Senin, 31 Desember 2007

Sembuh, Dapat Temen Baru, Lik Sar pulang Kampung

Halo semua... akhirnya, sakit fluku mulai sembuh sedikit demi sedikit... sempat panas dingin lagi di rumah kemarin Sabtu sehingga cuma bisa tidur2an menikmati hangatnya selimut dan empuknya bantal guling yang thank God gak bau pesing... kan udah gede, nggak ngompolan lagi dunk... Sekarang hari Senin, hari terakhir di tahun 2007, jadi harus mulai berbenah diri untuk menyiapkan resolusi tahun baru... hehe... resolusi... siapa sih yang punya istilah ini pertama kali? Kreatif bener... aku juga mau ah nyiptain istilah2 keren supaya ditiru orang2 terus jadi istilah umum... hehe... ngimpi lagi...

Hari ini Lik Sar pulang kampung kemungkinan sampai lusa... God, jagain Lik Sar ya supaya gak kenapa2. Susah punya pembantu yang selucu Lik Sar... Biasanya pembantu2 itu mau enaknya sendiri, lupa kalo kerjanya seharusnya mengutamakan yang mempekerjakannya... Beda sama Lik Sar, Lik Sar selalu mengutamakan kepentingan bapak, ibu, sama aku... sama Yoyo juga kalo lagi liburan di rumah... tahun ini Yoyo nggak pulang pas natal karena tanggung, besok April baru pulang... Meskipun demikian, Natalan kemarin sangat berkesan karena acaranya rame dan keluarga besar banyak yang dateng... apalagi Tante Ika dan keluarganya juga pada dateng, jadinya seru gitu deh... ada firmannya terus yang terpenting ada makan2nya... hmmm... enak dan kenyang... kenyang kenying... kenyang makanan jasmani dan rohani... jadi punya kenalan2 baru deh... thank God... You Are so good...

Barusan chatting sama temen baru namanya Zico, foundernya milist penghuni terakhir... Orang Jogja juga rupanya... anak IT, dah kerja... Hmmm... perasaan baru kemarin deh dia masih SMA, sekarang dah kerja... hmmm... semoga bisa jadi temen yang baik, God, bless him... Thank you for this beautiful and wonderful day... O iya, saat aku nulis ini, si Yayan juga lagi dolan ke rumah... bawa Bruno, anjing kecilnya yang warnanya putih... seperti biasa, Yayan main catur di laptop yang biasa aku pakai... hmmm, kapan ya Yayan punya laptop sendiri?

Aku serahkan hari ini ke dalam tanganMu, Bapa... Demi nama Tuhan Yesus, amin... Haleluya!!!

Jumat, 28 Desember 2007

kena flu

Mimi Imut kena flu nih, nggak sembuh2... jadinya males mau nulis apa aja, karena setiap mau ngetik, umbelnya mau keluar terus.... bener2 ngganggu...

Selasa, 25 Desember 2007

About Ainu, not yet my friend but will be soon...

Speechless... aku nggak tau mau nulis apa tapi yang jelas aku merasa sangat sangat dikuatkan hari2 ini. Mulai dari pergi ke Samarinda sampai pulang kembali ke Jogja, aku tidak lagi merasa seorang diri. Hmmm... yang jadi perhatianku sekarang adalah seorang temanku yang bernama Ainu Amri Tanjung. Aku kasihan sama dia tapi aku nggak tahu gimana cara nunjukin belas kasihanku sama Ainu, soale orangnya sangat sangat fanatik... fanatik yang buta dan sempit... sungguh kasihan, mirip2 denganku yang dulu... God, help me to show him Your mercy Lord, and give me wisdom to get him as Your child... Bagaiamana caranya ya supaya aku bisa dialog sama Ainu tapi akunya nggak kemakan jebakan off side... eh salah, jebakan kemarahan yang nggak kudus... Please God, help me to help Ainu to open his eyes and ears so that he can see and hear You, Lord Jesus... supaya Ainu nggak kemakan kebohongan terus tapi dia dapat tahu dan kenal kebenaran yang sejati yaitu Yesus Kristus yang adalah Tuhan yang layak disembah... aku nggak mau kedengaran klise di sana sini, God, so help me please... In Jesus name I pray... amen...

Masalah Ainu aku serahkan sama Tuhan aja deh, soalnya aku sangat2 bergantung dan mengandalkan Tuhan Yesus untuk hal ini... cuma Roh Kudus yang bisa mengubah hati seseorang yang sudah keras membatu... so, here I am Lord, akan kusampaikan kebenaran dengan lemah lembut sama Ainu, biar dia ngerti sendiri...

