Sabtu, 30 Agustus 2008

About Gita

Aku sedang memikirkan salah seorang temanku, yang sampai saat ini aku anggap sebagai sahabatku... teman yang nggak sekedar lewat aja, teman yang telah meninggalkan jejaknya dengan begitu manis dan dalam... namanya Gita... aku lupa nama panjangnya... saat ini dia sedang ada pergumulan yang cukup berat... yaitu tentang masalah masa depannya... dia pingin kuliah tahun depan, tapi kesulitan dalam hal beaya... aku sedikit banyak tahulah gimana kondisi keluarganya karena aku pernah mengacau di sana... kacau yang teramat sangat kacau... tapi saat aku baca blognya Gita di friendster barusan, aku kembali terhenyak dengan apa yang dialami dan dirasakannya... aku pingin membantu... tapi apa ya yang bisa aku lakukan? Hmmm, pertama-tama dan yang terutama, aku bisa berdoa buat Gita terlebih dahulu...

Yuk, berdoa bersama-sama denganku...

Bapa, aku saat ini mau berdoa buat teman, sahabat, dan saudaraku Gita... saat ini dia sedang ada beban yang mungkin membuatnya merasa tertekan atau sedih dan bingung... sayang aku nggak ada di dekatnya secara fisik... aku baru bisa mendoakannya saat ini... Bapa, aku siap untuk membantunya kapan pun Gita membutuhkan bantuanku... tolong beri aku hikmat supaya aku bisa menjadi orang yang tepat pada saat yang tepat dan di tempat yang tepat untuk sahabatku ini... berkati Gita, Bapa... demi nama Tuhan Yesus aku berdoa dan mengucap syukur... haleluya... amin...

Yah, baru itu yang bisa aku lakukan buat sahabat terkasih yang telah lama nggak pernah kutemui ini lagi... Tuhan, tolong deh kalau tiba waktuMu, pertemukan aku dengan Gita kembali ya.... makasih...

Aku Pingin Kenal Grace Suryani, Tuhan...

Aku bingung mau nulis yang mana... dalam hati dan pikiranku saat ini ada banyak hal yang menyenangkan yang sangatlah sayang untuk dilewatkan begitu saja... masalahnya, aku bingung mau nulis yang mana duluan... karena itu, dengan sedikit nekad, aku mulai saja nulis apa pun yang melintas di kepalaku saat ini... mohon maaf kalau tulisannya hanya berisi sampah atau hal2 yang tidak berguna bagi anda yang membaca...

hmmm... mulai dari mana ya? Oke deh... mulai dari yang satu ini... aku habis beli bukunya Grace Suryani yang terbaru yang berisi tentang pengalaman imannya saat ia kuliah di China... aku sangat suka dengan tulisan2 Grace karena bahasanya yang membumi dan tidak berkesan menggurui... Tuhan emang hebat karena telah menciptakan dan membentuk seorang pribadi bernama Grace yang telah menjadi berkat dan anugerah sedemikian rupa bagi banyak orang, termasuk aku... jujur, pertama kali baca tulisannya Grace, aku merasa iri dan sombong karena merasa bahwa aku nggak kalah dari Grace... aku juga bisa menulis seperti ini, pikirku... tapi lambat laun, aku menyadari bahwa aku salah... ada sesuatu yang membuat tulisan Grace bisa sedemikian hidup dan kaya makna... yaitu, Grace menghidupi apa yang ditulisnya, jadi nggak sekedar asal omong... Grace menulis apa yang sudah dialaminya... berbeda denganku yang sering menulis hal2 nggak mutu dan terlalu jauh diawang-awang... hehe...

Waktu berjalan, musim berganti, yang tadinya iri sama Grace sekarang lambat laun berubah menjadi kagum dan salut... kagum akan konsistensi Grace dalam menulis dan hidup dalam Tuhan... salut akan keberhasilannya melahirkan buku2 yang laris dibeli dan dibaca orang... yang tadinya meremehkan berubah menjadi mengakui kehebatan Tuhan dan menyadari bahwa Grace emang keren... hehe, ngomongnya jadi ngelantur gini... singkat cerita, Mimi imut yang tadinya memandang sebelah mata pada sosok Grace yang belum pernah ditemuinya itu, sekarang ingin sekali untuk menjadi salah seorang temannya... bukan teman yang sekedar lewat terus dilupakan begitu saja, melainkan teman yang bener2 teman... teman sejatilah istilah kerennya... kalau Tuhan Yesus mengizinkan, pasti nggak ada yang mustahil... hehe... jadi, aku mau berharap saja supaya Tuhan Yesus mengatur gimana caranya supaya aku bisa kenal Grace dari jarak yang lebih dekat... selama ini kan aku terpisah sejauh buku yang kupegang... hehe...

Sorry kalo kebanyakan hehe... dan sorry pula kalau isinya dangkal dan tidak bermutu... hehe...

Happy Puppy, I am coming again... soon...

Haleluya... aku mau membagikan satu sukacita tersendiri yang aku rasakan saat ini... akhirnya, Tuhan kasih aku ide yang brilian... ide untuk membangun kembali mezbah keluarga yang sudah sejak lama aku dan ibuku rindukan... lepas dari bapak yang nggak pernah menampakkan kerinduannya untuk bersekutu bersama menyembah Tuhan, aku bersyukur banget hari ini karena ya itu tadi, dapat ide yang keren untuk mengajak bapak supaya senang menyembah dan memuji Tuhan bersama keluarga... nggak cuma pas di gereja atau pas ada acara rame2 aja... thanks to kelompok K3M yang Tuhan kasih, yang bener2 keren, yang punya ide untuk berkaraoke ria setelah selesai K3M di Happy Puppy, sehingga aku tahu bahwa ada lagu2 rohani Kristennya juga di sana... semuanya emang nggak kebetulan, semuanya emang serba pas dan tepat... thank God, You Are so creative... makasih Bapa, Engkau sungguh cerdik... terima Kasih Roh Kudus, Engkau sungguh tulus... Terima kasih Yesus, Engkau sungguh baik... aku bangga punya Allah seperti Engkau...

Aku bersyukur banget buat kelompok K3Mku yang lucu2 dan keren2... aku bisa belajar untuk ngomong di depan umum... aku bisa belajar untuk berani menjadi diriku apa adanya... aku belajar banyak deh... makasih sekali lagi, Bapa, buat kelompok K3M di mana aku Engkau tempatkan ini... tempat dan waktunya sungguh tepat, nggak terlambat dan nggak terlalu cepat... Engkau juga Allah yang sabar, yang selalu setia menungguku sampai aku benar2 telah belajar dan bertumbuh dalam suatu hal dengan baik dan benar... Terima kasih untuk kesabaranMu itu... Terima kasih juga buat seorang penulis dan anakMu yang bernama Grace Suryani yang telah menjadi inspirasiku selama ini... aku belajar banyak dari kehidupannya yang telah dituliskannya itu... berkati dia, Bapa... berkati dia... dan kalau boleh, aku ingin menjadi temannya... itu aja keinginanku... hehe... ngareeeep, aja, kalau Umai bilang... yah, berharap yang baik dan kudus dan mulia itu kan sah2 aja... iya kan? Hehe...

Sekali lagi, haleluya... Thank God, You Are so good to us!!!

Jumat, 29 Agustus 2008

Semangat! Banzai!!!

Akhirnya, terlalui juga enam minggu di Kalibawang... stase K3M yang sangat mengesankan... pengalaman berharga yang tak terlupakan... aku bersyukur bisa mengenal Ita, Umai, Esti, dan Zafran... dalam hatiku aku berdoa bagi keselamatan jiwa mereka... mereka adalah teman2 terbaik selama aku berada di Kalibawang...
Yang tak terlupakan selama di Kalibawang... bagaimana kami sama2 bersenang-senang... bagaimana kami menghabiskan waktu2 yang ada dengan canda tawa... bagaimana kami pergi ke puskesmas dengan pengalaman yang masih minim... bagaimana kami harus bersusah payah menyelesaikan tugas2 yang menumpuk... benar2 kelompok terbaik dan terkompak yang pernah aku punyai...
Hari ini aku mau melanjutkan acara keakraban kelompok K3M dengan berkaraoke ria di Happy Puppy... seharusnya kemarin siang acaranya, tapi berhubung kemarin ada acara post test dadakan sama Pak Hari, jadilah kami mengundurkan rencana yang telah kami susun dengan matang ini :p... Itulah kelompok kami, baru bisa semangat dan serius saat merencanakan hal2 yang nggak penting dan bermakna secara akademis... begitu tiba saatnya untuk mikir laporan penelitian, satu per satu, kecuali Ita, akan jatuh tertidur atau nggak konek aja kalau diajak berdiskusi... hehe... Sayang, hari ini nanti Ita nggak bisa ikut karena katanya lagi masuk angin... semoga nggak terkena malaria, habisnya kami nggak tuntas sih profilaksisnya... padahal kamilah yang memberi penyuluhan kepada masyarakat untuk taat minum obat, ternyata kami sendirilah yang tidak taat minum obat...
Sudah ah berkami-kami ria... sekarang saatnya untuk siap2 mau berangkat menjemput teman2... Yosh!!! Banzai!!!

Minggu, 24 Agustus 2008

Selayang Pandang ke Masa Depan

Setelah aku nggak lagi berminat untuk menjejakkan langkahku ke bagian kedokteran jiwa kelak, hari ini aku kembali melirik dan melongok sejenak ke masa depan... aku tertarik untuk ikut terlibat dalam bidang sosial kemasyarakatan... aku memang nggak gitu tertarik untuk terjun dalam hal klinis karena satu dua alasan... salah satunya aku nggak tekun belajar, mungkin belum ketemu aja jurus yang ampuh... tapi tadi sore, waktu ngobrol2 sama ibu, aku sepertinya kembali ditarik untuk menuju kepada ilmu kesehatan masyarakat... aku diingatkan bagaimana dulu waktu kuliah aku sempat dapat nilai A, "mengalahkan" Yiska yang dapat nilai C, untuk nilai IKM... terus nilai statistikaku juga A... meskipun metodologi penelitianku sekarang kacau balau, setidaknya aku punya potensi untuk menggeluti bidang penelitian kesehatan masyarakat... apalagi track record penelitianku selama ini selalu berhubungan dengan nyamuk dan penyakit tropis seperti DBD dan malaria... aku pun berpikir-pikir bagaimana seandainya aku mendalami IKM dengan sungguh2 dan bagaimana kalau aku melanjutkan belajar di sana setelah aku lulus jadi dokter nantinya... Ke depannya, aku pingin terlibat dengan YEU atau YAKKUM yang berhubungan dengan masalah disaster atau kesehatan masyarakat... dengan kata lain, aku tetap menjadi dokter tapi bukan tipe dokter yang memegang pasien secara langsung... hmmm... gimana ini, Bapa? Gimana ini, Tuhan Yesus? Gimana ini, Roh Kudus? Setujukah Engkau dengan apa yang kupikirkan ini?

Yang perlu kulakukan adalah menguji semua ini, apa benar ini semua dari Tuhan... terus sambil berdoa, aku juga sungguh2 belajar ilmu2 kedokteran selama koas ini dan terutama khususnya ilmu yang kudapat di IKM nantinya... kita lihat aja bagaimana kelanjutannya nanti... Yang jelas, kalau saatnya tiba, ingat2 akan hari ini... ingat2 akan tulisan ini... supaya aku nggak seperti kacang yang lupa pada kulitnya... supaya aku nggak bingung2 atau hilang arah lagi...

So, don't miss it!!!!

Peduli dan Konsisten

Hari ini aku belajar tentang dua hal, yaitu tentang PEDULI dan KONSISTEN... aku seolah seperti mendengar Roh Kudus berbicara dengan lembut supaya aku membangun sikap peduli sedikit demi sedikit supaya pengetahuanku akan kebenaran bertambah... sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit... dan di atas bukit itulah Tuhan Yesus akan menyatakan kemuliaanNya seperti yang dulu pernah dilakukanNya di hadapan ketiga murid terdekatNya... di atas bukit itu pula Tuhan Yesus mengajar banyak orang dan banyak orang yang akan terberkati oleh kuasa pengajaranNya... Aku pun perlu menumbuhkan sikap konsisten akan hal2 baik yang sudah seharusnya aku lakukan karena aku anak Tuhan... karena ada Roh Tuhan di dalamku, maka aku harus berupaya sedemikian rupa supaya kebaikan Tuhan itu nyata melalui hidupku sehingga orang lain dapat melihat bahwa Tuhan itu sungguh nyata...

Hari ini sikap PEDULI dan KONSISTEN itu sudah kumulai dengan hal2 sederhana yang ada dalam jangkauan pengaruhku... sederhana saja, yaitu dengan menyapa orang yang baru kukenal terlebih dahulu, menjawab obrolan orang lain dengan ramah, bersikap ramah dan sopan terhadap orang yang belum kukenal, mengucapkan terima kasih kepada orang yang sudah membantuku, dan membantu ibuku tanpa ada nggresula dalam hati...

Kiranya Tuhan Yesus tersenyum bangga melihat apa yang aku lakukan ini karena aku melakukannya demi Beliau yang sangat mencintaiku dan sangat kucintai... hehe... keren nggak bahasan di atas?

Jalan2 sambil Ngobrol bareng Ibu Sore Ini

Hari ini sangatlah berkesan bagiku... aku menghabiskan waktu secara efektif dengan kegiatan yang bermakna... yang paling berkesan adalah acara jalan2 sore naik mobil escudo bareng ibu keliling ringroad timur... yang membuatnya berkesan bukanlah matahari senja yang indah, bukan pula pemandangan kiri kanan jalan yang beraneka warna, melainkan acara ngobrol2 sama ibu... obrolannya sangatlah berisi dan penuh dengan makna... aku yang sharing masalah pergumulanku yang berkisar antara masalah kuliah, tentang akunya yang kesulitan ngomong, dan tentang prospek masa depan... ibuku yang kasih nasihat2 yang membangun dan berbagi pengalaman hidupnya yang sarat akan romantika dan dinamika hidup bersama Tuhan... meskipun kami jarang membicarakan tentang Tuhan, dalam hatiku aku bersyukur banget karena aku bener2 bisa merasakan bahwa Tuhan Yesus hadir saat aku dan ibuku ngobrol2... karena seperti apa kata firman Tuhan bilang, di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama Tuhan, di situ Tuhan hadir bersama-sama dengan mereka... hari ini, sore ini, bener2 amazing... aku kembali bisa menatap hari2 depanku dengan tersenyum tenang, nggak ada lagi kekhawatiran ataupun ketakutan... ibuku ngasih tips2 belajar dan gimana caranya menikmati hidup yang diberikan Tuhan dengan gagah perkasa (pinjem istilahnya pak susilo di kalibawang).

Pokoknya hari ini bisa dibilang hari yang mak nyusss... sehabis dari gereja aku sama ibu ada latihan paduan suara sangkakala, terus kami sama2 creambath di salon Ruth... pulangnya belanja dulu di superindo, terus jalan2 keliling ring road itu tadi... aku cuma bisa bilang, thank God, You Are good... makasih buat ibu terbaik yang aku punya ini... berkati ibuku, Bapa, berikan umur yang cukup untuk melepaskanku menuju kepada kedewsaan yang sejati... demi nama Yesus aku berdoa dan mengucap syukur, haleluya... amin...

Jumat, 22 Agustus 2008

yang harus dilakukan dengan segera

Mimi : Bapa, aku mau bicara nih...
Bapa : Boleh... silakan, Aku selalu mendengarkanmu kok...
Mimi : Bapa, kenapa ya aku selalu begini? Aku selalu pasif dan nggak tahu harus ngomong apa... Omonganku sering nggak bermakna... aku nggak tahu harus bagaimana nih, Bapa...
Bapa : Sebenarnya bukannya kamu nggak tahu, Mi, tapi kamu yang bersikap tidak mau tahu...
Mimi : Yah, itu pun aku tahu, Bapa...
Bapa : Ada perbedaan yang besar antara tahu dengan tidak mau melakukan apa yang diketahui...
Mimi : Arrrrrgh, aku tahu juga, Bapa... aku hanya merasa nggak punya daya dan upaya untuk melakukan hal yang seharusnya...
Bapa : kamu memang nggak punya kekuatan, Mi, tapi bukankah Aku sudah kasih kamu Roh Kudus?
Mimi : iya, bukan karena kuat maupun gagahku tapi oleh karena RohMu
Bapa : mendekatlah padaKu dan tinggallah di dalamKu selalu, Mi, maka kamu akan berbuah... kamu nggak akan bisa apa2 kalau kamu menjauh dariKu...
Mimi : oke deh, Bapa... aku mau datang ke hadiratMu sesering yang aku bisa...
Bapa : Nah, itu baru benar... apapun keadaanmu, tetaplah datang mendekat padaKu...
Mimi : iya, Bapa, aku akan mengesampingkan rasa minder dan rasa nggak layak yang nggak pada tempatnya itu karena aku sangat sangat memerlukanMu...
Bapa : itu baru anakKu...
Mimi : trima kasih, Bapa... buat jawabanMu yang sangat menghiburku...

Hal2 Penting dan Berharga Hari Ini

Sebelum aku ngantuk dan tertidur, aku mau menuliskan sebentar hal penting yang aku pelajari hari ini... Lagi2 aku dihadapkan dengan musuh lamaku, yaitu kepasifanku yang tiada taranya itu. Kali ini yang menyatakan bahwa aku harus segera berubah adalah dosen pembimbing fakultasku yang terhormat, Bapak Haripurnomo (Setelah sebelumnya disampaikan oleh yang terkasih mbak Sari Gedhe, terus Bu Ratna, sama yang terakhir Bu Nurfifi). Dengan sangat lemah lembut namun tepat sasaran, beliau memberikan nasihat yang memang perlu aku dengar dan laksanakan dengan segera. Karena jika tidak sekarang, kapan lagi? Selain itu, jika aku menunda-nunda merubah diriku, di masa yang akan datang pasti aku akan dihadapkan kembali dengan masalah yang sama ini dan dengan intensitas yang lebih besar lagi... Dulu waktu SMA kan aku sudah pernah menghadapi masalah ini di Rohkris... sampai kebawa-bawa ke persekutuan yang lainnya... dan sampai mahasiswa juga... sebenarnya inilah akar permasalahanku yang sesungguhnya... Aku terlalu pasif dalam berbicara... Gampang ngomong akan hal ini, tapi susah implementasinya. Gampang memikirkan masalah ini dan mensimulasikannya dalam pikiran, tapi susah mewujudkannya dalam perbuatan yang nyata. Aku sadar akan masalah ini, tapi aku kok belum bisa juga keluar dari masalah ini ya? Letak kesalahanku ada di mana ya? Aku harus bagaimana ya? Hmmm... Let me think for a moment...

Setelah dipikir-pikir sebentar, ini bukanlah kesalahan siapa2... bukan salah Tuhan, bukan salah orang lain, dan bukan pula salahku sendiri... nggak ada yang bisa disalahkan karena nggak ada yang salah... kalau nggak ada yang salah, yang ada apa dong? Hidup ini bukanlah melulu berisi benar dan salah saja... pasti ada ruang di mana di dalamnya kita bebas mengutarakan diri sendiri, mengekspresikan diri sendiri, tanpa dijustifikasi ke dalam benar atau salah... bukan salah Tuhan menciptakanku sedemikian rupa sehingga aku menjadi aku yang sekarang... bukan salah orang tuaku yang mempunyai pola asuh tertentu sehingga aku menjadi seperti ini... dan bukan pula salahku sendiri mengapa aku berada di posisi seperti sekarang ini... mmmm, tunggu sebentar... mungkin ada sih salahku, aku salah memilih untuk menjadi diriku yang demikian... masalahnya, bagaimana aku yang sudah terbiasa dengan diriku yang pasif selama beberapa waktu lamanya ini bisa berubah hanya dalam waktu satu minggu? Bagaimana ya? Aku harus bagaimana ya?

Yang aku tahu, aku sudah melihat bagaimana teman2ku bersikap, berbicara, dan bertindak... aku ingin sekali mencontoh mereka... tapi sepertinya aku tidak berdaya untuk melangkahkan kakiku dan mengayunkan tanganku... antara otak dengan anggota tubuhku seperti ada jarak yang membentang dan jauh sekali... aku ingin melakukan yang benar, aku ingin aktif, tapi anggota tubuhku menolaknya dan tetap berada dalam kepasifan yang menyebalkan itu... sama seperti yang ditulis oleh rasul Paulus dalam Roma 7, saat aku ia ingin melakukan yang benar, yang jahatlah yang dilakukannya... sungguh membuat frustrasi... terus bagaimana donk? Ternyata, di Roma 8 ada jawabannya... yaitu hidup oleh Roh, dan bukan oleh daging... eh, benar gak sih? Jangan2 aku ketuker-tuker baca ayatnya... hmmm... sepertinya aku perlu untuk baca2 lagi deh kitab Roma... sekalian dengan penafsirannya... tapi buang2 waktu gak ya? Sementara aku masih harus menyelesaikan tugas2 laporan individuku itu, sekalian menghapus kopi paste yang bikin malu aja... ah, hari ini aku mendapatkan banyak pelajaran berharga nih... aku tidak boleh melupakan begitu saja... nggak boleh melewatkan begitu saja tanpa merefleksikannya dengan baik dan bijak...

God, help me please... jangan sampai aku lupa akan hal2 berharga yang aku dapat hari ini...

Senin, 18 Agustus 2008

Hari Ini Jam 12 Siang

Hari ini, jam 12 siang teng, aku memenuhi janji temuku dengan Tuhan Yesus... karena kesulitan merangkai kata dalam doa di hati, aku menuliskannya dalam buku harian merah rahasiaku yang hanya aku dan Tuhan saja yang tahu isinya apa aja... karena emang isinya top secret... sangat bahaya kalau sampai ketahuan sama orang yang nggak bertanggung jawab... Dalam buku merah, aku menuliskan doaku buat bangsa dan negara Indonesia ini, bangsa yang besar tapi sangat suka lupa akan sejarahnya sendiri sehingga kebesarannya sering berubah menjadi kutuk dan bukannya berkat... dalam doa itu aku cuma mengutarakan apa yang aku ketahui dan aku rasakan terhadap bangsa ini... nggak sampai bercucuran air mata sih doanya... semoga juga nggak terlalu klise atau lip service doang... Entah apa yang sedang terjadi di atmosfer negeri ini jam 12 tadi siang saat banyak anak Tuhan yang terpanggil hatinya sungguh2 berdoa buat bangsa dan negara ini... pasti doanya pun macam2... ada yang sedih, hancur hati, marah, senang, sukacita, dan lain sebagainya... yang jelas, doa yang dinaikkan dengan sungguh2 itu besar kuasanya, apalagi ada semacam kesepakatan di dalamnya... kali ini selain sepakat waktunya yaitu jam 12 siang, kemungkinan juga sepakat isi doanya, yaitu untuk kesejahteraan bangsa Indonesia dan negeri ini di mana Tuhan telah menempatkan anak2Nya secara khusus dan bukan secara kebetulan... Tahu nggak, katanya sih atmosfer Indonesia terasa sejuk banget tadi siang... langit berawan dan seperti mau hujan... mungkin Tuhan sedang menahan rasa harunya karena anak2Nya pada serius berdoa buat pemulihan bangsa ini... atau seluruh penghuni surga sama2 terhenyak seketika melihat banyaknya anak Tuhan yang berlutut berdoa dalam keheningan ataupun suara keras menyerukan pertobatan yang sungguh2... Apa pun yang terjadi antara surga dan bumi, aku percaya bahwa hari ini sesuatu yang besar dan dahsyat sedang terjadi meskipun aku belum merasakan apa2... aku bersyukur karena aku setidaknya ikut terlibat dalam kegerakan yang sederhana ini... meskipun aku nggak punya komunitas untuk berbagi, belum, aku akan tetap setia berdoa bersama Roh Kudus... kepada Bapa, dalam nama Tuhan Yesus... Yeah... ini adalah salah satu alasan utama kenapa aku hidup... aku hidup untuk berdoa dan untuk menyaksikan kemuliaan Tuhan dinyatakan di muka bumi di mana aku ada ini...

Yah, omongan ngalor ngidul ini semoga dapat memberkati siapa saja yang membacanya dan tidak menimbulkan kerusuhan bagi siapa saja yang nggak sengaja membacanya... hehe... Shallom alaehim... Salam damai sejahtera dalam kasih Kristus... Haleluya!!!

Minggu, 10 Agustus 2008

Tuhan, Aku Ingin Bicara...

Tuhan, aku ingin bicara... aku ingin ngobrol denganMu... tapi aku nggak tahu harus mulai dari mana... Izinkan aku untuk mulai menyapaMu terlebih dahulu... Bapa, aku merasa nggak layak... aku malu sekali dengan keadaan diriku yang miskin, buta, dan telanjang ini... aku masih juga belum beranjak dari tepi jurang kemiskinan... padahal aku nggak ingin terjatuh di dalamnya, karena sekali terjatuh, akan sangat sulit untuk bangkit kembali... aku tahu sudah seberapa dalamnya aku terperosok hingga keadaanku jadi sedemikian menyedihkannya... aku bukan lagi Mimi si jenius, Mimi si pemberani, atau Mimi si hebat... aku cuma Mimi, ya... cuma Mimi... aku nggak punya apa2 lagi yang bisa kubanggakan, Bapa... aku takut semuanya akan Kau ambil karena aku tidak punya apa2... tapi aku nggak mau menyerah, Bapa... aku mau berusaha... aku mau bangkit... aku mau sembuh... aku mau berjalan lagi... aku mau berikhtiar... aku nggak mau jadi fatalis untuk selamanya... bisakah Engkau menolongku, Bapa? Maukah Engkau menolongku? Aku memerlukanMu saat ini... aku sangat lemah dan rawan untuk jatuh, Bapa... aku memerlukan tanganMu yang menopangku untuk sekarang dan seterusnya...

Ini aku, Bapa... aku mau kembali lagi kepadaMu... aku mau menghadapi raksasaku dan memenuhi panggilanMu seberapa sulitnya itu... aku nggak bisa berjanji apa2, Bapa, karena aku takut nggak bisa menepatinya... aku cuma mau datang kepadaMu dengan segala yang ada padaku... terimalah hidupku ini sebagai persembahan yang hidup, Bapa... dan mampukan aku untuk menjadi sepertiMu, Yesus...

Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa dan mengucap syukur... Haleluya.... amin...

Minggu ketiga di Kalibawang, sedang menerawang...

Minggu ketiga terlalui sudah... K3M yang menyenangkan dan "menyenangkan" di Kalibawang... aku masih harus lebih banyak belajar nih karena semakin nyata saja bahwa aku masih di alam mimpi... aku masih belum kompeten, sangat2 belum kompeten... dan hal ini membuatku malu bukan kepalang... aku jadi malu untuk ketemu dan ngobrol2 lagi sama Tuhan... aku jadi malu kalau mau menuliskan sesuatu... rasanya ada gap yang sangat besar antara tulisan dengan kehidupanku di alam nyata... apa aku kebanyakan bermimpi ya? Entahlah... aku ingin menyetop keluh kesah ini dan menggantinya dengan pengharapan2 hatiku... let's go...

Hari Minggu ini aku ada jadwal ngiringi jam empat sore... senangnya hari ini libur latihan paduan suara sehingga aku punya banyak waktu untuk melakukan hal2 lain... tapi first thing yang harus aku dahulukan adalah untuk keperluan penelitian bersama di K3M... aku harus belajar lagi tentang biostastistika dan metodologi penelitian... kemudian masih ada topik malaria yang harus kukuasai... belum lagi ada tugas individu yang masih belum aku buat... padahal waktunya tinggal tiga minggu lagi... sanggup nggak ya aku?

Besok Senin sudah harus berangkat lagi ke Kalibawang karena ada acara rapid assessment nih... jadinya hari ini bener2 nggak bisa bersantai dengan maksimal... tapi ini semua demi Tuhan, demi kemuliaanNya, dan demi perkembanganku sendiri... aku sedang belajar untuk melakukan segala sesuatu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia... aku harus selalu mengingat hal ini supaya aku nggak tergelincir dalam sikap masa bodoh yang ceroboh itu lagi... Meskipun berat dan rasanya sulit, aku akan terus mencoba... ku tak akan menyerah pada apapun juga sebelum kucoba semua yang kubisa... sekalipun tak seorang mengindahkanku, kutahu Tuhan tak pernah membuangku... yeah, I will do it... I am doing it... God help me please...

Hari2ku memang berat, tapi ini yang kulakukan... kukatakan dengan iman, hai masalah, aku punya Tuhan yang besar!!! Yosh!!! Haleluya!!! Maranatha!!! Amin!!!

Senin, 04 Agustus 2008

Senin Menyenangkan

Hari ini adalah hari yang sangat berkesan dan menyenangkan buatku... Tadi pagi sampai siang aku habiskan dengan mengerjakan proposal penelitian bersama dengan teman2 kelompok K3M di perpus... nggak banyak yang bisa aku lakukan, aku cuma ngetik2 aja, didikte sama si Umai... ternyata aku memang perlu belajar lebih lagi... terus nggak jadi ada bimbingan sama Pak Haripurnomo karena beliaunya sedang ada rapat sampai jam tiga... Maka setelah selesai mengerjakan tugas, aku dkk makan2 di kantin dekat audit II... makan pecel, makanan terenak menurutku... Habis itu aku minta dijemput sama Yoyo... pulangnya pun nggak langsung pulang tapi muter2 dulu di jalan... Sesampainya di rumah, aku menghabiskan waktu dengan baca2 komik... Nggak tahunya si Yayan main ke rumah... seperti biasanya, minta diajarin bikin PR... sekalian aja aku tunjukin komik Tuhan Yesus ala Jepang yang baru saja aku beli kemarin di TPK... Seneng deh liat Yayan antusias baca tuh komik... hehe... habis itu aku tidur dari sore sampai sekitar jam enam atau setengah tujuh... Jam segitu si Aditya Nugraha Arisada datang sesuai dengan janjinya kemarin... Dia datang menawarkan produk makanan organiknya... aku terima saja sekalian ngobrol2 ke sana ke mari... Rasanya seneng banget bisa ngobrol sama teman lama yang lama nggak ketemu...

Intinya, hari ini pun aku merasakan berkat dan penyertaan Tuhan yang luar biasa sehingga mengusir kegelapan dari dalam hatiku... bye bye kekhawatiran... thank you, God... Lord Jesus...

Minggu, 03 Agustus 2008

Minggu Tenang yang Santai

Hari ini aku merasa santai... tadi siang habis perjamuan kudus di gereja... rasanya agak2 ngantuk, entah karena jam tidurnya yang kurang apa karena pengaruh obat... Terus pulang dari gereja mampir dulu ke TPK, beli Manga Mesias, cerita tentang Tuhan Yesus ala komik Jepang... gambarnya keren2 deh... Tuhan Yesusnya cakep banget dan kerasa banget auranya... orang Jepang emang top deh kalau bikin novel grafis... nggak menyesal aku beli bukunya... bisa jadi koleksi yang sangat berharga... aku akan kasih pinjam ke Yayan ah, biar dia nggak takut2 lagi untuk memandang wajah Tuhan dan supaya imajinasinya dapat semakin berkembang sesuai dengan yang Tuhan mau...

Terus habis itu nganterin bapak operasi di Lempuyangwangi... aku, Yoyo, sama ibu pergi ke toko hp sama makan2 di KFC... ada kejadian lucu waktu mau masuk mobil... ibu salah ambil kunci mobil altisnya sehingga ketika dipencet-pencet, mobil innovanya bapak tentu aja nggak bergeming... sempat panik juga, untung aku menyadarkan ibu bahwa kuncinhya salah... hehe... susah ceritanya, nggak biasa cerita sih... Habis jemput bapak, gantian nganter ibu ke salon Ruth terus sama bapak beli buku di Gramedia... mahal banget euy, sampai dua ratus ribuan lebih... yah, yang penting aku dah beli dua buku kecil sebagai bekal koas sama beli komik2 untuk melengkapi koleksiku sama Yoyo...

Hari ini Yiska sms aku, katanya mau tanya2 sama ibu gimana caranya supaya bisa magang di RS Bethesda... Akhirnya satu per satu temanku mulai berdatangan ke Bethesda... mereka pintar2, rajin2, dan cerdas2... sednagkan aku masih merangkak dan sedang dalam proses mengejar ketertinggalan yang sudah teramat sangat jauh ini... Bisa nggak ya aku seperti mereka? Bisa nggak ya? Hmmm... kita akan liat nanti... pokoknya jangan sampai aku menjadi titik kelemahan keluargaku dan keluarga Allah... please God, help me...

Sabtu, 02 Agustus 2008

Pelajaran Berharga

Bapa: Halo, Mimi anakKu sayang...
Mimi: Halo, Bapa...
Bapa: Apa kabar?
Mimi: Baik, thanks ya...
Bapa: Ya, sama2... bagaimana pengalamanmu hari ini?
Mimi: Aku enjoy banget, Bapa... bener2 menyenangkan...
Bapa: Bisa kamu ceritakan sedikit detilnya?
Mimi: Mmmm... gini, aku habis selesai minggu kedua K3M di Kalibawang...
Bapa: Trus?
Mimi: Yah, capeknya nggak kerasa karena ketutup sama senengnya...
Bapa: Kok bisa seneng itu ceritanya bagaimana?
Mimi: Yah, banyak deh... aku seneng karena aku bisa semakin akrab dengan teman2 sekelompokku...
Bapa: Siapa aja tuh?
Mimi: Yah, ada si Zafran yang logat Melayunya lucu banget... terus ada si Ita yang jadi tulang punggung kelompok karena kemampuannya dalam hubungan interpersonal dan komunikasi publik... terus ada si Umaimah yang lucu banget tingkahnya... terakhir, ada si Esti yang pinter banget main komputer...
Bapa: Terus kamunya bagaimana?
Mimi: Yah, aku lebih banyak diem dan mendengarkan karena aku sangat suka mendengarkan teman2ku bercanda dan ngobrol... yah, kadang2 juga ikut menimpali dengan humor2 yang di luar batas kewajaran lah...
Bapa: Hahaha... di luar batas kewajaran bagaimana?
Mimi: Pinjem istilahnya si Zafran, yang tak senonohlah... hehe...
Bapa: Hahaha... terus apa lagi yang membuat kamu seneng, Mi?
Mimi: Akhirnya aku punya sense of belonging juga, Bapa... aku merasa memiliki dan dimiliki oleh kelompok K3M Kalibawang ini... rasanya hangat dan nyaman aja...
Bapa: Good... good... itu baru anakKu...
Mimi: Menurut Bapa bagaimana?
Bapa: Yah, selama kamu terus menerus melekat padaKu sih nggak ada yang patut dikhawatirkan... Percayalah terus padaKu, Mi... Kamu nanti pasti akan lihat buahnya...
Mimi: Mmmm... ok deh...
Bapa: Dan jangan lupakan pelajaran berharga yang kamu dapat minggu ini... langsung dari Roh Kudus...
Mimi: yup... apapun yang aku lakukan, lakukan semuanya itu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia...
Bapa: Bagus... terus lakukan itu ya, Mi... maka semuanya akan ditambahkan kepadamu...
Mimi: Ini yang namanya mencari dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya... iya kan, Bapa?
Bapa: Ya...
Mimi: Thanks, Bapa... You Are so good to me...
Bapa: You're welcome, my dear child...
(Mimi dan Bapa pun semakin asyik ngobrol dalam percakapan dan kata2 yang tak terucapkan, yang hanya bisa dimengerti oleh mereka berdua...)

Minggu kedua di Kalibawang, God is good...

Kalibawang minggu kedua... Setelah seminggu kemudian aku menikmati kehidupan K3M di Kalibawang, aku memperoleh banyak hal yang berharga... Sebagian kecil hal berharga itu berupa 'penemuan'ku akan sesuatu yang bermakna... Aku seperti mendengar suara Tuhan yang ngajari aku untuk memandang segala sesuatu yang aku lakukan itu sebagai ibadah bagi Tuhan... jadi, yang namanya ibadah itu bukan hanya pas lagi kebaktian di gereja atau pas sedang worship alone di kamar, melainkan juga pas aku bareng temen2ku K3M di Kalibawang... Jadi, saat aku di bagian klinis, penyuluhan, maupun sekedar hang out bareng temen2, itu sudah terhitung sebagai ibadah pada Tuhan... yang terpenting dari semua itu adalah bagaimana sikap hatiku saat itu... Kalau aku dapat menkondisikan hatiku seperti saat aku praise and worship di gereja Sabtu sore saja sepanjang waktu, itu baru namanya ibadah yang sejati... Nggak peduli di mana pun, kapan pun, dan dengan siapa pun aku berada, hatiku tetap stay tune di gelombang frekuensinya Roh Kudus, Rohnya Bapa danYesus sendiri... Bukan begitu, saudara2? Hehe...

Yang kedua adalah perlunya aku untuk berani membuka topengku di hadapan teman2 saat ini... Kalau aku ini pada dasarnya suka berdoa dan nulis2 di buku harian, nggak ada gunanya aku berusaha keras untuk menutup-nutupinya... Aku perlu untuk lebih berani lagi menunjukkan identitasku... Aku perlu untuk lebih lagi proaktif menunjukkan kebaikan hati... Nggak ada gunanya bersikap malu2 atau pura2 malu... Sudah saatnya untuk menjadi garam, menjadi terang, dan menjadi jawaban di tempat di mana Tuhan telah menempatkanku...

Yang ketiga, aku sedikit demi sedikit mulai dapat mengakrabi kehidupan koas pada umumnya dan K3M kalibawang pada khususnya... Khusus untuk kelompokku, aku bersyukur karena aku akhirnya menyadari bahwa kelompokku ini merupakan kelompok terbaik yang Tuhan kasih untukku supaya aku bisa bertumbuh... Aku semakin enjoy aja meskipun prosesnya berjalan pelan dan lambat... Kemarin Rabu kami sekelompok jalan2 sampai ke Sendangsono... Bisa dibayangkan? Nggak ada satupun dari kami yang Katholik, tapi kami sama2 enjoy dengan apa yang kami lakukan seharian itu... Pokoknya pergi ke Sendangsono bareng kelompok K3M Kalibawang 2008 itu adalah momen yang benar2 mengasyikkan buatku... thank God, You Are so good... Akan aku tuliskan detilnya di buku harian gedhe ijo sama di dua buku khusus yang sampai sekarang isinya masih rahasia, top secret, itu... Hehe...

Kesimpulannya, aku merasakan benar penyertaan Tuhan selama aku berada di Kalibawang ini... Juga di Kalibawang, tangan Tuhan menuntunku dan tangan kanan Tuhan memegangku... bersama Tuhan aku cakap menanggung segala perkara... Nggak ada yang nggak mungkin bagi Tuhan... Masih banyak yang belum sempat kutuliskan di sini... tapi yang jelas, aku cuma bisa bilang, Tuhan Yesus itu baik banget ya? Setuju? Hehe... Haleluya... Amin!!!!