Kamis, 24 Februari 2011

IGD oh IGD... ^^

Pekerjaan melayani pasien di IGD itu sungguh tidak ringan. Dibutuhkan energi ekstra. Coba bayangkan. Menghadapi berbagai macam manusia dengan karakternya masing-masing. Masih lebih mending kalau menghadapi manusia dalam kondisi terbaiknya, seperti ketika sedang berpesta. Tapi ini rumah sakit. Orang yang datang mayoritas adalah para pasien dengan masalah kesehatannya masing-masing. Orang yang sedang sakit tentu tidak dalam kondisi prima. Dalam kondisi yang sakit dan menderita, manusia cenderung untuk menampakkan karakter mereka yang "sebenarnya". Dalam kondisi biasa yang normal, manusia dapat menahan keburukan-keburukan mereka sehingga mampu menampilkan sisi terbaik dari karakternya. Misalnya, seseorang dapat menunjukkan kesabaran dan kebaikan hati dengan menekan ego atau kemarahannya saat dia sedang dalam kondisi yang biasa-biasa saja. Tapi dalam kondisi sakit atau menderita, orang yang biasanya ramah dan sabar tiba-tiba berubah 180 derajat menjadi pemarah dan tidak ramah. Ini hanya sekedar contoh. Tidak bisa digeneralisir memang.

Kembali ke setting IGD. Di IGD, pasien-pasien yang datang tentunya adalah mereka-mereka yang membutuhkan pertolongan cepat dan tepat. Mereka yang datang ke IGD biasanya menderita sakit yang membutuhkan pertolongan segera. Rata-rata temperamen pasien yang ada di IGD menunjukkan kecemasan, kekuatiran, emosi yang tinggi, ketidaksabaran, ketakutan, dsb. Menghadapi orang-orang seperti ini, dibutuhkan kesabaran dan mental yang tahan banting. Selain fisik yang prima, petugas kesehatan yang bertugas di IGD harus punya sikap mental yang tidak mudah loyo. Menghadapi satu orang yang sikapnya menjengkelkan saja sudah membuat hati seseorang tidak senang dan patah semangat. Apalagi di IGD, ada lebih dari satu orang yang dihadapi dalam sehari. Bisa dibayangkan betapa capek dan penatnya.

Meskipun sudah dibagi menjadi tiga shift, rasanya tetap saja jaga di IGD itu terasa tidak ringan. Untuk mengatasi rasa jenuh dan lelah, maka tidak ada salahnya untuk mengembangkan sikap humor yang sehat sehingga tercipta atmosfer kerja yang menyenangkan. Waktu-waktu yang dihabiskan di IGD bisa diisi dengan obrolan-obrolan ringan sampai berat antara para dokter, perawat, pasien, satpam, petugas pos, dan lain-lain. Dengan mendengarkan dan menanggapi obrolan-obrolan tersebut, beban kerja yang luar biasa berat itu dapat teralihkan atau tidak begitu dirasakan lagi, digantikan dengan sukacita dan semangat. Memang tidak semua orang dapat disenangkan atau puas dengan apa yang kita lakukan atau katakan. Tujuan kita bukanlah untuk menyenangkan semua orang melainkan fokus pada apa yang menjadi tugas utama kita masing-masing. Yang penting, miliki selalu mental dan sikap seorang pembelajar yang baik. Lupakan apa yang sudah lalu, yang membuat patah semangat, yang mengecilkan hati. Ambil hikmahnya saja. Tujukan pandangan pada hal-hal yang membawa sukacita dan damai sejahtera. Di IGD yang hiruk pikuk itu, pastilah tersembunyi mutiara-mutiara kedamaian yang indah yang menanti untuk ditemukan. Selamat mencari. ^^

2 komentar:

pet society lover mengatakan...

selamat membuka cangkang-cangkang dan menemukan mutiara di dalamnya, my sister

mimi imut mengatakan...

@pet society lover: ya betul, cangkang2 perlu dibuka untuk menemukan mutiara... thank you... ^^