Jumat, 30 Januari 2009

Buku Rahasia

Hujan kembali turun. Alunan musik surgawi memenuhi kamarku dan memberkati hatiku. Setelah melakukan ritual doa-pujian-penyembahan yang tidak terlalu "dahsyat", aku merasa seperti disegarkan dan dipuaskan kembali. Terutama setelah aku menuliskan doa bagi dua jiwa yang terhilang, yaitu W dan B, di buku doa khususku.

O iya, aku akan bercerita tentang buku doaku itu. Begini. Aku punya dua buku doa rahasia, yang hanya aku dan Tuhan saja yang tahu apa isinnya. Buku yang satu berwarna merah dan yang lainnya berwarna hijau. Rencana awalnya sih buku merah untuk mendoakan bangsa dan negara Indonesia sedangkan buku hijau untuk mendoakan Israel jasmani dan rohani. Seiring dengan berjalannya waktu, karena jarang mendapatkan mood untuk mendoakan bangsa, negara, dan Israel, maka tujuannya pun menjadi sedikit bergeser. Buku merah menjadi buku khusus untuk mendoakan jiwa-jiwa yang belum kenal Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat pribadinya sedangkan buku hijau menjadi buku khusus untuk mendoakan mereka yang sudah di dalam Tuhan. Puji Tuhan, sampai sekarang aku masih mengisi kedua buku tersebut kalau Roh Kudus menggerakkanku meskipun tulisan tanganku semakin acak adul.

Bagaimana? Cukup menyenangkan ya punya buku rahasia... jadi berasa seperti orang penting... Pertanyaannya, bagaimana jika suatu saat nanti rahasia-rahasia dalam dua buku tersebut terbongkar? Apa kata dunia? Bakalan goncangkah dunia ini? Hehe... berlebihan ya... atau mengikuti istilah anak zaman sekarang: Lebay!!!

Yang pasti, aku beriman bahwa apa pun yang aku tulis di buku rahasia merah dan hijauku itu tidaklah sia-sia. Tuhan mendengarnya dan menjawabnya seturut hikmat dan waktuNya yang ajaib. Jadi, buat apa bingung dan susah? Serahkan saja segala uneg-uneg dan kekhawatiran kita sama Dia yang memiliki hidup, maka segala jalan kita akan diluruskan, termasuk jalan pikiran kita yang sering kacau balau. Setuju? Ada amin?

Segala kemuliaan hanya bagi TUHAN, Jehova Tsebaoth... Haleluya!!!

Tidak ada komentar: