yang kurasakan? Aku melihat adanya harapan dan sukacita yang menantiku sepanjang jalanku... tentu saja di samping sukacita dan harapan, akan ada juga perasaan2 negatif yang aku gak mau sebut namanya sekarang... aku nggak mau fokus pada yang negatif2, aku mau fokus pada yang positif2 aja... Aku bakalan capek iya, bakalan makan ati iya, bakalan keteteran dan kewalahan iya, bakalan dipermalukan mungkin... Tapi di balik itu semua, aku akan dikuatkan, aku akan disegarkan, aku akan dibimbing dan dibombong, aku akan memperoleh inspirasi, aku akan makin mengenal Tuhan dan sesamaku manusia, aku makin mengenal jalan dan kehendak Tuhan dalam hidupku... Aku masih akan jaga di UGD, menghadapi pasien yang macam2, mendiagnosis dan memberi terapi, melakukan tindakan2 medis, yang semuanya gak kusukai... Tapi aku juga akan diperkenalkan dengan kerja sama tim, dengan manajemen rumah sakit, dengan pelayanan pendampingan atau pastoral yang sedang dikembangkan menjadi nilai plus RS... masih ada lagi... aku akan banyak2 bertemu dengan dokter2 senior yang berpengalaman dalam medis dan dalam pelayanan rohani... wah, campur aduk deh... antara pahit dan manis... seperti coklat saja... hehe... ^^

Masa depanku sudah kuintip, dan kesimpulannya: di sana ada Tuhan... seperti juga di sini ada Tuhan... kalau ada Tuhan, buat apa aku takut? Aku nggak boleh bermalas-malasan terus dan mencari-cari alasan... sudah saatnya bagiku untuk bangun dari tidur... aku tahu... langkah pertama adalah langkah yang paling berat... tapi bersama Tuhan, aku akan melakukan perbuatan2 besar... yang tentu saja dimulai dari hal2 kecil dan sederhana... yosh!!! Aku siap... aku siap... aku siap...

Masa depan dalam hal pekerjaan dan panggilan sudah terjawab... haleluya!!!

Dari Kursus Bahasa Inggris sampai Mana2

Ibu mau mengkursuskan aku bahasa Inggris, lagi, di rumah... nggak tahu demi apa... itu ibu putuskan setelah mendengar Yohan, adek kelasku yang sekarang sudah jadi dokter di Bethesda, dikursuskan bahasa Inggris juga oleh orang tuanya... Ya sudah deh, karena aku gak ada alasan untuk menolak kebaikan hati ibu, dan menurutku nggak ada ruginya untuk belajar lagi bahasa Inggris setelah sekian lama nggak baca tulis in English, maka aku mengiyakan anjuran ibu... Sekali lagi, semua ini atas inisiatif ibu... aku cuma ikut2... kasihan ya? Iya... kasihan banget, nggak punya inisiatif... harus bersyukur atau bersedih nih? ^^ Aku pilih untuk bersyukur aja deh... karena meskipun aku nggak punya inisiatif, aku masih punya semangat untuk melihat hal2 baik yang boleh terjadi dalam hidupku yang pendek ini... hehe... Yang jadi pikiranku sekarang ini, bagaimana nanti kalau kepasifanku yang parah ini membuat hidup rumah tanggaku nanti berantakan? Iya kalau jadi berumah tangga... kalau enggak juga malahane... hehe... takut? kuatir? bimbang? dikit... tapi aku nggak mau memupuk dan menyiram yang sedikit itu... aku mau tanamkan dalam hatiku bahwa hidupku aman dalam tangan Tuhan...

Aku percaya Tuhan pasti ajar aku untuk bisa punya inisiatif, proaktif, dan aktif... nggak tahu pake cara dan metode apa, yang jelas Tuhan tahu apa yang Dia lakukan padaku... dan caraNya itu adalah yang terbaik buatku... entah melalui kehidupan sehari-hari yang rutin maupun melalui kejadian2 yang dahsyat spektakuler... dalam suasana tenang maupun gaduh.... dalam suka maupun duka... semua dipakaiNya untuk kebaikanku... oleh karena itu, sekali lagi aku mau bersyukur sama Tuhan... boleh kan? Boleh donk! ^^

Tuhan Yesus, Bapa... ini aku anakMu... yang sering jatuh dalam dosa, yang sering melanggar perjanjianku sendiri denganMu... ampuni aku, Bapa... aku mau bertobat dan melakukan kembali kehendakMu dalam hidupku... aku mau Engkau bentuk, ajar, dan didik seturut kehendakMu... aku mau jadi anakMu dan muridMu yang Engkau banggakan dan dapat dipercaya... Tolong aku, Roh Kudus, selangah demi selangkah... demi nama Tuhan Yesus, aku berdoa.... amin...

Nah, setelah berdoa rasanya plong deh... hehe... terima kasih Tuhan, sudah mengajariku berdoa...

Rasa Malas yang Harus Dilawan demi Lulus UKDI

Malas... kemalasan... rasa malas... sesuatu yang harus selalu kulawan... karena aku sudah berkali-kali diperingatkan untuk nggak menumbuhkembangkan sifat yang satu ini... sifat kedagingan ini... waktu sd aku pernah malas nggak belajar waktu ulangan umum, hasilnya sungguh mengecewakan... masih naik kelas sih, masih sepuluh besar sih, tapi tidak maksimal... seharusnya aku bisa lebih baik lagi... terus waktu smp sampai sma aku juga harus bergumul dengan kemalasan yang kronis... ada tarik menarik antara hasrat untuk belajar dengan rasa malas yang menggoda... puji Tuhan, aku berhasil memenangkan pertempuran dengan memihak pada hasrat belajar... sehingga, aku pun beroleh prestasi akademis yang baik dan bisa meringankan beban orang tua karena aku bisa masuk terus ke sekolah negeri yang waktu itu minim biaya... Sejak lulus sma lah aku mulai menyerah pada kemalasan... entah apa sebabnya... prioritasku menjadi amburadul... prestasi kuliahku pun di bawah rata2... aku lulus dengan terseok-seok... semuanya karena pertolongan Tuhan dan orang tuaku... aku sungguh malu dan memalukan...

Itu dulu... sekarang aku sudah lulus tapi masih harus terus menerus belajar... life long learning... masalahnya, aku nih kurang tekun... kurang rajin... dengan kata lain, terlalu malas untuk ukuran seorang dokter... seharusnya seorang dokter itu senang belajar, senang membaca, senang mengupgrade ilmunya dengan memperkaya diri dengan ilmu2 kedokteran... tapi entah kenapa, hasrat untuk belajar itu nggak aku punyai... aku nggak ada semangat untuk memperkaya diriku dengan ilmu2 medis klinis... aku malah lebih suka belajar hal lain... mau jadi apa aku ini? kasihan nanti pasien2 yang mempercayakan dirinya padaku... memang sih, aku gak niat dengan dunian klinis... aku lebih prefer ke dunia sosial dan pastoral... tapi kan aku harus tetap memperkaya diriku dengan ilmu yang bersifat teknis... hmmm...

Rasanya pahit memang harus menelan semua ilmu dan pengetahuan yang susah aku mengerti... jangankan mengerti, menghafalkannya pun bagiku sudah merupakan kerja keras... aku nggak suka menghafal... maafkan aku... tapi inilah aku... aku mau berubah, tapi berubah sesuai dengan yang Tuhan mau... aku mau belajar... bukan untuk nilai tapi untuk hidup... dan hidup bukan sekedar mencari uang sebanyak-banyaknya... hidup adalah untuk Tuhan dan mencari terus kebenaranNya... hmmm...

Saat aku menuliskan ini, aku sedang dalam proses mempelajari kitab soal2 UKDI yang buanyaaaak banget... 600 butir soal yang harus kutelan mentah2 selama kurang lebih 3 minggu sebelum aku menghadapi UKDI untuk yang kedua kalinya... yang pertama aku belum lulus (baca: gagal) karena nilaiku sedikit di bawah rata2... aku nggak menyesali apa yang sudah berlalu karena prinsipku adalah yang lalu biarlah berlalu... aku hidup untuk sekarang dan yang akan datang... makanya aku nggak terlalu ambil pusing... aku mau lulus kok... makanya aku belajar dan melawan kembali rasa malas yang menyebalkan itu...

God, help me please...

Selasa, 20 April 2010

Sekolah Doa

Sekolah Doa... School of Prayer... Itulah yang akhir2 ini aku ikuti setiap Senin sore jam 5 di GKI Gejayan... Sudah sebulan aku ikut kegiatan ini... Bersama dengan mas Cahyo tentunya... hehe...

Apa itu Sekolah Doa? Sudah jelas ya, sekolah doa itu adalah tempat belajar segala sesuatu tentang doa, tentu saja doa yang alkitabiah, doa yang sesuai dengan iman Kristen... Di sekolah doa, aku belajar tentang dasar2 alkitab mengapa harus berdoa, bagaimana berdoa, apa itu doa, dsb... Pengajar2nya pun bukan orang sembarangan... mereka adalah hamba2 Tuhan yang aktif melayani di GKI Gejayan... Memang harus diakui, GKI Gejayan itu merupakan gereja yang top bgt... banyak potensi sumber daya manusia yang dikembangkan dengan optimal sehingga perkembangannya pun maju dengan amat pesat... Masih ingat dulu bagaimana GKI Gejayan mendapat tantangan dan hambatan dari masyarakat sekitar... tapi sekarang lihatlah, GKI Gejayan malah berkembang dengan luar biasa... ck ck ck...

Mengapa ikut Sekolah Doa? Aku yang sudah terbiasa dengan kehidupan doa pribadi yang bisa dibilang cukuplah atau bahkan lebih mantab jika dibandingkan dengan orang lain di keluargaku, mengapa masih perlu juga ikut sekolah doa? Alasan utamanya adalah karena aku rindu... aku rindu untuk mengenal Tuhan dan kebenaranNya lebih lagi, khususnya dalam hal doa... apa yang sudah kulakuakan selama ini rasanya masih kurang jika belum diperlengkapi dengan pengetahuan yang cukup alkitabiah dan kuat dasarnya... Selama ini aku berdoa karena dorongan hati yang kuat dan dasar2 yang kumiliki dalam berdoa aku pelajari sendiri melalui bahan2 bacaan yang aku dapat sendiri di toko2 buku... otodidak... nah, dengan ikut Sekolah Doa ini, aku kasarannya ingin mencocokkan ilmu yang sudah kudapatkan secara otodidak ini dengan ilmu yang diajarkan secara 'resmi'... hehe... boleh kan?

Pada awalnya, aku mungkin banyak merasa sombong atau sudah merasa tahu atau lebih daripada peserta yang lain... tapi begitu aku ikuti satu per satu materi Sekolah Doa, aku belajar dan diajar untuk rendah hati... aku yang sudah 'berpengalaman' dalam doa sehari-hari ini harus belajar untuk membuka hati lebih lagi terhadap pengajaran2 yang disampaikan secara apik oleh para pengajar... memang ada kalanya aku merasa sudah tahu dan sudah menguasai apa yang diajarkan, tapi ada kalanya pula aku terdiam dan terbengong-bengong dengan materi yang sama sekali baru dan asing yang belum pernah kupelajari sebelumnya... misalnya pelajaran tentang doa hening yang kemarin Senin aku dapatkan... benar2 memperkaya khasanah batin dan pengalaman dalam berdoa...

Wah, pokoknya seru deh... nggak rugi aku ikut Sekolah Doa ini... mbayarnya juga cuma 10 ribu... itu sudah dapat fasilitas seminar kit sama snack... apalagi aku selalu diminta oleh Bu Beppy (ibunya Stevani) untuk ngiringi pujian pembukaan dan penutup... yah, terima kasih Tuhan buat talenta main musik yang Engkau beri ini... hehe...

Kamis, 15 April 2010

PA Dewasa Muda yang Mantab Luar Biasa

Hari ini sungguh mantab luar biasa... tansah binerkahan... Gusti Yesus sungguh keren... hehe... dimulai dengan bangun pagi jam 4 kurang, terus mandi, terus ikut doa pagi jam 5 di GKJ Sawokembar Gondokusuman, meskipun pas doa aku ngantuk jadinya gak denger pemimpinnya doa apa... ^^ Terus makan pagi bareng mas Cahyo di Sasando seperti biasanya... sampai ketiduran... hehe... habis itu melanjutkan tidur di rumah sampai jam setengah 11... wew... terus bercakap-cakap dengan Tuhan... sampai puas... mantab kan? Itu belum semuanya... terus aku sama mas Cahyo jam 6 sore ke Garden of Prayer di GKJ Gejayan, bercakap-cakap dengan Tuhan lagi untuk berbagai hal... terus ke Narwastu untuk minjem buku2 rohani dan kaset... aku pinjem bukunya Roberts Liardon dan Reinhard Bonke yang sudah lama... mantab kan? Hehe... Baru kemudian menu utama hari ini, PA dewasa muda... dimulai dengan tidak terlalu molor seperti biasanya... Dengan tema diri sendiri vs orang lain, dibawakan dengan apik oleh Pdt. Enggar... wew... mantab... Dahsyat men!!! Terus kenalan lagi sama anggota2 PA dewasa muda karena ada anggota baru yang baru gabung... kenal sama majelis pendamping yaitu Pak Edi dari wilayah 1, Iromejan, yang ternyata masih saudara satu trah Wongsoguno... wew... dunia ini sempit ya? Hehe...

Mantabnya di mana? Dahsyatnya di mana? Ya, di semuanya... aku merasa bahwa ini waktunya untuk bangkit dari tidur... usia dewasa muda adalah usia produktif, yang paling produktif malah dibanding dengan usia2 yang lain... PA dewasa muda adalah kelompok yang paling potensial untuk melakukan banyak hal yang berdampak luas di gereja maupun di luar gereja... dan bukan suatu kebetulan saat ini aku ada di kelompok ini... aku merasa kembali api Tuhan yang menyala-nyala di dalamku... aku terbakar oleh semangat untuk melakukan banyak hal yang keren bersama Tuhan... aku sudah melihat potensi luar biasa yang ada di PA dewasa muda malam ini... dan aku percaya Tuhan pun setuju denganku... oleh karena itu, aku perlu untuk lebih banyak menyingsingkan lengan baju dan lebih banyak berlutut di dalam doa... supaya apa? Supaya kerajaan Tuhan datang, dan kehendak Tuhan jadi...

O God, Jesus Christ... Maranatha!!!

Selasa, 13 April 2010

Hipersomnia dan ke LP Pakem Hari Ini

Ngebluk... Ngebo... Molor... Malas... pokoknya serba nggak jelas... hari ini padahal sudah kumulai dengan bangun jam 3 pagi dan bersaat teduh dengan teknik yang baru... eh, ketiduran juga seharian... mulai dari pagi, terus jam 8 dapat telepon dari Kristi untuk mbantuin ngiringi di LP Pakem sehingga sampai jam 11 bebas dari tidur nggak guna, namun setelah itu praktis aku tidur terus dengan mimpi2 nggak jelas sampai jam 4... Mandi, telpon2an, terus tidur lagi sampai sekitar jam 5... benar2 pembuangan waktu yang amat sia2... kalau malam Senin aku mengalami insomnia ringan, kali ini aku mengalami hipersomnia berat... harus aku hentikan nih kebiasaan nggak membangun ini... ya, harus!!!

Apakah aku sudah terikat dengan roh malas? Wah, harus dilepaskan nih... akunya sendiri juga harus punya tekad yang kuat untuk nggak bermalas-malasan ria seperti yang sudah2... Yang sudah berlalu biarlah berlalu... aku harus memandang ke depan... Yes... sisa waktu hidupku harus aku manfaatkan sebaik-baiknya...

Sedikit cerita tentang pengalaman di LP Pakem... karena pemberitahuannya begitu mendadak, aku jadi telat ke sana sehingga ditinggal duluan oleh rombongan... nggak jadi ngiringi, tapi tetap datang untuk melihat-lihat seperti apa sih pelayanan di LP... sepertinya mengasyikkan... sayang sekali aku masih belum bisa banyak berbicara, pembawaanku yang terlalu diam ini lama2 membuatku sebal juga... padahal aku pingin banget berbagi dengan mereka2... tapi syukurlah aku masih bisa memimpin doa di kelompok kecil mendoakan ibu2 majelis yang seharusnya mendoakan para napi, tapi malah minta didoain... hehe... ya sudah deh... karena lama dan HP harus ditinggal di loker, lost contact deh sama Yoyo terus ditinggal... untung bisa bareng mobil gereja... thank God...

Hikmah yang kudapat hari ini... siap sedialah setiap saat, baik atau tidak baik waktunya... dan jangan terlalu banyak atau terlalu sedikit tidur... Mungkin aku perlu berdoa supaya waktu tidurku bisa pas, nggak kurang dan nggak lebih... ^^

Senin, 12 April 2010

Insomnia dan Doa

Selamat pagi dini hari, Bapa...

Aku nggak bisa tidur... maka kugunakan saja waktu2 yang ada ini untuk berdoa... Aku mendoakan orang2 yang kukenal... Aku berdoa supaya mereka Engkau berkati, lindungi, sertai, pimpin, dan jagai selalu... Semakin kudoakan, aku malah semakin terjaga... Sepertinya aku bakalan insomnia sehari nih, Bapa... hehe... yang penting aku nggak ngganggu orang lain... tapi sebenarnya aku pingin tidur dan bermimpi di dalamMu, Bapa... Sebab kalau begini caranya, tubuhku yang bakalan habis... Bisa2 manikku kumat lagi... Apa perlu aku ganggu mas Cahyo? Enggak kan?

Oleh karena itu aku berdoa, tidurkan aku, Bapa, kalau keterjagaan ini bukan dariMu asalnya... Tapi kalau Engkau memang sengaja buat aku terjaga, maka tutup bungkus aku dengan kuasaMu, dengan darahMu, dengan urapanMu yang aku perlukan untuk berdoa dan berjaga-jaga...

Terima kasih, Bapa, untuk hikmatMu ini... demi nama Tuhan Yesus, haleluya...


Whoever desires to become great among you, let him be your servant.
Matthew 20:26

The greatness is shown by humility, not pride.

We can do great things for the Lord if we are willing to do little things for others.

Selamat pagi, Bapa...

Terima kasih banyak... akhirnya aku bisa juga tertidur dan sedikit bermimpi tapi sedikit pula yang kuingat... Aku hanya ingat tentang sesosok makhluk asing sejenis "uno" bernama Una... Terus tentang suksesi tikus menggantikan ayahnya sebagai seekor "marshall"... Aku melihat ada batu permata merah seperti rubi yang menjadi warisan si tikus... hmmm... weird... so weird... hihi...

Doaku waktu aku terjaga semalam suntuk begitu panjang dan agak melelahkan... Aku mendoakan keluarga besar mbah Kasmolo Paulus khususnya adek2 sepupuku dan adek2 ibuku... Saking banyaknya, aku nggak kuat kalau harus melanjutkan sampai mendoakan kakak2 ibuku... Karena itu, aku meminta dengan "cerdas" yaitu supaya Engkau membangkitkan pula tiang2 doa di masing2 keluarga supaya bebanku pun ringan... Hehe... pray smart, not pray hard... ^^ Cerdik seperti ular, tulus seperti merpati...

Doa yang benar akan memampukanku untuk menghadapi dunia nyata... Dengan berdoa, aku beroleh kekuatan dalam Tuhan... Dalam doa, aku bisa mencurahkan seluruh isi hatiku padaMu... Aku bisa memohon berkat, bersyafaat, menerima jawaban doa yang luar biasa dariMu, Bapa... Terima kasih untuk bahasa doa ini, Bapa...

Hari ini aku mau apa ya? Karena Lek Sar pulang kampung, maka aku harus membantu ibu dalam urusan dapur... Aku harus beli gudeg nih... Aku pingin masak tapi nggak ada bahan2nya... Kemarin nggak sempet belanja... lagian mau masak apa? Hehe... Hari ini diet atau puasa aja ah... Thank God... ^^

Aku mau belajar untuk UKDI, harus!!! Berkati aku hari ini, Bapa... I love Monday!!! Haleluya!!!

Minggu, 11 April 2010

Kuasa Doa Sungguh Nyata, sebuah Kesaksian...

Sore ini aku kembali menyaksikan jawaban doa yang luar biasa dari Tuhan... sederhana tapi aku percaya ini begitu luar biasa... mau tahu ceritanya? Begini ceritanya... waktu sore jam setengah 4, kami sekeluarga mau berangkat ke gereja... Bapak, ibu, Yoyo, dan aku... bapak sudah siap2 sejak jam 3, Yoyo malah sudah mandi setengah 3 terus tidur di kamar ibu, sedangkan ibu baru mulai mandi jam 3... aku? aku sudah mandi sejak jam setengah 3 juga... hehe... Bapak agak kemrungsung dan bersungut-sungut seperti biasanya... ketika mobil hartop sudah meluncur di jalan Gejayan, aku merasakan bahwa bapak begitu kemrungsung dan agak2 marah sama ibu karena ibu persiapan ke gerejanya lama banget... raut wajah dan nada suara bapak sangatlah tidak bersahabat... diam2, aku merasakan dorongan untuk mendoakan bapak secara diam2 dalam hati... oke deh, aku pun berdoa... Aku berdoa supaya Tuhan melembutkan hati bapakku dan supaya bapakku gak marah2 terus, supaya nada suaranya gak galak tapi berubah ramah, supaya bapakku bisa menunjukkan kasih seorang bapak kepada anak2nya dan seorang suami kepada istrinya... Sederhana... setelah itu, aku menikmati perjalanan yang cukup membuat hati was2 karena bapak sangat ngebut...

Waktu sampai di lampu merah di Mrican, tiba2 bapak tanya ke ibu apakah hari itu ngiringi kebaktian atau tidak... biasanya, aku dan ibu ngiringi berdua kebaktian Minggu jam 08.30 atau 16.00... pas ibadah pake bahasa Jawa ^^... ibu bilang, tidak... bapakku baru sadar bahwa ibu dan aku nggak ngiringi, jadi nggak perlu datang nggasik (cepat2), nggak perlu pula kemrungsung dalam perjalanan, dan nggak perlu sambil marah2... seketika, suasana di mobil menjadi pecah oleh gelak tawa kami, dimulai dari ibu, Yoyo, dan aku... aku percaya bapak pun dalam hati tertawa geli... wew... jawaban Tuhan ternyata begitu cepatnya terjadi... aku sangat bersyukur... ^^

Hari ini, sore ini, aku berangkat dan pulang gereja dengan penuh sukacita kemenangan... aku kembali disadarkan akan kuasa doa yang dipanjatkan dengan sungguh2, baik itu keras2 maupun dalam hati, dengan bahasa Roh maupun dengan bahasa manusia biasa... Tuhan sungguh ajaib... kuasanya sungguh nyata... haleluya!!! ^^

Sudahkah anda berdoa hari ini, kawan? Try it!!! It really works!!! ^^

Haleluya... Maranatha...

Selamat sore, Bapa...

Setelah seharian mengintili ibuku dan mendengarkan cerita2nya tentang RS Bethesda dan pernak perniknya, aku mendapat semangat baru untuk melangkahkan kakiku ke depan memasuki negeri perjanjianMu... Bapa, meskipun aku masih belum tahu dengan pasti tujuanku, aku mau seperti Abraham yang melangkah dengan iman menuju ke negeri yang tidak diketahuinya... Kalau memang Bethesda merupakan my next "transit" terminal, Engkau pasti tunjukkan jalan dan apa saja yang perlu kulakukan... step by step, brick by brick, bersama kita melangkah, Bapa...

Mimpi2ku kuserahkan ke dalam tanganMu, Bapa... termasuk di dalamnya adalah mimpi menjadi penulis yang mumpuni... Mimpi untuk menuliskan biografi mbah Kasmolo, mbah Giyono, ibuku, dsb juga aku serahkan ke dalam tanganMu... Cita2ku untuk menuliskan novel based on true story juga aku letakkan ke dalam tanganMu... Kiranya Engkau senantiasa alirkan ide2 segar, kreatif, dan inspirasional, Bapa, karena aku tahu Engkau adalah TUHAN yang kreatif...

Kerinduan dan pengharapanku untuk melihat kebangunan rohani yang sejati bagi jemaatMu di GKJ Sawokembar Gondokusuman dan bagi umatMu di Jogja sampai Indonesia Raya ini masih ada dalam hatiku... Kobarkan terus api semangat dalam hatiku ini, Bapa, sampai Engkau datang kembali... MARANATHA!!!

Hari ini, sisa hari ini, akan aku nikmati bersamaMu dan keluargaku, Bapa... Mari kita bersenang-senang dan merayakan kemenanganMu atas maut... haleluya!!! Aku mau ke gereja sore, Bapa... hadirlah di kebaktian jam 16.00 dan 18.00 nanti, berkati jemaatMu, dan dimuliakanlah namaMu...

Aku mengasihiMu, Bapa... terima kasih untuk kasihMu...

Demi nama Tuhan Yesus, haleluya...

AMIN!!!!!!!

Mimpi dan Doa

Selamat pagi menjelang siang, Bapa...

Lagi2 aku tadi tidur sampai jam setengah sepuluh... Wew, sudah berapa jam waktuku terbuang? Aku sempat mimpi ketemu mas Doei dengan latar belakang GKJ Sawokembar Gondokusuman... Aku lihat mas Doei lagi jongkok sama Yoyo di dekat pintu masuk gereja... Mas Doei yang kulihat adalah mas Doei yang masih SMA... Aku ajak salaman tapi mas Doei diam saja... Adakah arti khususnya, Bapa?

Kemarin aku ke kebaktian Sabtu sore seperti biasanya... yang nggak biasa adalah: 1) hujan turun dengan lebatnya; 2) Sebelum berangkat, aku dan mas Cahyo berdoa sepakat untuk jalannya kebaktian... Hasilnya? Memang diperlukan doa yang lebih karena kemarin yang tugas adalah anak2 Komisi Remaja yang masih canggung dan yang kotbah adalah Pak Siswadi yang notabene nggak gitu sreg dengan kebaktian Sabtu sore... Aku sama mas Cahyo duduk di barisan terdepan... Sebisa mungkin aku berusaha menikmati praise & worship yang masih belum los juga... Aku nggak tahu apa yang terjadi dengan jemaat yang ada di belakang... Kiranya mereka Engkau lawat dan berkati berlimpah-limpah, Bapa... Kotbahnya lumayan bisa kuikuti, apalagi ditambah dengan 'efek' sambaran petir... hehe... Seolah-olah Engkau sendiri ikut berbicara mengiyakan kotbah Pak Siswadi... Ketika mau keluar, aku lihat anak2Mu di barisan paling belakang begitu antusias memujiMu... wew... aku jadi malu... Kapan ya aku bisa hanyut kembali dalam hadiratMu saat aku memuji dan menyembahMu? Aku rindu bisa praise and worship sampai puas bareng mas Cahyo, Bapa... ^^

to be continued...

Pimpinan TUHAN

Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.
Ibrani 11:8

(Abraham) waited for the city... whose builder and maker is God.
Hebrews 11:10

Selamat pagi, Bapa...

Terima kasih sudah bangunkan aku pagi ini... Aku bangun dengan perasaan segar, siap menyambut hari yang baru, memulai hidup yang baru, minggu yang baru bersamaMu... haleluya... Mimpi yang sempat kuingat adalah ini... Aku mimpi naik bus pariwisata... kemudian entah bagaimana di dalam bus itu, aku diminta ngiringi anak2 nyanyi... anak2 dengan kualitas vokal yang sangat bagus seperti vokalista angels... Dan ketika anak2 itu maju ke depan, ke kursi sopir, aku melihat ternyata mereka ada yang pake jilbab... Hmmm... apa ya artinya, Bapa? Apakah itu artinya aku akan membawa anak2 untuk mengenalMu, Bapa? Hmmm... bisa jadi... ^^

Rencana hari ini? Hmmm... Mungkin ke gereja bareng bapak, ibu, Yoyo... terus jalan2 dan makan2 seperti tradisi keluarga... Yang jelas, mulai lagi belajar UKDI... Terus berdoa untuk mempersiapkan diri menghadapi hari esok yang penuh harapan... BersamaMu, aku pasti bisa... aku pasti sanggup... Engkau pasti memimpin dan menunjukkan jalan yang harus kutempuh... Sama seperti Engkau memanggil dan memimpin Abraham, demikian pula Engkau memanggil dan memimpinku sampai aku tiba di negeriMu... haleluya...

And the story goes... ^^

Mimpi, Bermimpi

Akhirnya aku mulai menuliskan mimpi2 yang kudapatkan tiap kali aku tidur di buku khusus, sesuai anjuran mas Cahyo... mengapa aku perlu menuliskan mimpi2 tsb secara khusus? Supaya aku bisa tahu polanya dan setidaknya mendapat petunjuk kehendak Tuhan itu seperti apa... Mimpi2 yang polanya seperti acak adut tapi sebenarnya tidaklah demikian... pasti ada benang merahnya, ada semacam kode tersembunyi yang harus dipecahkan... tentu saja bukan dengan kemampuan atau kepandaianku sendiri dalam memecahkannya, melainkan dengan hikmat dari Tuhan semata... tidak lupa, aku perlu memperkaya batinku dengan lebih banyak membaca dan merenungkan firman Tuhan yang tertulis dalam Alkitab... Hmmm... apa lagi ya? Berdoa dan bekerja itu juga nggak kalah penting... Sambil berjalan di dunia nyata, aku akan melihat apa maksud Tuhan yang sebenarnya... meskipun aku nggak bisa menyelami isi hati Tuhan untuk saat ini, aku percaya apa yang aku lakukan ini nggak sia2... seperti firman Tuhan katakan, dalam persekutuanku dengan Tuhan, jerih payahku tidaklah sia2...

Kembali ke soal mimpi... setiap orang perlu untuk bermimpi dan memperhatikan mimpi2 mereka itu dengan seksama... karena Tuhan pun dapat berbicara melalui sarana mimpi... saat pikiran sadar kita tertidur, Tuhan dapat menerobos ke alam bawah sadar kita dan berbicara kepada hati kita melalui mimpi... Ingat kisah Yusuf PL dan PB yang mendapat petunjuk2 Tuhan melalui mimpi2 mereka... Yusuf PL yang memperoleh gambaran masa depannya melalui mimpi2 yang diceritakannya kepada keluarganya... Yusuf PB yang memperoleh hikmat Ilahi dengan sangat tepat berkaitan dengan kelahiran Tuhan Yesus dan apa yang harus dia lakukan untuk meggenapi maksud Tuhan melalui mimpi2nya... Ingat pula kisah Nebukadnezar dan Firaun yang mendapat mimpi berkaitan dengan kelangsungan hidup kerajaannya...

Seringkali kita lupa akan mimpi2 yang pernah kita dapatkan padahal mungkin sekali Tuhan sudah menunjukkan jawaban atas doa2 kita melalui mimpi2 tersebut... Lalu bagaimana? Yah cara paling mudah adalah dengan segera mencatat mimpi yang kita dapatkan itu... Oleh karena itu, saat kita tidur, sebaiknya kita menempatkan alat tulis berupa buku dan pensil/bolpoin untuk sewaktu-waktu bisa segera mencatat mimpi yang begitu mengesankan bagi kita... Tidak lupa, sebelum dan sesudah tidur, hendaknya kita berdoa menaikkan syukur dan memohon anugerah Tuhan supaya Roh Kudus selalu menjaga kita dan kalau kita mendapat mimpi, kita beroleh hikmat untuk memperhatikan apa yang Tuhan sampaikan melalui mimpi tersebut...

Bagaimana dengan mimpi yang tidak kita mengerti? Dibutuhkan penafsiran yang berasal dari TUHAN saja supaya kita beroleh pemahaman yang tepat... siapa yang dapat menafsirkan mimpi2 kita? Di Alkitab diceritakan bagaimana Yusuf dan Daniel menafsirkan mimpi sang raja dengan sangat tepat. Mereka manusia biasa sama seperti kita. Yang membuat mereka begitu luar biasa adalah kedekatan mereka dengan TUHAN dan bagaimana mereka selalu mengandalkan TUHAN dalam keseharian mereka. Yang dapat kita contoh adalah kehidupan doa mereka yang begitu tekun dan konsisten. Bukan sekedar doa rutinitas atau ritual mati, melainkan doa yang penuh kuasa dan begitu intim dengan TUHAN. Apabila kita dekat dengan TUHAN, TUHAN dapat dengan mudah menyampaikan isi hatinya pada kita. Dan saat kita memperoleh mimpi yang butuh penafsiran, kita dapat meminta hikmat kepada TUHAN. Bukankah firman TUHAN berkata supaya kita meminta hikmat apabila kita kekurangan hikmat?

Jadi, mimpi bukanlah hanya sekedar bunga tidur yang tidak ada artinya. Memang ada mimpi yang hanya bersifat alamiah yang tidak memerlukan penafsiran khusus. Tapi ada juga mimpi yang bersifat spiritual di mana TUHAN menyampaikan sesuatu di dalamnya. Mimpi bukanlah satu2nya cara TUHAN berbicara kepada manusia. Tapi mimpi adalah salah satu cara ajaib TUHAN menyatakan kehendak bahkan diriNya sendiri kepada manusia.

Apakah anda baru saja bermimpi? Mintalah pada TUHAN untuk menunjukkan arti spesifik dari mimpi tersebut dan berjalanlah sesuai dengan petunjuk TUHAn yang anda terima. Jangan takut untuk bermimpi. Tuhan Yesus memberkati!!! ^^

Sabtu, 10 April 2010

Aku Rindu...

Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah katimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.
Yosua 1:9

Arise, go over this Jordan... A will not leave you nor forsake you.
Joshua 1:2,5

If God has given you some special work to do that frightens you, it's your responsibility to jump at it. It's up to the Lord to see you through. As you faithfully do your part, He will do His part.
Richard De Haan

Where God guides, God provides!

Selamat siang, Bapa...

Ampuni aku karena seminggu ini aku banyak tidur dan malas... Ampuni aku kalau aku masih belum juga memiliki mental dan sikap yang benar, spirit of excelence... Ampuni aku kalau aku masih terlalu bergantung pada orang lain (ibuku, Yoyo, mas Cahyo, dll) dan bukan Engkau saja... Ampuni aku kalau aku masih terlalu manja dan belum mandiri seperti yang seharusnya... Ampuni aku, Bapa...

Terima kasih karena berkat anugerahMu, aku bisa bebas dari masturbasi selama seminggu ini... haleluya!!! Patut dirayakan, nih, Bapa!!! Terima kasih buat beban2 yang Kaupercayakan padaku untuk kudoakan... Hari ini aku terpanggil untuk mendoakan temanku yaitu: Salim yang telah ngetag aku di fb, kiranya Roh Kudus melawatnya dan dia dapat menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamatnya berikut beserta istri dan anaknya; Gita yang hari ini mau tunangan sama mas Aan... Kiranya Engkau berkati mereka berlimpah-limpah dengan kasih setia dan rahmat dari surga...

Aku juga kembali terbeban untuk mendoakan Indonesia supaya Engkau melawat Indonesia dan kemuliaanMu nyata atas Indonesia... Apakah itu kemuliaanMu? KemuliaanMu adalah saat setiap orang, besar kecil, tua muda, laki perempuan, tidak terkecuali, semua kenal Engkau, Bapa, kenal Engkau Tuhan Yesus... that's it! Aku rindu menjadi generasi Mikhael yang siap bayar harga demi bangsa dan negara Indonesia di hadapanMu, Tuhan... Karena Engkaulah Yehova Zebaoth, TUHAN semesta alam, Raja di atas segala raja... Kan kunyatakan Engkau sebagai Raja yang berkuasa penuh atas Indonesia ini... Ini janjiku kepadaMu, Bapa...

Aku sangat bersyukur buat antusiasme jemaatMu di GKJ Sawokembar Gondokusuman waktu perayaan Paskah kemarin, Bapa... Seperti bermimpi... Apakah ini jawaban2 doaMu, Bapa? Aku rindu berdoa kembali bagi jemaatMu ini... Aku rindu jemaatMu dipenuhi rasa lapar dan haus akan Engkau, akan kebenaran dan kuasaMu... Aku rindu melihat kebangunan rohani yang sejati terjadi atas gerejaMu ini... kebangunan rohani yang berdampak secara nyata pada kota Jogja tercinta... Aku rindu melihat tubuhMu ini kemudian menjangkau seluruh kota dan memenangkan kota ini bagiMu... Aku rindu melihat tubuhMu bersatu, Bapa... membawa jiwa2 kepadaMu... Tiada yang mustahil bagiMu, Bapa... tiada yang mustahil...

Mari, Bapa... kobarkan kami anak2Mu dengan api yang mendorong kami untuk lebih lagi mengabarkan InjilMu... Injil keselamatan dan kerajaanMu... Ajar kami satu per satu akan kemuliaan kerajaanMu... Ajar kami satu per satu akan kebenaranMu yang memerdekakan... Ajar kami pribadi lepas pribadi, Bapa... Semua ini demi kemuliaanMu, bukan kemuliaan kami sendiri...

SELA

Kerinduan hatiku cuma satu, Bapa... yaitu menyenangkanMu... Minggu depan sepertinya aku akan mulai menghadapi dunia nyata kembali, panggilan kerja di Bethesda... Mengapa akhirnya kupilih jalan ini? Karena aku nggak tahu jalan lainnya, Bapa... Atau akunya yang malas mencari-cari tahu... Jangan sampai aku mengulangi kesalahan yang sama, Bapa... bukalah pikiranku, celikkan mata hatiku, supaya aku dapat melihat dan mengerti siapa aku di hadapanMu dan di manakah aku seharusnya berada... Ajar aku untuk mengerti kehendakMu bagiku, Bapa... Jangan biarkan aku berjalan dalam kesia-siaan lagi... Tapi pimpinlah aku ke dalam negeri perjanjianMu... sama seperti Engkau telah memimpin umatMu Israel itu...

Aku tidak akan takut dan gentar, aku akan menguatkan dan meneguhkan hatiku karena Engkau selalu bersamaku, Bapa...

Demi nama Tuhan Yesus... haleluya... amin!!!!!!!

Jumat, 09 April 2010

Menikmati Hidup

Hari ini, siang ini, aku kembali kontrol kesehatan (jiwa) ke dr. Mahar di Bethesda... berbeda dari biasanya, kali ini aku diantar oleh mas Cahyo (biasanya diantar Yoyo)... sebelum berangkat, aku sempatkan diri untuk berdoa dengan iman bahwa aku akan beroleh kemenangan hari ini... bahwa aku akan semakin lama semakin tidak tergantun obat dan pada akhirnya nanti aku bisa lepas dari minum obat untuk selamanya... dalam waktu dua tahun ke depan aku mau membuktikan bahwa aku sudah sembuh-pulih-normal dan pada akhirnya gak perlu lagi minum obat psikotropika yang mahal itu... Thank God, untuk sebulan ke depan aku mendapat tappering off lagi, yaitu dua kali dalam seminggu minum setengah tablet saja... Rabu dan Sabtu...

Setelah kontrol di Bethesda, aku dan mas Cahyo kemudian menghadiri undangan makan siang dari Stevani di Parsley Resto... makan2 yang merayakan kebersamaan, semua masih dalam teka teki mengapa Ste tiba2 mengundang makan2... menurutku, Ste ingin memperbaiki hubungan dan kebersamaan di Sasando yang akhir2 ini timbul gap antara beberapa orang... yah, itu sih menurutku... mahal memang, tapi itulah harga yang harus dibayar demi sebuah kebersamaan...

O iya, aku lupa cerita... waktu wawancara sama dr. Mahar, aku ditanyai apa saja kegiatan sosialku... selalu saja dr. Mahar menanyakan hal tersebut... apa mungkin indikator kesembuhanku yang terutama adalah kehidupan sosialku yang lebih bermakna? Dr. Mahar menasihatiku untuk ambil bagian dalam pelayanan Sekolah Minggu atau mengajari anak2 kecil atau adik2 sepupu apa saja yang bisa kuajarkan... Hmmm... Is it Your time, Lord? Apakah ini waktu Tuhan bagiku untuk mulai terjun dalam pelayanan terhadap anak2 kecil? Hm hm... perlu aku gumulkan dan doakan nih... (Horeee... akhirnya ada lagi satu beban doa... ^^)

Selama waktu2 luang ini, aku menikmati banyak hal yang kulakukan baik sendiri maupun bersama-sama dengan orang lain... aku menikmati Sekolah Doa di GKI Gejayan setiap Senin jam 17.00, aku menikmati PA dewasa muda setiap Kamis jam 19.00 meskipun sering molor dan kurang memuaskan secara rohani, aku menikmati kebaktian Sabtu sore di GKJ Sawokembar jam 18.00 meskipun masih kaku dan kurang los dalam praise and worship, aku menikmati mengiringi kebaktian bersama ibu setiap Minggu sesuai jadwal meskipun masih belum maksimal, aku menikmati saat2 melakukan rekaman musik instrumentalia bersama Mas Cahyo di rumah meskipun sederhana banget dan ala kadarnya, dsb dst dll... Pendek kata, aku menikmati hidupku saat ini... so thankfull to God... ^^

Aku berdoa dan berharap, kesibukanku nantinya saat aku mulai dinas di Bethesda (kalau aku diterima) tidak menyurutkan langkahku dalam mengikuti dan melayani Tuhan Yesusku... Aku masih ingin ikut Sekolah Doa, PA dewasa muda, dan kebaktian Sabtu sore... tapi kalau seandainya aku terpaksa nggak bisa mengikutinya untuk suatu waktu, aku mau tetap bersyukur dan berharap yang terbaik dari Tuhan Yesus... aku percaya nggak ada yang sia2 dalam persekutuanku dengan Tuhan...

Bagaimana denganmu, kawan? ^^

Rabu, 07 April 2010

Tentang Visi dan Misi

Selamat pagi, Bapa...

Pagi ini aku memutuskan untuk memulai hari bersamaMu terlebih dahulu... Ampuni aku kalau aku masih bermalas-malasan, nggak segera bangun dari tidur panjangku... Terima kasih, Bapa, buat hari yang baru ini... Hujan yang lebat dan lama Kau turunkan setelah kemarin seharian panas dan sumuk... Makasih, Bapa, buat kepercayaan dan kesetiaanMu padaku... Aku mau membalasnya, Bapa... Aku mau cinta Engkau, Yesus selamanya... Layakkanlah seluruh hidupku ini... haleluya!!!

Bapa, hari ini apa yang sebaiknya dan seharusnya aku lakukan? Aku mau menyenangkanMu... aku nggak mau menyia-nyiakan waktu yang ada... Kalau berdasarkan skala prioritas, aku seharusnya belajar untuk UKDI besok Mei tanggal 15... Terus belajar untuk mempersiapkan diri menghadapi dinas dan jaga besok... Kemudian membangun mezbah doa pribadi... Tidak lupa mandi-keramas, makan, beraktivitas fisik, dan cukup istirahat... Yang jelas, jangan terlalu banyak tidur... supaya badan, hati, dan pikiran tetap fit!!!

AYO, MAJU TERUS, MI...!!!
Ya, Bapa... aku mau maju terus... bersamaMu aku pasti bisa!!! Amen!!! Tidak ada kata mustahil dalam kamusMu, Bapa... O iya, tadi Stevani SMS aku, Bapa... tanya2 ini itu tentang medis dan kesehatan... Siapa yang sakit ya? Sebagai dokter umum, sampai mana kompetensiku seharusnya? Sebagai hamba Tuhan, apa yang bisa kuperbuat? Beri aku hikmatMu, Bapa, supaya aku tahu cara yang paling pas dan tepat untuk kulakukan... Aku mau cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati... Aku mau melakukan firmanMu, Bapa... Aku mau jadi duta kerajaanMu... Aku mau kembangkan talenta dan karunia pemberianMu itu... Aku mau penuhi panggilanMu atasku... Aku mau cari wajahMu selalu...

Aku mengasihiMu, Bapa... aku mengasihi sesamaku manusia... Aku mau menangkan dunia... Itulah visi umum yang Engkau ajarkan, Bapa... Masih ingat, to? Sekarang aku sedang 'retreat' pribasdi sebelum terjun kembali ke dunia kerja yang nyata... Aku mau mempersiapkan diriku sebaik-baiknya... Aku nggak mau sembarangan melangkah, tanpa tujuan... Aku mau berjalan bersamaMu, dipimpin olehMu... Meskipun tujuanku saat ini tertutup kabut tebal, aku mau yakin dan percaya bahwa Engkau selalu membimbingku di jalanMu... Jalan yang harus kutempuh...

TERUS TULISKAN ISI HATIMU KEPADAKU
AKU SUKA TULISANMU
JANGAN BERHENTI MENULIS....


Selasa, 06 April 2010

Penguatan dan Pengharapan dalam TUHAN

Do not be afraid nor dismayed because of this great multitude, for the battle is not yours, but God's
2 Chronicles 20:15

Selamat siang, Bapa...

Terima kasih buat jawabanMu yang pas sekali dengan pergumulanku saat ini. Saat ini aku sudah nggak punya apa2 lagi yang bisa kubanggakan, nggak punya siapa2 lagi yang bisa kuandalkan, aku hanya punya Engkau, Bapaku... Dan itulah yang terbaik dalam hidupku... Aku akan melihat perbuatan tanganMu yang dahsyat dan ajaib dalam hidupku... Oleh karena itu, aku akan angkat jiwaku untuk memuji dan menyembahMu, selalu dan selalu... Puji2an selalu ada dalam hati dan mulutku... Oh haleluya...

Mataku tertuju kepadaMu, Bapa... Oh Lord Jesus... haleluya...

BERDOALAH DAN BERJAGA-JAGALAH SUPAYA KAMU JANGAN JATUH DALAM PENCOBAAN

Ya, benar, Bapa... Aku mau berdoa dan berjaga-jaga kembali bersamaMu... Aku mau menang dan bersukacita di dalamMu... Roh Kudus, tolong aku... oh haleluya!!!

Terima kasih, Bapa, buat jawabanMu yang menguatkanku, memberiku pengharapan baru, membangkitkan imanku... Aku percaya saat ini adalah saat untuk membangkitkan kembali imanku dalamMu... Aku beriman bahwa Engkau pasti tunjukkan jalanMu yang sudah seharusnya kutempuh... Sehingga, aku hidup bukan dalam kesia-siaan melainkan dalam kelimpahan berkat dan anugerahMu, dalam kemenanganMu seperti yang telah Engkau janjikan... Aku pegang terus firmanMu yang telah Kau tanamkan dalam hatiku, Bapa... Aku mau berpikiran positif terhadapMu... Aku mau menyenangkanMu, ini kerinduanku... Engkau pasti tolong dan mampukan aku, Bapa... Oleh karena itu aku berserah penuh kepadaMu... BersamaMu aku cakap menanggung segala perkara... Oh haleluya!!! Terima kasih Tuhan Yesus... terima kasih, Roh Kudus... I love You... ^^

"PERGILAH... AKU MENYERTAIMU SENANTIASA..."

Doa untuk Jalan Hidup yang Harus Kutempuh

Tuhan Yesus, Bapa...

Engkau tahu kalau aku nggak merasa cocok untuk bekerja sebagai klinisi... Engkau tahu kalau aku merasa nggak cocok untuk bekerja sebagai klinisi... tapi saat ini, aku sedang menantikan panggilan untuk wawancara kerja di Bethesda... aku mau magang dulu paling enggak setengah sampai setahun di sana... kalau ini bukan jalan yang harus kutempuh, tolong tunjukkan jalan yang sebenarnya, Bapa... jalanMu yang harus kutempuh... tapi kalau ini memang jalan yang harus kutempuh, maka berikan aku kekuatan untuk menjalaninya dengan sukacita...

Ini doaku, Bapa...

dalam nama Tuhan Yesus...

amin...

Only by Grace, sebuah narasi

Only by grace can we enter
Only by grace can we stand
Not by our human endeavour
But by the blood of the Lamb

Into Your presence You call us
You call us to come
Into Your presence You draw us
And now by Your grace we come
Now by Your grace we come

Lord, if You marked our transgressions
Who would stand
Thanks to Your grace we are clensed
by the blood of the Lamb
Lord, if You marked our transgressions
Who would stand
Thanks toYour grace we are
clensed
by the blood of the Lamb


Hanya oleh anugerahNya saja kita diselamatkan. Hanya oleh anugerahNya saja kita dilayakkan untuk masuk ke hadiratNya yang kudus. Hanya oleh darah Yesus saja kita ditebus dari dosa-dosa kita. Sungguh baik dan mulia Tuhan kita Yesus Kristus yang telah rela mati demi kita, seluruh dosa kita ditanggungnya di kayu salib. Karena itu marilah kita bersyukur dan naikkan pujian dengan segenap hati untuk menyatakan rasa terima kasih kita atas karya agungNya itu.

It is Well with my Soul, (pasraha), sebuah narasi

  1. When peace, like a river, attendeth my way,
    When sorrows like sea billows roll;
    Whatever my lot, Thou has taught me to say,
    It is well, it is well, with my soul.
    • Refrain:
      It is well, with my soul,
      It is well, it is well, with my soul.
  2. Though Satan should buffet, though trials should come,
    Let this blest assurance control,
    That Christ has regarded my helpless estate,
    And hath shed His own blood for my soul.
  3. My sin, oh, the bliss of this glorious thought!
    My sin, not in part but the whole,

    Is nailed to the cross, and I bear it no more,
    Praise the Lord, praise the Lord, O my soul!
  4. For me, be it Christ, be it Christ hence to live:
    If Jordan above me shall roll,
    No pang shall be mine, for in death as in life
    Thou wilt whisper Thy peace to my soul.
  5. But, Lord, ’tis for Thee, for Thy coming we wait,
    The sky, not the grave, is our goal;
    Oh, trump of the angel! Oh, voice of the Lord!
    Blessed hope, blessed rest of my soul!
  6. And Lord, haste the day when my faith shall be sight,
    The clouds be rolled back as a scroll;
    The trump shall resound, and the Lord shall descend,
    Even so, it is well with my soul.

Apapun yang kita hadapi, entah pencobaan maupun ujian, di lembah kekelaman maupun di gunung kemuliaan, bersama Tuhan kita dapat menenangkan jiwa kita karena Dia telah mengajar kita untuk berserah dan percaya kepadaNya. BersamaNya kita mampu melewati lembah penderitaan dan gunung masalah. BersamaNya kita akan melihat kemuliaan dan kedahsyatan yang belum pernah ada. Sungguh teramat mulia janjiNya. Tuhan berjanji bahwa Dia akan selalu ada menyertai kita sampai kepada kesudahan zaman. Dan ketika saatNya tiba, Dia akan menunjukkan kemuliaanNya dan menjemput kita untuk bersama-sama denganNya selamanya. Tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasihNya. Sungguh mulia Tuhan kita. Haleluya.

Mari naikkan pujian pengagungan yang akan menguatkan iman kita ini dengan kesungguhan hati. Mari angkat jiwa kita dan mulailah memuji Tuhan Yesus Kristus. Haleluya.


  • Kabegjan Sejati, sebuah narasi

    Kabegjan yekti
    gesang pangaji
    ngabdi mring Sang Kristus Gusti
    dadya lantaran
    mrih karukunan
    katentreman kelampahan
    mung Sang Kristus yeku Gusti
    Panebus kula sing pati
    gesang kawula kagem asmaNya
    nggih martosken sih rahmatNya

    Iman yang sejati adalah iman kepada Kristus Yesus yang telah disalibkan, mati, dan bangkit kembali. Iman yang sejati diwujudkan dalam pengabdian dan pelayanan yang tulus bagi Tuhan. Iman yang sejati akan nampak dari perbuatan yang meluhurkan nama Tuhan dalam hidup kita sehari-hari. Marilah kita nyatakan iman dan kesanggupan kita kepada Tuhan Yesus dalam pujian dengan penuh kesungguhan hati. Mari muliakan namaNya melalui pujian dan perbuatan kita sehari-hari.

    Gusti Nuntun, sebuah narasi

    Gusti nuntun lampah kula
    saklangkung nggen kula begja
    tenga pundi purug mami
    tansah kula dipun kanthi
    Nggih Gusti kang nganthi mami
    astaNya pyambak kang nganthi
    sun dherek teng pundi-pundi
    wit kinanthi dening Gusti

    Tuhan memimpin hidupku
    alangkah senang hatiku
    setiap saat dan kerja
    tetap kurasa tanganNya
    Tak lagi aku mengeluh
    tanganku dipegang teguh
    hatiku menyerah penuh
    padaNya jiwaku teduh

    Tuhanlah yang memimpin setiap langkah hidup kita... baik saat suka maupun duka... saat senang maupun sedih... saat santai maupun kerja... pimpinan Tuhan itulah yang menyegarkan jiwa kita, menyukakan hati kita... karena itu tidaklah kita layak untuk mengeluh... karena tangan kita senantiasa dipegang teguh oleh Tuhan... Marilah kita serahkan segala kekuatiran dan pengharapan hati kita padaNya... biarlah kiranya jiwa kita berteduh dalam naungan kasihNya...

    Bersama Tuhan kita cakap menganggung segala perkara... Pimpinan dan bimbinganNya selalu memampukan kita untuk melangkah dan menang... karena itu tidaklah layak bagi kita untuk bimbang, ragu, takut, ataupun kuatir... serahkanlah segala kekuatiran kita itu pada Tuhan dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur... Karena ada Tuhan di pihak kita, siapakah lawan kita? Mari naikkan pujian dengan penuh iman kepada Tuhan yang memimpin kita... haleluya...

    Kadosh, sebuah narasi

    Kadosh, kadosh, kadosh (kudus, kudus, kudus)
    Kadosh, kadosh, kadosh (kudus, kudus, kudus)
    Adonai, Elohim, Zevaoth (Allahku, Tuhan, semesta alam)
    Adonai, Elohim, Zevaoth (Allahku, Tuhan, semesta alam)

    Asyer, haya, vehove, veyavo (yang telah ada, yang ada, yang kan datang)
    Asyer, haya, vehove, veyavo (yang telah ada, yang ada, yang kan datang)

    Sungguh TUHAN, Allah kita, yang kita sembah adalah TUHAN yang kudus. KekudusanNya begitu agung dan mulia. Dia adalah api yang menghanguskan. Dia adalah TUHAN semesta alam. Segala puji dan hormat layak bagiNya. Hanya Dia yang layak disembah, di bumi dan di surga. Segenap makhluk sujud menyembah di hadapan tahtaNya. Dan pujian Kudus, kudus, kudus terdengar dengan gegap gempita di hadapanNya. Dialah TUHAN yang bertahta atas puji-pujian umatNya. Dia adalah yang telah ada, yang ada, dan yang akan datang. Dialah TUHAN. Marilah kita naikkan penyembahan tertinggi dengan segenap hati kepadaNya.

    Sela, sebuah narasi

    Saat ku berteduh
    kuuntai doaku
    Dalam kesunyian
    kumerindu suaraMu

    Kau peluk hatiku
    dalam hadiratMu
    di relung jiwaku
    kumendngar suaraMu

    Haleluya
    Haleluya
    Haleluya
    Haleluya

    Di saat kesibukan dan kepenatan hidup melanda kita, dan kita merasa kewalahan karenanya, beban yang kita pikul teramat berat dan langkah kita menjadi berat, inilah saatnya untuk duduk diam di kaki Yesus dan menikmati hadiratNya... Dia begitu lembut... Dia begitu baik... Dia terlebih rindu untuk menyatakan isi hatiNya kepada kita dalam waktu-waktu teduh kita... Dia akan memeluk kita dan memulihkan semua kekuatan kita sehingga kita dapat menjalani hidup kita dari hari ke hari...

    Marilah kita hening sejenak dan menikmati persekutuan yang manis denganNya... mari kita naikkan pujian Haleluya dengan sepenuh hati atas kemurahan dan perbuatan tanganNya... Sungguh saat yang terindah adalah saat-saat berdiam dalam hadirat TUHAN dan mendengarkanNya berbicara pada kita...

    Ingat KasihNya, sebuah narasi

    Ingat kasihNya, ingat kebaikanNya
    dan anugerahNya, selamatkanku
    sebab kasihNya setinggi langit
    kasih setia Allah pada kita
    besar kasih Allah pada kita

    ku takkan lupa kasihNya
    ku takkan lupa anugerahNya
    Dia penuhkan, Dia penuhkan
    Dia puaskan hasratku
    besar kasih Allah pada kita

    TUHAN telah begitu baik pada kita... Dia telah memberikan nyawaNya sebagai tebusan atas dosa-dosa kita... begitu besar anugerahNya yang telah selamatkan kita... kasihnya setinggi langit... TUHANlah yang sanggup memenuhkan dan memuaskan segenap hasrat kita yang paling dalam... Oleh karena itu, sudah selayaknya bagi kita untuk senantiasa mengingatNya... ingat akan kasihNya, ingat akan kebaikanNya, ingat akan anugerahNya... Sungguh besar kasih TUHAN pada kita...

    Marilah kita naikkan pujian pengagungan kita kepada TUHAN yang menyatakan bahwa sungguh besar kasihNya kepada kita... Marilah kita katakan bahwa kita tidak akan pernah melupakanNya... dalam hidup kita...

    Seperti Rusa, sebuah narasi

    Seperti rusa merindukan air
    begitulah jiwaku merindukan Engkau
    Kuberharap hanya kepadaMu
    kusembah Kau Allahku
    Tuhan dan rajaku

    Kaulah sungai kehidupanku
    yang mengalir segarkan jiwaku
    Engkau Yesus pengharapanku
    kusembah Kau dengan segenap hatiku

    Kerinduan kita kepada Tuhan ibarat rusa yang kehausan merindukan air sejuk... kehausan yang teramat sangat yang hanya dapat dipuaskan dengan meminum air dari aliran sungai kehidupan... pengharapan yang sejati itu hanya ada pada Tuhan, Allah kita... Dialah Tuhan dan raja kita... Marilah dengan segenap hati yang rindu, kita datang kepada Yesus, sumber pengharapan kita... Mari kita menyembahNya dan beroleh kelegaan dan kepuasan...

    Yesus, kami datang kepadaMu, seperti rusa yang merindukan air... seperti tanah gersang merindukan hujan... kami haus dan lapar akan hadiratMu, akan kebenaranMu... Hanya Engkau yang dapat memuaskan rasa lapar dan haus kami... mari, Tuhan, datanglah dan lawatlah kami... Ini kami, Tuhan, kami siap untuk menyambutMu...

    Bapa Engkau Sungguh Baik

    Bapa, Engkau sungguh baik
    kasihMu melimpah di hidupku
    Bapa, kuberterima kasih
    berkatMu hari ini
    yang Kau sediakan bagiku

    Kunaikkan syukurku
    buat hari yang Kau beri
    tak habis-habisnya kasih dan rahmatMu
    Selalu baru dan tak pernah terlambat pertolonganMu
    besar setiaMu di sepanjang hidupku

    Mari kita bersyukur atas kebaikan Bapa, TUHAN kita, yang telah begitu besar menunjukkan kasihNya... BerkatNya selalu tersedia bagi kita setiap hari... Kasih dan rahmatNya selalu baru... PertolonganNya tidak pernah terlambat... Di sepanjang hidup kita... Jangan pernah lupakan kebaikanNya... Dia adalah Bapa yang begitu baik... sudah selayaknya bagi kita untuk bersyukur atas kebaikanNya...

    Jangan pernah meragukan kebaikan dan kesetiaanNya... karena meskipun kita tidak setia, Dia tetap setia... Mari kita menyapa TUHAN, Bapa kita, dengan pujian yang indah yang menyatakan kebaikan dan kesetiaanNya... Bapa, Engkau sungguh baik...

    Abba ya Bapa, sebuah narasi...

    Abba... kupanggil Engkau ya Bapa...
    nama terindah di dalam hidupku
    lebih dari segalanya oh
    Abba... kupanggil Engkau ya Bapa...
    Kau layakkan aku jadi anakMu
    memanggilMu Yesus

    Lebih tinggi dari langit
    Begitulah kasih Bapa
    lebih dalam dari lautan
    Engkau mengasihiku
    Lebih luas dari bumi
    tak terjangkau pikiranku
    semuanya Kau sediakan bagiku
    Yesus kucinta Kau

    Bagaikan seorang bapa yang demikian mengasihi anaknya... demikianlah Engkau mengasihiku, Tuhan... Kau melayakkanku menjadi anakMu dan memanggilMu dengan sebutan "Abba ya Bapa"... KasihMu sungguh melebihi tingginya langit dan luasnya bumi... pikiranku tak dapat menjangkaunya... semuanya telah Engkau sediakan bagiku... dan aku hanya bisa berkata: Yesus, aku mencintaiMu...

    TUHAN telah menunjukkan kasihNya seperti seorang Bapa yang menyayangi anaknya... Yesus mengajar kita untuk memanggilNya "Bapa" dalam setiap doa-doa kita... Kita dapat mencurahkan segenap pergumulan kita di hadapanNya... karena Dia adalah Bapa yang baik, Dia mendengarkan semua pergumulan kita, Dia bahkan sudah tahu apa yang akan kita katakan sebelum kita sempat mengucapkannya... Itulah Bapa surgawi kita...

    Kehendak Bapa dalam Doa

    Ini adalah sekelumit tulisanku di buku diary kiky, yang kutuliskan pada hari Senin siang, tanggal 5 April 2010, di kamarku yang sumuk... aku tulis ketika aku meluangkan waktu untuk bersaat teduh... semoga memberkati... Shallom...

    Selamat siang, Bapa...

    kembali aku datang ke hadiratMu dengan sejuta rindu untuk lebih lagi mengenalMu, tinggal di dalamMu, mengerti kehendakMu, dan melakukan firmanMu... jadikan kehandakMu itu keinginan bagiku, Bapa... Kiranya panggilanMu semakin jelas dan nyata dalam hidupku... Nyatakanlah visi ilahiMu, Bapa, supaya dapat kukejar sedemikian rupa... Panggilan dan visiMu itu seharga dengan nyawaku...

    Segenap kekuatiranku aku letakkan di kakiMu, Tuhan Yesus... Aku nggak mau hidup dalam kekuatiran... Aku mau angkat jiwaku dan bersyukur kembali kepadaMu, Bapa...

    "KUATKAN DAN TEGUHKANLAH HATIMU... JANGAN TAKUT DAN TAWAR HATI SEBAB AKU, TUHANMU, MENYERTAIMU... SELALU DAN SELALU..."

    Tuhan Yesus, Bapa, terima kasih untuk penguatan dan penghiburanMu ini... aku akan menguatkan dan meneguhkan hatiku... Aku mau menyenangkanMu selalu, Engkau tahu itu... Engkau yang buang semua ketidaklayakanku saat aku bertobat dan mengakui kesalahanku dengan sungguh2... oh haleluya!!! Terpujilah Engkau, Bapa, kekal selama-lamanya... ^^

    AKU BANGGA PADAMU, MIMI ANAKKU SAYANG... !!! ^^
    DI DALAM KASIH TIDAK ADA KETAKUTAN...
    SABAR, MI... BERDIAM DIRILAH DI HADIRATKU... NANTIKANLAH AKU... ^^

    Ya, Bapa... aku mau sabar menanti-nantikan Engkau menyatakan kehendakMu padaku...

    TERUSLAH ANTUSIAS BAGIKU...
    AKU SUKA GAYAMU DALAM MENYEMBAHKU...
    AKU SUKA EKSPRESIMU DALAM MEMUJIKU...
    BEGITU OTENTIK, TIDAK ADA DUANYA, TIDAK ADA MATINYA...

    Benar, Bapa... aku mau terus antusias bagiMu... ^^ Aku lapar dan haus akan kebenaranMu... Aku rindu Engkau puaskan, Bapa... Hanya Engkau yang bisa... Oh hanya Engkau yang dapat memuaskanku, Bapa... Aku siap mendengarkanMu... Berbicaralah, Bapa... berbicaralah...


    Senin, 05 April 2010

    Berita Hari Ini 2

    Ini sudah, itu sudah... Ini belum, itu belum... Aku sudah mandi, sudah makan, sudah berdoa, sudah bersaat teduh, sudah mendengarkan firman Tuhan, sudah membaca-baca buku rohani populer... aku belum belajar untuk UKDI, belum bersiap-siap untuk menghadapi wawancara yang entah kapan, belum mengupgrade ilmu, belum menemukan dengan pas di mana letak SHAPEku... Apa lagi yang harus kulakukan sekarang? Tentu saja melakukan yang belum kulakukan... so simple kan? Tapi untuk sementara ini, aku mau menuliskan sesuatu di sini sebagai ketarsis dan penghilang rasa jenuh... Jenuh? Ya, aku jenuh... sedikit jenuh... Aku jenuh dengan keadaanku saat ini... Aku jenuh karena kurang tantangan... Aku jenuh karena kurang kegiatan... Tapi aku bersyukur juga karena setidaknya aku punya banyak waktu untuk melakukan hal2 yang kusukai tanpa ada perasaan dikejar-kejar... Betapa bersyukurnya aku... Tuhan begitu baik padaku...

    Hari ini aku ada kegiatan sekolah doa jam setengah 5 sore... kegiatan sekolah doa kali kedua, setelah seminggu kemarin terpaksa diliburkan untuk persiapan Paskah... aku sudah begitu rindu dan ingin mengikuti kegiatan ini... sudah sejak lama aku ingin ikut, tapi baru kali ini kesampaian... Thanks to You, Lord Jesus, and thanks to mas Cahyo yang selalu bersedia mengantarku dan menemaniku... hehe... semoga saja aku bisa mengatur jadwal dinasku besok kalau aku sudah masuk dinas supaya tetap bisa mengikuti kegiatan sekolah doa... aku nggak mau mbolos atau melewatkan satu pun jadwal sekolah doa ini... Tolong aku, Tuhan, atur jadwalku please... thank you very much... I love You...


    Sabtu, 03 April 2010

    Kumau Jadi Kudus

    Purify my heart
    let me be as gold and precious silver
    Purify my heart
    let me be as gold, pure gold
    Refiner's fire
    My heart one's desire
    is to be holy
    set apart for You Lord
    I choose to be holy
    set apart for You my Master
    Ready to do Your will

    Lagu yang sedang bergema di hati sanubariku... lagu tentang kesucian... kekudusan... apa itu kudus? Kudus adalah terpisah, dikhususkan, untuk Tuhan... siap melakukan kehendakNya... aku mau, ya aku mau... Aku mau hidup kudus... tentu saja bukan dengan kekuatanku sendiri karena aku nggak mampu dan sering jatuh... karena itu, aku selalu mohon kekuatan dariNya untuk memampukanku hidup kudus sesuai kehendakNya... aku memilih untuk hidup kudus karena aku mengasihiNya... aku mengasihiNya karena Tuhan lebih dulu mengasihi aku...

    Ini aku, Tuhan Yesus... aku mau serahkan seluruh hidupku hanya bagiMu... amin...