Terus, kalo ketemu Yoanito aku akan ceritakan apa yang aku alami dan aku lakukan supaya aku nggak sendirian menghadapi Ainu, tapi aku mendapat dukungan doa dari Yoanito karena doa orang benar jika dengan yakin didoakan besar kuasanya. Aku yakin Yoanito orang benar dan pasti mau mendukungkun dalam doa sehingga aku nggak mati konyol. Tuhan, tolong sucikan motivasiku supaya aku nggak sekedar menggebu-gebu menyampaikan kebenaran tetapi juga dilandasi kasih yang murni karena aku nggak mau lihat Ainu binasa karena kebodohannya. Soalnya aku sadar aku juga orang bodoh sih, makanya sesama orang bodoh dilarang saling bunuh... So, ganbate Mimi!!!

Kamis, 20 Desember 2007

Hari Yang Baru untuk Memulai Petualangan

Hari ini aku pulang ke jogja setelah lebih dari dua minggu bertualang ke Samarinda. Bertualang apaan, cuma nungguin rumah Tante Ika kok... eeiiit... jangan salah... menunggu itu termasuk pekerjaan petualangan juga lho, petualangan dalam rumah... uji nyali kalo orang2 bilang. Nggak ada tuh kejadian2 serem yang menimpaku selama aku di Samarinda (thanks to Lord Jesus), malah aku mendapat banyak berkat dari sana. Detailnya sudah aku ceritakan di postinganku sebelum2nya, silakan saja mbaca... hehe... Sekarang aku sudah di rumah, sudah madhep mantep menghadapi masa depan dan hari esok yang penuh harapan bersama para sahabat dan Sahabatku, Tuhan Yesus yang tercinta... O yeah... o yeah... (minjem soundtracknya Naruto).

Hari ini aku ketemu Yoanito. Seneng deh cerita2 sama Yoanito, apalagi Yoanito sering nanya2 masalah rohani dan tentang kebenaran dalam Kristus. Aku juga jadi belajar ngomong tentang kebenaran, jadi mirip kayak kesaksian setengah kotbah... tapi enak, soalnya sama temen sendiri, jadinya nggak grogi... hehe... Lumayan, buat persiapan besok kapan2 kalo ternyata Tuhan Yesus mengizinkanku atau bahkan menyuruhku untuk berbicara dengan lantang tentang kebenaran di hadapan orang2 yang mencari kebenaran atau hanya sekedar ingin mendengar tanpa mau percaya. God, give me wisdom for that, please... aku bener2 hanya bergantung sama Tuhan saja kalau gini caranya... yup... aku ini ketergantungan sama Tuhan dan nggak bisa jalan sendiri kalo bukan Tuhan yang suruh dan sertai aku ke mana pun aku pergi... Hmmm...

Kiranya hari ini menjadi hari permulaan bagi petualangan Mimi Imut selanjutnya, yaitu petualangan hidup yang bermakna bersama Roh Kudus, Rohnya Tuhan Yesus sendiri. Mari... Roh Kudus, kita sama2 maju dan berjibaku demi kerajaan sorga yang mulia... Demi nama Yesus aku mau hidup, haleluya... amin!!!!!!!

Selasa, 18 Desember 2007

Pernyataan Hari Ini

Sentrup... sentrup... aku pilek... nggak bisa nyium aroma makanan yang enak2 sehingga agak mengurangi nafsu makanku... Lumayanlah buat mbantuin diet.... hehe... Sakit kok buat nyari kesempatan... nggak tahu nih siapa yang bertanggung jawab menulariku dengan flu berat (berat karena sempat demam tapi untung nggak pakai pusing), untung bukan flu burung... Kalau flu burung, terus aku harus menutup usia sedemikian cepatnya, itu malah lebih enak ding... aku nggak perlu repot2 mikirin hidup yang makin hari makin amburadul dan nggak jelas karena dunia yang kutinggali ini dah semakin tua... tua renta atau tua bangka... bahkan konferensi PBB pun sekarang menyoroti masalah global warming yang sebelumnya hanya merupakan pengetahuan bahan pelajaran anak sekolah... Hmmm... manusia, manusia, baru bertindak kalau sudah kena batunya, begitu kata seorang dosenku dulu waktu aku masih kuliah S1. Kuliah? Hehe... begini2 aku dah lulus S1 lho, meskipun dengan pertolongan ekstra dari Tuhan melalui ibuku yang malah harus berjibaku untuk menolongku lulus atau lolos dari lubang jarum skripsi. Sebenernya malu juga sih, kok sampai dibantuin ibuku sendiri, tapi yah... mau bagaimana lagi... semua sudah terjadi dan demikianlah hasilnya... pas2an, tapi memang sesuai dengan kondisiku yang sebenarnya. Kupikir aku bakalan lolos dengan mengejar sesuatu yang mungkin aku senangi, tapi ternyata tidak juga... Tuhan lagi2 kembali menarikku setelah sekian lama aku beristirahat untuk menenangkan pikiran, tubuh dan jiwaku, dan aku telah siap kembali untuk berjuang antara hidup dan mati di dunia profesi sebagai kelanjutan dari pendidikan S1 yang kutempuh... Walaupun menurut kacamata dunia aku ini pecundang, orang gagal, yang telat sekitar 2 tahun, aku akan tetap maju demi nama Tuhanku yang mulia, Yesus Kristus, dan demi kerajaan Allah yang kucari dan kurindukan... hoho... kliseeee, banget, tapi nggak pa pa deh, daripada aku tertelan dalan pesimisme yang amat sangat negatif... Lebih baik terdengar klise tapi jujur daripada terdengar keren tapi cuma ngikut2 arus... Yah, it's me, saudara2... Mimi imut yang untuk selamanya akan tetap imut di hadapan Tuhan, Allah Bapa yang maha mulia, yang telah sedemikian rupa baiknya terhadapku sehingga sampai detik aku menuliskan tulisan ini aku tetap hidup dalam kondisi yang cukup prima... Ya, aku Mimi Imut, yang kembali mengejar hadirat Tuhan dan merindukan karuniaTuhan yang teramat sangat mulia itu... Mimi Imut yang selalu penasaran dengan apa yang Tuhan sedang kerjakan saat ini... Mimi Imut yang tidak pernah puas dengan kondisi rohaninya saat sekarang karena percaya bahwa ini bukanlah akhir atau kesudahannya... Pokoknya, Mimi imut akan terus berjuang dan berusaha sampai kepada kekekalan, sampai Tuhan Yesus datang kembali sebagai Raja yang memerintah surga dan bumi... sampai selama-lamanya... Demikianlah pernyataan Mimi Imut hari ini... Kapan2 akan Mimi imut sambung lagi dengan cerita2 atau curhat2 yang mungkin penting mungkin nggak penting... Haleluya... Maranatha.... amen!!!!!!!

Peneguhan dan Bersenang-senang di Samarinda

Lagi di Samarinda nih... kena flu, pula... tapi thank God, aku merasa banyak mendapat berkat di sini... yang terutama dan yang pertama adalah berupa peneguhan dari Tuhan yaitu supaya aku mengambil profesi kedokteran saja, jangan yang lain! Wow, langsung tepat ke sasaran! Alasannya panjang dan lebar (jadi luas donk), tapi intinya aku dapat. Profesi dokter di Indonesia adalah profesi yang sangat dipandang orang dan melalui profesi itu, Injil Kerajaan Allah dapat tersebar luas dengan efektif dan efisien (terutama di Indonesia). Peneguhannya melalui seorang hamba Tuhan bernama Pak Didik yang dikenal baik oleh tanteku, Tante Ika, yang tinggal di Samarinda. Prosesnya keren deh... Sebelumnya, Tante Ika ada masalah dengan keluarganya terus ditolong dengan ajaib melalui hamba2 Tuhan yang bisa2nya datang karena ada koneksi dengan tetangganya Tante Ika. Terus bersamaan dengan berjalannya waktu, Tante Ika semakin bertumbuh roh dan jiwanya dalam Tuhan seiring dengan permasalahan yang dialaminya (masalahnya lumayan berat lho...). Aku yang denger ceritanya Tante Ika saja sampai antusias dan bersemangat kembali kok untuk berdoa dan mendekat sama Tuhan lagi. Kayaknya semuanya dah disiapin sama Tuhan dengan sedemikian rapinya sehingga saat mendengar suara Tuhan (melalui hambaNya) aku nggak memberontak lagi tapi dengan rendah hati dan taat mau menerima dan mengujinya lewat doa. Hmmm... terdengar klise? Mungkin.... tapi nope. aku serius... mungkin aku terdengar bodoh, tapi biarlah aku terdengar bodoh karena yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya daripada yang pintar menurut manusia... amin...
Di Samarinda ini aku belajar banyak hal baru yang memperkaya batin dan wawasanku terutama pelajaran kerendahan hati dan keintiman (dengan Tuhan). Untuk yang ini, aku ceritakan lain kali saja karena aku masih belum bisa menjabarkan secara runtut saat ini apa saja yang sudah kualami. Gara2 Speedy ngadat (di mana2 ngadat, nggak di Jogja nggak di Samarinda), aku jadi nggak bisa nulis blog, chatting, sama cek email. Sedih gak sih? Nggak donk, kan Tuhan dah sediakan gantinya.... yaitu dengan main2 sama sepupu2ku yang lucu2... hehe... Sekali lagi thank God, aku merasa senang sekali dan nggak rugi pergi ke Samarinda lebih dari dua minggu... Haleluya... amin!!!!!!!