Selasa, 06 April 2010

It is Well with my Soul, (pasraha), sebuah narasi

  1. When peace, like a river, attendeth my way,
    When sorrows like sea billows roll;
    Whatever my lot, Thou has taught me to say,
    It is well, it is well, with my soul.
    • Refrain:
      It is well, with my soul,
      It is well, it is well, with my soul.
  2. Though Satan should buffet, though trials should come,
    Let this blest assurance control,
    That Christ has regarded my helpless estate,
    And hath shed His own blood for my soul.
  3. My sin, oh, the bliss of this glorious thought!
    My sin, not in part but the whole,

    Is nailed to the cross, and I bear it no more,
    Praise the Lord, praise the Lord, O my soul!
  4. For me, be it Christ, be it Christ hence to live:
    If Jordan above me shall roll,
    No pang shall be mine, for in death as in life
    Thou wilt whisper Thy peace to my soul.
  5. But, Lord, ’tis for Thee, for Thy coming we wait,
    The sky, not the grave, is our goal;
    Oh, trump of the angel! Oh, voice of the Lord!
    Blessed hope, blessed rest of my soul!
  6. And Lord, haste the day when my faith shall be sight,
    The clouds be rolled back as a scroll;
    The trump shall resound, and the Lord shall descend,
    Even so, it is well with my soul.

Apapun yang kita hadapi, entah pencobaan maupun ujian, di lembah kekelaman maupun di gunung kemuliaan, bersama Tuhan kita dapat menenangkan jiwa kita karena Dia telah mengajar kita untuk berserah dan percaya kepadaNya. BersamaNya kita mampu melewati lembah penderitaan dan gunung masalah. BersamaNya kita akan melihat kemuliaan dan kedahsyatan yang belum pernah ada. Sungguh teramat mulia janjiNya. Tuhan berjanji bahwa Dia akan selalu ada menyertai kita sampai kepada kesudahan zaman. Dan ketika saatNya tiba, Dia akan menunjukkan kemuliaanNya dan menjemput kita untuk bersama-sama denganNya selamanya. Tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasihNya. Sungguh mulia Tuhan kita. Haleluya.

Mari naikkan pujian pengagungan yang akan menguatkan iman kita ini dengan kesungguhan hati. Mari angkat jiwa kita dan mulailah memuji Tuhan Yesus Kristus. Haleluya.


  • 1 komentar:

    mimi imut mengatakan...

    Tuhan, terima kasih untuk penyertaanMu dalam setiap keadaan kami... dalam suka maupun duka... kami mau berserah padaMu, Tuhan, karena kami percaya penuh padaMu... jiwa kami menyadari bahwa Engkau senantiasa menyertai kami... karena itu kami menaikkan pujian ini dengan penuh iman dan pengharapan... terima kasih, Tuhan, untuk penguatanMu...