Kamis, 21 November 2013

Tunduk dan Sabar

Sering terpikir olehku, mengapa aku yang cukup percaya akan kesembuhan ilahi ini harus membutuhkan obat rutin untuk menjagaku tetap stabil dari "mood swing" yang ekstrim. Untuk apa? Bukankah cukup hanya dengan percaya dan bergantung pada TUHAN, tanpa harus minum berbiji-biji obat mahal, aku sudah bisa disembuhkan? Mengapa harus repot-repot menunggu dinyatakan sembuh oleh dokter?

Ini jawabanku saat ini. Mungkin aku perlu belajar berjalan dalam otoritas yang benar dengan penuh kesabaran, sebagai pelengkap dari imanku. Dengan hidup dalam otoritas yang benar, aku aman dari segala macam "tuduhan" dari si pendakwa. Dan mungkin dengan sikap tunduk itu, aku dapat menjembatani antara iman dengan pengetahuan. Maka, aku rela mnejadi pion TUHAN dalam rangka dialog iman dan pengetahuan ini. Dengan demikian, aku dapat melanjutkan hidupku dengan bangga dan penuh syukur.

Tidak ada komentar: