Minggu, 13 Februari 2011

Ribetnya Persiapan Pernikahan

Ribetnya mempersiapkan pernikahan... apalagi di Indonesia, khususnya di Jogja... di sini, pernikahan bukan hanya sekedar mempersatukan dua orang yang berbeda saja, melainkan juga dua keluarga... keluarga besar, lagi... wew... baru dalam persiapan saja sudah terlihat dan terbayang betapa merepotkannya... belum beaya yang nanti bakalan dikeluarkan... kalau dipikir-pikir, boros juga ya... "cuma" mengumumkan pernikahan saja kok ribetnya setengah mati... sepertinya sayang ya membuang-buang uang hanya untuk hal-hal yang tersier... tapi, sekali lagi tapi, tidak bisa disimplifikasikan demikian juga... Pernikahan merupakan salah satu peristiwa dalam hidup manusia yang menunjukkan kebesaran Tuhan di mana manusia belajar bahwa jalan Tuhan tidak terselami... Di samping kelahiran dan kematian, pernikahan merupakan "misteri Ilahi" yang sering menimbulkan perasaan kagum, heran, dan takjub... bagaimana bisa seorang laki-laki bertemu dengan seorang perempuan kemudian mengikat janji sehidup semati padahal baru kenal beberapa waktu... pernikahan merupakan gerbang memasuki kehidupan baru selanjutnya, seperti halnya dengan kelahiran dan kematian... oleh karena itu, peristiwa pernikahan ini pun perlu dirayakan sedemikian rupa sebagai tonggak atau momen bersejarah bagi yang bersangkutan dan keluarganya...

Bagi orang yang terlalu memikirkan besarnya beaya, maka akan merasa sangat sayang dan heran mengapa uang yang sebesar itu bisa-bisanya dihabiskan dalam sehari hanya untuk memamerkan sesuatu yang hanya bisa dinikmati sebentar, yaitu dalam hal ini berupa pesta pernikahan yang mewah dan megah... Mereka berpikir sungguh alangkah sayangnya jika uang sebesar itu hanya dihabiskan untuk bunga2, dekorasi, riasan dsb yang hanya bertahan selama satu atau beberapa hari saja... Tapi bagi orang yang tidak terlalu mendewakan uang dan kekayaan, mereka tidak akan terlalu merasa sayang mengeluarkan begitu besar beaya demi menghasilkan sesuatu yang indah dan berkesan mendalam... Pertimbangannya, orang-orang yang menghadiri suatu pesta pernikahan akan disuguhi dengan pemandangan yang indah/cantik serta jamuan yang lezat sehingga menerbitkan rasa kagum dan syukur kepada Tuhan yang memberikan segala kekayaan dan kenikmatan serta kemampuan untuk menikmati semuanya itu... Yang terpenting di sini adalah kepuasan batin yang melebihi segala nilai uang...

Kembali ke ribetnya persiapan pernikahan... pernikahan bukan melulu soal berapa beaya yang nantinya bakal dikelarkan... memang besarnya beaya itu penting, tapi itu bukanlah hal yang paling esensial dalam pernikahan... yang paling esensial adalah bagaimana menjaga supaya pernikahan itu tetap kudus dan berkenan bagi Tuhan... ribetnya persiapan pernikahan tidak sebanding dengan proses kehidupan yang jauh lebih kompleks lagi... ribetnya persiapan pernikahan hanya merupakan gambaran dari rumitnya kehidupan yang sesungguhnya... ribetnya persiapan pernikahan perlu untuk dijalani tetapi janganlah menjadi alasan untuk bersungut-sungut atau berhenti melanjutkan kehidupan...

Selamat beribet-ribet ya... ^^

Tidak ada komentar: