Sabtu, 02 Agustus 2008

Pelajaran Berharga

Bapa: Halo, Mimi anakKu sayang...
Mimi: Halo, Bapa...
Bapa: Apa kabar?
Mimi: Baik, thanks ya...
Bapa: Ya, sama2... bagaimana pengalamanmu hari ini?
Mimi: Aku enjoy banget, Bapa... bener2 menyenangkan...
Bapa: Bisa kamu ceritakan sedikit detilnya?
Mimi: Mmmm... gini, aku habis selesai minggu kedua K3M di Kalibawang...
Bapa: Trus?
Mimi: Yah, capeknya nggak kerasa karena ketutup sama senengnya...
Bapa: Kok bisa seneng itu ceritanya bagaimana?
Mimi: Yah, banyak deh... aku seneng karena aku bisa semakin akrab dengan teman2 sekelompokku...
Bapa: Siapa aja tuh?
Mimi: Yah, ada si Zafran yang logat Melayunya lucu banget... terus ada si Ita yang jadi tulang punggung kelompok karena kemampuannya dalam hubungan interpersonal dan komunikasi publik... terus ada si Umaimah yang lucu banget tingkahnya... terakhir, ada si Esti yang pinter banget main komputer...
Bapa: Terus kamunya bagaimana?
Mimi: Yah, aku lebih banyak diem dan mendengarkan karena aku sangat suka mendengarkan teman2ku bercanda dan ngobrol... yah, kadang2 juga ikut menimpali dengan humor2 yang di luar batas kewajaran lah...
Bapa: Hahaha... di luar batas kewajaran bagaimana?
Mimi: Pinjem istilahnya si Zafran, yang tak senonohlah... hehe...
Bapa: Hahaha... terus apa lagi yang membuat kamu seneng, Mi?
Mimi: Akhirnya aku punya sense of belonging juga, Bapa... aku merasa memiliki dan dimiliki oleh kelompok K3M Kalibawang ini... rasanya hangat dan nyaman aja...
Bapa: Good... good... itu baru anakKu...
Mimi: Menurut Bapa bagaimana?
Bapa: Yah, selama kamu terus menerus melekat padaKu sih nggak ada yang patut dikhawatirkan... Percayalah terus padaKu, Mi... Kamu nanti pasti akan lihat buahnya...
Mimi: Mmmm... ok deh...
Bapa: Dan jangan lupakan pelajaran berharga yang kamu dapat minggu ini... langsung dari Roh Kudus...
Mimi: yup... apapun yang aku lakukan, lakukan semuanya itu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia...
Bapa: Bagus... terus lakukan itu ya, Mi... maka semuanya akan ditambahkan kepadamu...
Mimi: Ini yang namanya mencari dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya... iya kan, Bapa?
Bapa: Ya...
Mimi: Thanks, Bapa... You Are so good to me...
Bapa: You're welcome, my dear child...
(Mimi dan Bapa pun semakin asyik ngobrol dalam percakapan dan kata2 yang tak terucapkan, yang hanya bisa dimengerti oleh mereka berdua...)

Tidak ada komentar: