Rabu, 02 Januari 2008

Resolusi Tahun Baru, Janji Mimi

Hari kedua di tahun 2008... huaaaahmmmm... bangunnya agak siang, jam 6, padahal sebelumnya dah bisa dan lumayan biasa bangun jam 4 atau 5 pagi untuk memulai hari dengan saat teduh terus sedikit tulis menulis baru kemudian sepedaan atau cuci piring... Hari ini aku mulai dengan saat teduh seperti biasanya juga, firmannya sih tentang kemunafikan orang Farisi... aku pakai buku Our Daily Bread yang seri setahun, kecil tebel, lumayan murah dan meriah lah... hehe... Terus aku lanjutin dengan nulis2 inti sari yang aku dapetin dari Purpose Driven Life yang sudah menginjak hari ke-12... wow, cepet banget ya hari berlalu sehinga nggak kerasa... dah berapa tahun ya sejak aku masuk kuliah...terus wisuda...hmmm... aku nggak mau buang2 waktu lagi ah, sudah cukup masa cutiku, sudah cukup istirahatku... aku harus mulai bangkit dan mempersiapkan diri untuk koas besok... aku nggak gitu ngerti dan paham dengan apa yang bakal aku hadapi, tapi aku akan berusaha sebaik mungkin dengan Yesus yang ada menyertaiku selalu... kita lihat, apakah Goliat yang selalu menerorku itu akan kalah kali ini... Yosh!!! Aku mau semangat di dalam Tuhan!!! Ini janjiku..Janji Mimi...

Jalan menuju koas masih lumayan panjang, tapi waktu yang berlalu begitu singkatnya sehingga aku harus berpacu dengan waktu yang merambat dengan pasti ini... Berpacu dalam pujian... hehe... kita lihat seperti apa besok... God, help me please, I cannot stand alone... aku takut n grogi banget nih, Tuhan, soale aku kan angkatan 2002, harus koas bareng angkatan 2004... mana tanggapan dari fakultas belum ada lagi... masih harus menunggu dan menunggu lagi... untung n puji Tuhan ada ibuku yang setia menemaniku... siap mengantar dan menjagaku kapan aja... Ibu siaga, siap antar jaga... hehe... Bless my mother with long life, God, so I can stand with You without worry nor anxiety... amin...

Hari ini obat yang kuminum secara rutin dah habis, berarti besok atau kapan perlu ketemu lagi sama Pak Mahar... aku nggak pingin seumur hidup minum obat. Mending seumur hidup bergumul dengan depresi (dan manik) daripada seumur hidup minum obat, kesannya jadi nggak bertanggung jawab terhadap apapun yang terjadi dalam hidupku. Pokoknya, resolusi tahun baru 2008 kali ini adalah: Stop berkubang dalam limbah depresi dan kroco2nya itu dan mulai bergumul dengan Tuhan untuk menjadi sahabatNya yang sangat dekat, sedemikian dekatnya sehingga Tuhan mau mempercayakan rahasia hatiNya kepadaku... Amin...

Tidak ada komentar: