Selasa, 25 Desember 2007

About Ainu, not yet my friend but will be soon...

Speechless... aku nggak tau mau nulis apa tapi yang jelas aku merasa sangat sangat dikuatkan hari2 ini. Mulai dari pergi ke Samarinda sampai pulang kembali ke Jogja, aku tidak lagi merasa seorang diri. Hmmm... yang jadi perhatianku sekarang adalah seorang temanku yang bernama Ainu Amri Tanjung. Aku kasihan sama dia tapi aku nggak tahu gimana cara nunjukin belas kasihanku sama Ainu, soale orangnya sangat sangat fanatik... fanatik yang buta dan sempit... sungguh kasihan, mirip2 denganku yang dulu... God, help me to show him Your mercy Lord, and give me wisdom to get him as Your child... Bagaiamana caranya ya supaya aku bisa dialog sama Ainu tapi akunya nggak kemakan jebakan off side... eh salah, jebakan kemarahan yang nggak kudus... Please God, help me to help Ainu to open his eyes and ears so that he can see and hear You, Lord Jesus... supaya Ainu nggak kemakan kebohongan terus tapi dia dapat tahu dan kenal kebenaran yang sejati yaitu Yesus Kristus yang adalah Tuhan yang layak disembah... aku nggak mau kedengaran klise di sana sini, God, so help me please... In Jesus name I pray... amen...

Masalah Ainu aku serahkan sama Tuhan aja deh, soalnya aku sangat2 bergantung dan mengandalkan Tuhan Yesus untuk hal ini... cuma Roh Kudus yang bisa mengubah hati seseorang yang sudah keras membatu... so, here I am Lord, akan kusampaikan kebenaran dengan lemah lembut sama Ainu, biar dia ngerti sendiri...

Terus, kalo ketemu Yoanito aku akan ceritakan apa yang aku alami dan aku lakukan supaya aku nggak sendirian menghadapi Ainu, tapi aku mendapat dukungan doa dari Yoanito karena doa orang benar jika dengan yakin didoakan besar kuasanya. Aku yakin Yoanito orang benar dan pasti mau mendukungkun dalam doa sehingga aku nggak mati konyol. Tuhan, tolong sucikan motivasiku supaya aku nggak sekedar menggebu-gebu menyampaikan kebenaran tetapi juga dilandasi kasih yang murni karena aku nggak mau lihat Ainu binasa karena kebodohannya. Soalnya aku sadar aku juga orang bodoh sih, makanya sesama orang bodoh dilarang saling bunuh... So, ganbate Mimi!!!

Tidak ada komentar: