Selasa, 18 Desember 2007

Peneguhan dan Bersenang-senang di Samarinda

Lagi di Samarinda nih... kena flu, pula... tapi thank God, aku merasa banyak mendapat berkat di sini... yang terutama dan yang pertama adalah berupa peneguhan dari Tuhan yaitu supaya aku mengambil profesi kedokteran saja, jangan yang lain! Wow, langsung tepat ke sasaran! Alasannya panjang dan lebar (jadi luas donk), tapi intinya aku dapat. Profesi dokter di Indonesia adalah profesi yang sangat dipandang orang dan melalui profesi itu, Injil Kerajaan Allah dapat tersebar luas dengan efektif dan efisien (terutama di Indonesia). Peneguhannya melalui seorang hamba Tuhan bernama Pak Didik yang dikenal baik oleh tanteku, Tante Ika, yang tinggal di Samarinda. Prosesnya keren deh... Sebelumnya, Tante Ika ada masalah dengan keluarganya terus ditolong dengan ajaib melalui hamba2 Tuhan yang bisa2nya datang karena ada koneksi dengan tetangganya Tante Ika. Terus bersamaan dengan berjalannya waktu, Tante Ika semakin bertumbuh roh dan jiwanya dalam Tuhan seiring dengan permasalahan yang dialaminya (masalahnya lumayan berat lho...). Aku yang denger ceritanya Tante Ika saja sampai antusias dan bersemangat kembali kok untuk berdoa dan mendekat sama Tuhan lagi. Kayaknya semuanya dah disiapin sama Tuhan dengan sedemikian rapinya sehingga saat mendengar suara Tuhan (melalui hambaNya) aku nggak memberontak lagi tapi dengan rendah hati dan taat mau menerima dan mengujinya lewat doa. Hmmm... terdengar klise? Mungkin.... tapi nope. aku serius... mungkin aku terdengar bodoh, tapi biarlah aku terdengar bodoh karena yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya daripada yang pintar menurut manusia... amin...
Di Samarinda ini aku belajar banyak hal baru yang memperkaya batin dan wawasanku terutama pelajaran kerendahan hati dan keintiman (dengan Tuhan). Untuk yang ini, aku ceritakan lain kali saja karena aku masih belum bisa menjabarkan secara runtut saat ini apa saja yang sudah kualami. Gara2 Speedy ngadat (di mana2 ngadat, nggak di Jogja nggak di Samarinda), aku jadi nggak bisa nulis blog, chatting, sama cek email. Sedih gak sih? Nggak donk, kan Tuhan dah sediakan gantinya.... yaitu dengan main2 sama sepupu2ku yang lucu2... hehe... Sekali lagi thank God, aku merasa senang sekali dan nggak rugi pergi ke Samarinda lebih dari dua minggu... Haleluya... amin!!!!!!!

Tidak ada komentar: