Senin, 28 April 2008

Hari Senin di Malam Hari

Masih di hari yang sama, Senin tanggal 28 April 2008... sudah malam, ikan bobok (inget satu iklan yang lucu banget yang sekarang dah nggak ada lagi, hiks)... tadi sore organ yang baru jenis EBS berapa gitu akhirnya datang juga, setelah lebih dari seminggu ibu nunggu2 sambil ngomel2 karena pelayanan yang tidak memuaskan dari bagian pemasaran dealer salah satu Merek elektronik terkenal... akhirnya, ibu main organ sampai puas... sampai lupa nonton sinetron kesayangannya, Mentari sama Cahaya... aku juga nggak mau ngganggu ibu yang lagi asyik2nya main organ, biar nggak usah nonton sinetron yang menyebalkan itu, apalagi kalau bukan sinetron Mentari, Cahaya, dan kawan2nya... hehe, jahat ya aku ini... biarin... yang penting sama2 untung, nggak ada yang rugi... aku nggak harus melihat dan mendengarkan sinetron yang ganjil abis itu dan ibuku juga nggak harus ndengerin dengus kesal dan cibiran sinis dariku karena aku amat sangat nggak suka sinetron... Heran, bapak sama ibuku kok bisa2nya suka banget ngikutin sinetron yang nggak jelas ceritanya itu... Emang bagusnya di mana sih? Hu uh... Ibuku sekarang sudah berhenti main organnya dan mulailah tangannya menari-nari menyetel stasiun TV yang menayangkan sinetron yang menyebalkan itu... asem tenan!!!

Akhirnya dapat juga rencana kegiatan untuk kulakukan besok pagi sampai siang, yaitu ngutak atik organ yang baru dan belajar dari manual untuk memaksimalkan potensi yang ada... yah, itung2 untuk menghilangkan kebosanan dan mengalihkan perhatian dari kekhawatiran yang sedikit demi sedikit menggerogoti jiwaku... apalagi kalau bukan kekhawatiran akan kehidupan koas yang bakalan aku hadapi besok mulai tanggal 12 Mei... Hmmm... berulang-ulang aku tulis juga nggak mengurangi kekhawatiranku... tapi aku mau belajar untuk berserah dan berjalan terus demi melihat apa sih yang Tuhan sediakan bagiku di sepanjang jalanku yang tidak nyaman dan penuh dengan tanda tanya itu.. Kejutan macam apa lagi yang bakalan aku terima nantinya... akan jadi seperti apakah aku... apakah aku akan berhasil dan terus bersinar atau malah terpuruk dan tenggelam sama sekali untuk seterusnya... Hmmm... apapun yang terjadi, aku mau berserah sama Tuhan Yesus, Bapaku yang baik... aku mau belajar untuk mendekat kembali pada Tuhan dan menyelami isi hatiNya... so, here I am, again... ini aku si anak yang hilang yang penakut yang wagu dan yang sukanya lari dari masalah... aku mau belajar berjalan selangkah demi selangkah menghadapi raksasaku yang menakutkan itu... aku mau belajar untuk percaya bahwa Tuhanku lebih besar dari apapun juga, bahkan dari raksasa yang merongrongku, yaitu kehidupan koas... hehe, cukup panjang tapi cukup melegakan... thank God, You Are so good...

Tidak ada komentar: