Selasa, 06 April 2010

Kadosh, sebuah narasi

Kadosh, kadosh, kadosh (kudus, kudus, kudus)
Kadosh, kadosh, kadosh (kudus, kudus, kudus)
Adonai, Elohim, Zevaoth (Allahku, Tuhan, semesta alam)
Adonai, Elohim, Zevaoth (Allahku, Tuhan, semesta alam)

Asyer, haya, vehove, veyavo (yang telah ada, yang ada, yang kan datang)
Asyer, haya, vehove, veyavo (yang telah ada, yang ada, yang kan datang)

Sungguh TUHAN, Allah kita, yang kita sembah adalah TUHAN yang kudus. KekudusanNya begitu agung dan mulia. Dia adalah api yang menghanguskan. Dia adalah TUHAN semesta alam. Segala puji dan hormat layak bagiNya. Hanya Dia yang layak disembah, di bumi dan di surga. Segenap makhluk sujud menyembah di hadapan tahtaNya. Dan pujian Kudus, kudus, kudus terdengar dengan gegap gempita di hadapanNya. Dialah TUHAN yang bertahta atas puji-pujian umatNya. Dia adalah yang telah ada, yang ada, dan yang akan datang. Dialah TUHAN. Marilah kita naikkan penyembahan tertinggi dengan segenap hati kepadaNya.

1 komentar:

mimi imut mengatakan...

Kudus, kudus, kuduslah Engkau TUHAN, Jehova Zebaoth, TUHAN semesta alam... Elohim yang layak kami puja dan kami sembah... di hadapanMu segenap makhluk sujud menyembah... melantunkan pujian penyembahan... Engkaulah yang teragung dan termulia... Kudus, kudus, kudus...