Senin, 18 Agustus 2008

Hari Ini Jam 12 Siang

Hari ini, jam 12 siang teng, aku memenuhi janji temuku dengan Tuhan Yesus... karena kesulitan merangkai kata dalam doa di hati, aku menuliskannya dalam buku harian merah rahasiaku yang hanya aku dan Tuhan saja yang tahu isinya apa aja... karena emang isinya top secret... sangat bahaya kalau sampai ketahuan sama orang yang nggak bertanggung jawab... Dalam buku merah, aku menuliskan doaku buat bangsa dan negara Indonesia ini, bangsa yang besar tapi sangat suka lupa akan sejarahnya sendiri sehingga kebesarannya sering berubah menjadi kutuk dan bukannya berkat... dalam doa itu aku cuma mengutarakan apa yang aku ketahui dan aku rasakan terhadap bangsa ini... nggak sampai bercucuran air mata sih doanya... semoga juga nggak terlalu klise atau lip service doang... Entah apa yang sedang terjadi di atmosfer negeri ini jam 12 tadi siang saat banyak anak Tuhan yang terpanggil hatinya sungguh2 berdoa buat bangsa dan negara ini... pasti doanya pun macam2... ada yang sedih, hancur hati, marah, senang, sukacita, dan lain sebagainya... yang jelas, doa yang dinaikkan dengan sungguh2 itu besar kuasanya, apalagi ada semacam kesepakatan di dalamnya... kali ini selain sepakat waktunya yaitu jam 12 siang, kemungkinan juga sepakat isi doanya, yaitu untuk kesejahteraan bangsa Indonesia dan negeri ini di mana Tuhan telah menempatkan anak2Nya secara khusus dan bukan secara kebetulan... Tahu nggak, katanya sih atmosfer Indonesia terasa sejuk banget tadi siang... langit berawan dan seperti mau hujan... mungkin Tuhan sedang menahan rasa harunya karena anak2Nya pada serius berdoa buat pemulihan bangsa ini... atau seluruh penghuni surga sama2 terhenyak seketika melihat banyaknya anak Tuhan yang berlutut berdoa dalam keheningan ataupun suara keras menyerukan pertobatan yang sungguh2... Apa pun yang terjadi antara surga dan bumi, aku percaya bahwa hari ini sesuatu yang besar dan dahsyat sedang terjadi meskipun aku belum merasakan apa2... aku bersyukur karena aku setidaknya ikut terlibat dalam kegerakan yang sederhana ini... meskipun aku nggak punya komunitas untuk berbagi, belum, aku akan tetap setia berdoa bersama Roh Kudus... kepada Bapa, dalam nama Tuhan Yesus... Yeah... ini adalah salah satu alasan utama kenapa aku hidup... aku hidup untuk berdoa dan untuk menyaksikan kemuliaan Tuhan dinyatakan di muka bumi di mana aku ada ini...

Yah, omongan ngalor ngidul ini semoga dapat memberkati siapa saja yang membacanya dan tidak menimbulkan kerusuhan bagi siapa saja yang nggak sengaja membacanya... hehe... Shallom alaehim... Salam damai sejahtera dalam kasih Kristus... Haleluya!!!

Tidak ada komentar: