Rabu, 16 September 2009

Tulisan Ini Buat "Prof"

Hari yang terasa panas, gerah, dan diliputi mendung menggantung... Pertanda akan turun hujankah ini? Kalau iya, puji Tuhan... kalau enggak, juga puji Tuhan... Hari ini aku awali dengan pergi ke RS Sardjito untuk ketemu Prof Taryo, untuk melengkapi tanda tangan di buku loc sebagai syarat ujian OSCE besok Jumat.... Dan coba tebak siapa yang aku temui pagi ini secara bukan kebetulan? Tidak lain dan tidak bukan adalah "Prof" Rasco Sandy Sihombing yang juga sama2 nungguin Prof Taryo di tempat biasanya kami--koas bimbingan beliau--nongkrong nungguin jam refleksi kasus... ternyata jadwal ujian "Prof" Rasco diundur jadi besok Kamis, nggak jadi hari ini... wew... bareng donk... hehe... jadi tambah semangat deh...

Stase anak ini hampir berakhir sudah... tinggal melalui lubang jarum ujian minicex di hadapan staf penguji (aku dapat Prof Nartini, Rasco dapat dr Ekawati...wew...) sama ujian OSCE besok Jumat... gak tahu deh prospeknya gimana secara aku malas belajar dan pengetahuanku tidak tersusun dengan baik di otakku yang segedhe bakpao ini... Lain dengan"Prof" Rasco, yang meskipun dia bilang lagi malas dan sudah muak, pengetahuan2 penting tetap terpatri dalam ingatannya yang brilian itu...

Kalau dibandingkan antara aku dengan "Prof" Rasco dalam hal akademis, bagaikan bumi dan langit deh... aku yang di bawah rata2 dengan Rasco yang sangat tinggi menjulang ke langit... aku yang tidak dianggap penting oleh orang lain sedangkan Rasco sangat2 eksis di mana2... aku yang pathetic one dengan Rasco yang super duper brilliant... bener kan, bagaikan bumi dan langit? ^^ Meskipun demikian, aku tidak merasa iri atau gimana dengan prestasi Rasco, malah sebaliknya... aku kagum dan salut... ternyata masih ada juga anak Tuhan yang bersinar di dunia koas ini... aku pun selalu mendoakan supaya Rasco tetap menjadi yang terbaik dan tidak kendor semangatnya...

Untung aja aku bukanlah aku yang manikom seperti waktu SD kelas 5 dan 6 dulu... kalau iya, sudah pasti aku akan memandang Rasco (dan teman2 yang lain) sebagai saingan yang harus dikalahkan dan dibabat habis... Aku yang dulu itu tidak sudi berbagi kejayaan akademis dengan siapa pun... Aku waktu itu adalah makhluk mengerikan yang terlalu obsesif kompulsif dengan prestasi2 akademis... benar2 mengerikan... Syukur pada Tuhan, aku disadarkan melalui proses yang panjang dan tidak mengenakkan selama SMP dan SMA.... Namun sayangnya, karena salah memilih jurusan, aku tidak lagi berprestasi gemilang di dunia akademis... Sudah ah, aku nggak akan bercerita tentang salah memilih jurusan saat ini...

Aku bersyukur karena aku mundur 1 tahun koasnya sehingga aku bisa bertemu dan mengenal "Prof" Rasco dengan lebih dekat... kalau aku koas bareng teman2 seangkatan 2002 atau 2003, aku nggak bakalan bisa kenal Rasco seperti sekarang ini... Puji Tuhan juga aku ikut yang gelombang II... bukan gelombang I ataupun III... rasanya semua kok serba pas ya? Hehe... Tuhan Yesus pasti punya rencana yang keren kenapa aku sampai mengenal seorang "Prof" Rasco yang hebat... aku banyak belajar darinya, bagaimana menjalani hari2 yang berat dengan semangat dan sukacita yang berasal dari Tuhan... karena "Prof" Rasco selalu menunjukkan semangat hidup yang positif, murah tawa, dan supel... lain sekali kan denganku yang dingin, datar2 saja, dan kaku dalam pergaulan ini...

Sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasihku kepada "Prof" Rasco, aku akan tulis sepenggal lagu yang dipopulerkan oleh Project Pop ini...

Kamu sangat berarti
istimewa di hati
s'lamanya rasa ini
Jika tua nanti kita t'lah hidup masing-masing
Ingatlah hari ini...
^^

Thank you very much, "Prof"...

Tidak ada komentar: