Sabtu, 30 Agustus 2008

Aku Pingin Kenal Grace Suryani, Tuhan...

Aku bingung mau nulis yang mana... dalam hati dan pikiranku saat ini ada banyak hal yang menyenangkan yang sangatlah sayang untuk dilewatkan begitu saja... masalahnya, aku bingung mau nulis yang mana duluan... karena itu, dengan sedikit nekad, aku mulai saja nulis apa pun yang melintas di kepalaku saat ini... mohon maaf kalau tulisannya hanya berisi sampah atau hal2 yang tidak berguna bagi anda yang membaca...

hmmm... mulai dari mana ya? Oke deh... mulai dari yang satu ini... aku habis beli bukunya Grace Suryani yang terbaru yang berisi tentang pengalaman imannya saat ia kuliah di China... aku sangat suka dengan tulisan2 Grace karena bahasanya yang membumi dan tidak berkesan menggurui... Tuhan emang hebat karena telah menciptakan dan membentuk seorang pribadi bernama Grace yang telah menjadi berkat dan anugerah sedemikian rupa bagi banyak orang, termasuk aku... jujur, pertama kali baca tulisannya Grace, aku merasa iri dan sombong karena merasa bahwa aku nggak kalah dari Grace... aku juga bisa menulis seperti ini, pikirku... tapi lambat laun, aku menyadari bahwa aku salah... ada sesuatu yang membuat tulisan Grace bisa sedemikian hidup dan kaya makna... yaitu, Grace menghidupi apa yang ditulisnya, jadi nggak sekedar asal omong... Grace menulis apa yang sudah dialaminya... berbeda denganku yang sering menulis hal2 nggak mutu dan terlalu jauh diawang-awang... hehe...

Waktu berjalan, musim berganti, yang tadinya iri sama Grace sekarang lambat laun berubah menjadi kagum dan salut... kagum akan konsistensi Grace dalam menulis dan hidup dalam Tuhan... salut akan keberhasilannya melahirkan buku2 yang laris dibeli dan dibaca orang... yang tadinya meremehkan berubah menjadi mengakui kehebatan Tuhan dan menyadari bahwa Grace emang keren... hehe, ngomongnya jadi ngelantur gini... singkat cerita, Mimi imut yang tadinya memandang sebelah mata pada sosok Grace yang belum pernah ditemuinya itu, sekarang ingin sekali untuk menjadi salah seorang temannya... bukan teman yang sekedar lewat terus dilupakan begitu saja, melainkan teman yang bener2 teman... teman sejatilah istilah kerennya... kalau Tuhan Yesus mengizinkan, pasti nggak ada yang mustahil... hehe... jadi, aku mau berharap saja supaya Tuhan Yesus mengatur gimana caranya supaya aku bisa kenal Grace dari jarak yang lebih dekat... selama ini kan aku terpisah sejauh buku yang kupegang... hehe...

Sorry kalo kebanyakan hehe... dan sorry pula kalau isinya dangkal dan tidak bermutu... hehe...

Tidak ada komentar: