Sabtu, 02 April 2011

Karya Terbesar

Eli, Eli, lama sabakhtani?
Matius 27:46

Tuhan Yesus pernah tergantung di kayu salib dalam kondisi kesepian yang paling mengerikan demi kasihNya pada kita. Kita tidak bisa membayangkan bagimana rasanya ditinggalkan oleh Bapa. Kalau ditinggalkan oleh manusia itu masih bisa kita tanggung, tapi ditinggalkan oleh Bapa? Sungguh keadaan yang jauh lebih buruk dari apa pun juga, bahkan dari maut itu sendiri.

Hanya satu hal yang bisa memisahkan kita dari Bapa, yaitu dosa. Hanya oleh karena pengorbanan Tuhan Yesus saja maka dosa kita dihapuskan sehingga kita memperoleh jaminan untuk selamanya hidup bersama Bapa. Kita tidak perlu mengalami kondisi kesepian akibat terpisah dari Bapa karena Tuhan Yesus sudah menggantikan kita mengalaminya. Sungguh tak terbayangkan bagaimana rasanya.

Merasakan tidak dianggap oleh sesama rekan kerja saja sudah sedemikian tidak enak rasanya apalagi jika yang mengabaikan kita adalah Bapa sendiri. Sekali lagi syukur kepada Tuhan Yesus karena kita sekarang tidak perlu mengalaminya. Sekarang tidak ada yang bisa memisahkan kita dari Bapa. Sebab karya penebusanNya itu nyata, bukan bohongan. Maka, kita tidak akan menyia-nyiakan hidup dan waktu kita. Kita akan senantiasa melekat erat dengan Bapa dalam persekutuan yang terus menerus. Mari kita berterima kasih kepada Tuhan Yesus untuk karyaNya yang luar biasa itu. Haleluya. Maranatha. Amin!!!!!!!

2 komentar:

Adhyel Gwanteng mengatakan...

meskipun saya orang islam setidakanya bisa memberi komentar,
kita sebagai umat beragama memang harus menjauh dari yang namanya dosa..

mimi imut mengatakan...

@adhyel gwanteng: terima kasih buat komentarnya... satu hal yang pasti, Tuhan Yesus mengasihi semua orang apa pun agamanya, termasuk dirimu... meskipun aku belum sempurna dalam mengasihi, tetapi Tuhan Yesus jauh lebih mengasihi siapa saja, termasuk dirimu... sekali lagi terima kasih buat komentarnya... have a blessed day!!! Tuhan Yesus memberkati!!! ^^