Rabu, 09 Desember 2009

Berdoa Bersama Sahabat

Berdoa untuk sahabat dan didoakan sahabat adalah hal luar biasa. Namun ada lagi hal yang tidak kalah luar biasanya yaitu berdoa bersama sahabat kita. Saat kita berdoa sendiri, kita seperti menanggung segala beban dan persoalan yang kita hadapi maupun dihadapi orang lain di atas bahu kita sendiri. Rasanya mungkin luar biasa berat. Namun saat kita berdoa bersama-sama, kita akan saling tolong-menolong menanggung beban yang berat itu bersama-sama. Istilah kerennya adalah berbagi beban. Rasanya tentu akan lebih ringan dan lebih melegakan. Dan hal seperti itulah yang diinginkan oleh Tuhan bagi kita semua yaitu supaya kita saling bertolong-tolongan menanggung beban satu sama lain. Dalam doa yang dipanjatkan bersama-sama itu, ada kasih dan kuasa yang dilepaskan sehingga mempererat persekutuan kita dengan Tuhan dan dengan sahabat yang berdoa bersama kita. Dalam doa bersama itu pula kita akan merasa lebih dikuatkan dalam hati karena kita tahu dengan pasti bahwa sahabat kita ada bersama kita dan sungguh2 peduli dengan kita. Kita tidak lagi merasa seorang diri dalam menjalani hidup di dunia dari hari ke hari.

Ada banyak cara kita dapat melakukan doa bersama. Kita dapat bertemu muka dengan muka dan berdoa bersama pada waktu dan tempat yang sama. Namun jika tempat tidak memungkinkan, kita dapat mengambil satu waktu khusus dalam suatu hari untuk berdoa di tempat masing-masing. Misalnya aku berada di kamarku dan sahabatku ada di kamarnya di rumah masing-masing, kami sepakat untuk saling mendoakan tepat pada jam 9 malam. Ada lagi cara lain yaitu memanfaatkan teknologi yang ada. Misalnya dengan mengirimkan pokok doa melalui SMS atau email kepada sahabat kita.

Ikatan batin yang didasari oleh kasih yang tulus dan murni akan tercipta saat kita dan sahabat kita saling mendoakan. Sehingga, bukan hal yang mustahil jika pada suatu waktu salah seorang mempunyai masalah namun sahabatnya sudah ikut merasakan apa yang dirasakannya sebelum ia sempat mengatakan kepada sahabatnya. Aku dan seorang sahabatku dulu juga sering mengalami hal yang demikian. Kami jarang sekali mengeluhkan masalah kami namun setiap kali kami ada masalah, kami sudah saling mendoakan bahkan sebelum diminta. Dan kami sering takjub sendiri akan ketepatan suara hati atau firasat yang sering kami rasakan satu sama lain. Semua ini hanya dimungkinkan karena Tuhan sendiri yang bekerja di antara kami.

Mari kita bangun hubungan persahabatan yang kuat dan melekat dengan mengembangkan kehidupan doa bersama-sama. Sebab, seperti firman Tuhan katakan, ada kuasa dalam doa sepakat. Sudahkah?

Tidak ada komentar: