Kamis, 13 Agustus 2009

Bangun Pagi2 untuk Berdoa

Lagi2 aku terbangun dini hari setelah dibangunkan dengan cara tidak biasa oleh Bapa... aku dikasih mimpi yang keren... sampai2 waktu terbangun, aku terdorong untuk berdoa... aku terdorong untuk mendoakan seorang anak kecil yang Tuhan percayakan padaku untuk jadi pasien di ruang Dahlia 6C RSUD Sleman (ups... boleh nggak sih buka2 rahasia pasien di sini?). Anak itu rewelnya minta ampun... kata keluarganya, sudah dari sononya dia nakal dan susah diatur... tapi wait, aku sudah punya prinsip dan pengetahuan dasar dari kak Seto yaitu bahwa nggak ada itu yang namanya anak nakal... yang ada hanya anak hiperaktif dan atau salah asuhan.... Tapi aku juga nggak mau menyalahkan orang tua si anak... who am I to judge them? Yang pingin aku bagikan di sini saat ini adalah bagaimana aku bisa bersikap lebih dari sekedar koas bingung yang hanya bisa follow up seadanya... skill dan knowledge boleh mediocre atau bahkan di bawah rata2, tapi aku masih punya satu hal yang bisa kuasah dan kubanggakan, yaitu: ATTITUDE... ya, attitude alias sikap... kata para sesepuh, sebagus apapun skill dan sehebat apapun knowledge seorang (dokter), nggak akan ada gunanya kalo attitude-nya amburadul... oke deh, berhubung aku minim dalam hal kompetensi klinis, akan kumaksimalkan attitudeku... istilahnya Pak Tukijan, akan aku "sepuluhkan" nilai attitudeku...

Bagaimana caranya aku menyepuluhkan nilai attitudeku? Hehe... sederhana saja, setelah aku doa dan ngobrol sebentar sama Bapa, aku mulai menyiapkan senjata terampuh untuk memenangkan pertempuran hari ini... senjata itu tidak lain tidak bukan adalah: KASIH... ya, kasih... aku merasa aku sulit sekali mengasihi para anak2 dan keluarganya yang ada di bangsal2 rumah sakit... nggak ada sedikit pun belas kasihan yang kurasakan... karena itu, aku minta secara khusus dan sungguh2 sama Bapa supaya Dia ngasih aku hati yang penuh belas kasihan, mata yang mampu memandang tuaian di sekelilingku... Terus, nanti akan aku coba untuk mendoakan pasien on the spot... mungkin baru dalam hati saja karena mengingat lingkungan Indonesia yang masih sangat peka terhadap kehidupan beragama, apalagi agamanya berbeda... btw, aku bukanlah orang yang beragama... I am just Jesus follower... who wanna be like Jesus... What would Jesus do ya kalau Dia dihadapkan sama masalah yang kuhadapi? Apa yang bakalan Yesus lakukan ya terhadap si anak yang rewelnya minta ampun itu? Hmmm... nice to think...

Berikut ini adalah syair lagu yang sesuai dengan tema kita kali ini, "Brikanku Hati"

Brikanku hati seperti hatiMu
yang penuh dengan belas kasihan
Brikanku mata seperti mataMu
memandang tuaian di sekelilingku

Brikanku tanganMu tuk melakukan tugasku
Brikanku kakiMu melangkah dalam rencanaMu
Brikanku...
Brikanku...
Brikanku hatiMu...

Tuhan Yesus memberkati!!! Shallom alaehim!!!

2 komentar:

pyou mengatakan...

keren ,.,, jadi perawat yach? keep your fire

mimi imut mengatakan...

hehe... bukan perawat, tapi rekan kerjanya perawat, alias dokter muda... thanks ya, pyou... GBU!!!