Minggu, 27 Februari 2011

Baca Buku "Dipanggil Untuk Peduli" yuk... ^^


Aku sedang membaca buku "Dipanggil untuk Peduli--Suatu Theologi Keperawatan Kristen" karya Judith Allen Shelly dan Arlene B. Miller. Buku terjemahan dengan judul asli "Called to Care: A Christian Theology of Nursing" ini sangat menarik bagiku. Panjang, lebar, dalam, dan sangat berbobot. Lepas dari kualitas penerjemahan yang menurutku masih belum sempurna (maaf buat tim penerjemah), aku sungguh merasa tersentuh dan kagum dengan dinamika keperawatan Kristen yang dipaparkan dengan amat bagus. Ibu Judy dan Ibu Arlene membagikan pandangan dan pengalaman mereka bekerja sebagai perawat Kristen yang menghayati pekerjaan profesional mereka sebagai perawat sekaligus menghayati iman mereka kepada Tuhan. Wawasanku jadi sedikit bertambah, khususnya dalam bidang keperawatan Kristen. Aku baru tahu kalau sejarah keperawatan itulah yang lebih bersifat Kristiani dibanding sejarah kedokteran/medicine. Keperawatan itu, menurut buku ini, timbul dari praktek menerima dan memelihara orang-orang sakit dan orang-orang asing yang dilakukan oleh jemaat Kristen mula-mula. Sedangkan praktek kedokteran/medicine itu berasal dari praktek yang erat hubungannya dengan penyembahan berhala. Berkaca dari hal ini, maka para dokter tidak sepantasnya merasa diri lebih hebat atau lebih baik daripada perawat. Karena kalau mau jujur, siapa sih yang sebenarnya "paling berjasa" dalam menangani atau merawat pasien? Dokter paling-paling hanya memeriksa sebentar kemudian memberi instruksi. Sedangkan perawat lebih banyak menghabiskan waktu untuk bersentuhan dengan pasien secara langsung. Perawatlah yang memperhatikan kebutuhan pasien, bukan hanya dari segi fisiknya semata melainkan juga dari segi mental, sosial, dan bahkan spiritual. Jadi, sudah bukan zamannya lagi para dokter menganggap diri sebagai "bos" sehingga tidak pada tempatnya memperlakukan perawat seperti jongos atau pembantu.

Kembali ke buku "Dipanggil untuk Peduli". Buku terjemahan ini diterbitkan oleh YAKKUM dengan tujuan untuk menginspirasi para perawat dan dokter Kristen khususnya yang bekerja di bawah payung YAKKUM, termasuk RS Bethesda, sehingga mereka mendapat tambahan wawasan dan semangat untuk melayani Tuhan melalui pekerjaan. Untuk lebih jelasnya, aku akan menuliskan daftar isi buku tersebut dengan tujuan bukan sekedar mempromosikan bukunya tetapi supaya lebih membangkitkan minat baca kita semua. Ini dia...

DAFTAR ISI

TANGGAPAN
Tanggapan Ahli

PENGANTAR
Pengantar Penejemahan
Pengantar Direktur Pelaksana Yakkum
Pengantar Penulis

BAGIAN SATU: PENDAHULUAN
  1. Kepedulian & Kisah Kristen
  2. Revolusi dalam Paradigma Keperawatan
  3. Pandangan Alkitabiah tentang Keperawatan
BAGIAN DUA: PRIBADI SEBAGAI FOKUS KEPERAWATAN
4. Apakah Artinya Menjadi Seorang Manusia?
5. Pribadi Sebagai Makhluk Spiritual
6. Pribadi Sebagai Suatu Kehidupan Kultural

BAGIAN TIGA: KONTEKS LINGKUNGAN KEPERAWATAN
7. Lingkungan Kasat Mata
8. Lingkungan yang Tidak Kasat Mata
9. Sebuah Lingkungan yang Dikisahkan

BAGIAN EMPAT: KESEHATAN SEBAGAI TUJUAN KEPERAWATAN
10. Bekerja Menuju Shalom
11. Pengharapan dalam Penderitaan
12. Paradoks Kematian

BAGIAN LIMA: KEPERAWATAN SEBAGAI SEBUAH TANGGUNG JAWAB IMAN
13. Keperawatan dalam Keperawatan Kristen
14. Pandampingan Spiritual
15. Menatap Masa Depan

LAMPIRAN
Pedoman untuk Mengevaluasi Terapi-terapi Alternatif

CATATAN

Demikianlah daftar isi buku "Dipanggil Untuk Peduli". Cukup menarik bukan? Bagi yang belum pernah membacanya, segeralah membaca karena tidak rugi kok meluangkan waktu-waktu senggang kita untuk mencerna isi buku tersebut. Kalau toh tidak semua bisa kita mengerti dan terapkan, paling tidak ada satu dua bagian atau percikan hikmat yang dapat kita ambil dan tanam dalam hati sehingga membuat hidup kita lebih bermakna. Lebih lagi, apa yang kita baca itu dapat mempengaruhi cara berpikir kita ke depan sehingga pekerjaan kita pun dapat menjadi lebih baik lagi. Tunggu apa lagi? Selamat membaca dan Tuhan Yesus memberkati kita semua! ^^

5 komentar:

kata hati mengatakan...

dokter dan perawat saling melengkapi, tak seharusnya salah satu pihak memandang sebelah mata pihak lainnya. Bukankah keduanya sama-sama melayani?

f4dLy :) mengatakan...

salam kenal yah...kunjungan pertama nih. mampir yah di rumah persahabatanku
http://f4dlyfri3nds.blogspot.com

mimi imut mengatakan...

@kata hati: memang demikian seharusnya... tapi kenyataan di lapangan kadang tidak sesuai dengan teori... T_T

@f4dly: salam kenal juga... ok deh, aku mampir... thanks sudah mampir duluan... ^^

mama Pat mengatakan...

Buku bagus. Melayani dengan hati itu kelihatan kok dari sikap. Pat suka memilih-milih tempat periksa kalau dia sakit. Dia mau yang staff-nya baik hati.

mimi imut mengatakan...

@mama Pat: thanks for comment... iya betul, sikap yang kelihatan mencerminkan apa yang ada dalam hati yang gak kelihatan... salam buat Pat ya... ^^