Sabtu, 25 April 2009

Saat Sedang Lupa Bagaimana Caranya Ngobrol

Aku sudah lupa bagaimana caranya ngobrol... Aku sudah lupa bagaimana caranya mendengarkan dan berbicara... Aku sudah lupa semua kemampuan dasar untuk berkomunikasi itu... Entah sejak kapan... tiba-tiba saja aku mendapati diriku sebagai seorang yang paling pendiam di antara manusia-manusia yang ada di sekelilingku... bahkan mungkin di antara semua manusia yang ada di bumi... aku mungkin adalah manusia paling pendiam... Tapi anehnya aku tidak merasa bersalah... aku tidak merasa sedih... aku tidak merasa kekurangan... Padahal jika dipikir-pikir, seharusnya aku merasa sedih dan menyesal... Setiap orang yang kujumpai selalu mengatakan bahwa aku ini terlalu pendiam... Apakah mereka merasa terganggu dengan keberadaanku yang selalu diam ini? Bisa ya, bisa tidak...entahlah... aku hanya merasa bahwa aku ini adalah orang yang paling tidak diinginkan oleh siapa pun... sungguh menyedihkan, pathetic kalau orang bule bilang... Tapi mau bagaimana lagi? Apakah aku sedang membutuhkan pertolongan seorang ahli? Atau aku hanya perlu dukungan tulus seorang sahabat... atau seorang teman dekat yang sepertinya sedang langka bagiku akhir-akhir ini...

Duh, Tuhan Yesus, Bapa... tulisan di atas aku tulis untuk menjernihkan isi hati dan pikiranku yang sepertinya sedang mendung akhir-akhir ini... Entah karena musim yang sedang berganti atau karena PMS... aku sungguh tidak mengerti... aku tidak merasa sedih, tidak pula senang... tapi tenang saja, ini berbeda dengan yang kurasakan waktu dulu itu tahun 2002... aku masih bisa mengontrol diriku sendiri... thanks to Holy Spirit and obat yang kuminum secara teratur....

Back to the topic... apa sih yang sebenarnya sedang ingin kusampaikan di sini? Aku hanya ingin mengeluarkan sedikit uneg2ku yang berjibun tertumpuk dan terakumulasi karena aku tidak pernah bisa menyampaikannya kepada siapapun selain Tuhan dan diriku sendiri... aku ternyata memang manusia yang menyedihkan... aku mungkin sedang di ambang kegagalan menjadi seorang teman yang baik... tidak ada yang percaya padaku dan aku pun tidak terlalu percaya pada orang lain... menyedihkan, bukan? I am nobody's child... nobody wants me...

Duh, Tuhan Yesus, Bapa... kalau Engkau sungguh2 membaca dan menggerakkan seseorang atau beberapa orang untuk membaca tulisanku yang acak adut ini, itu sepertinya sudah cukup untuk menghiburku... paling tidak, izinkan aku untuk mengetahui bahwa aku tidak sendirian saat ini... entah bagaimana caranya... rasanya aku sudah bosan dan capek menjadi single fighter terus... aku pingin sekali merasakan bagaimana menjadi seorang sahabat atau teman yang baik, yang bisa dipercaya dan mempercayai dengan tulus... tolong ya... makasih...




Mimi Imut
Saat sedang jernih tapi di ambang kebingungan dan kebuntuan...
sedang menanti secercah harapan...

Tidak ada komentar: