Rabu, 09 Desember 2009

Sahabat Adalah Anugerah

Tahu apa itu anugerah? Ya, anugerah. Anugerah adalah sesuatu yang kita dapatkan meskipun kita tidak layak mendapatkannya. Semuanya terserah kepada sang pemberi anugerah itu sendiri. Jadi, bukan karena kebaikan hati atau perbuatan baik kita kita layak menerimanya namun semata-mata karena kemurahan hati sang pemberi anugerah. Contoh anugerah terbesar yang kita kenal adalah keselamatan jiwa kita dalam Tuhan Yesus Kristus. Kita diselamatkan bukan karena kebaikan atau perbuatan baik kita karena apa pun yang kita lakukan tidaklah dapat menebus kita dari dosa-dosa kita. Hanya Tuhan sendirilah yang mampu menyucikan kita dari semua dosa kita dan menyelamatkan kita. Dan ternyata Dia mau melakukannya karena begitu besar kasihNya pada kita. Itulah yang dinamakan anugerah keselamatan. Luar biasa sekali bukan?

Ada lagi satu hal luar biasa yang merupakan anugerah Tuhan namun sering kali kita abaikan atau menganggapnya sebagai hal yang wajar saja kita dapatkan. Hal itu adalah persahabatan. Ya, sahabat dan persahabatan adalah anugerah Tuhan. Tidak pecaya? Coba pikirkan, kita yang cenderung egois dan hanya mementingkan diri sendiri ini kok bisa-bisanya mempunyai seseorang atau lebih yang memperhatikan dan mengasihi kita sedemikian rupa sehingga hidup kita menjadi penuh warna. Siapa sih yang mau jadi teman dan sahabat orang yang hanya peduli pada keadaan dirinya sendiri? Tapi syukur kepada Tuhan yang telah menempatkan sahabat-sahabat baik di sepanjang jalan kehidupan kita sehingga kita tidak lagi sendirian.

Waktu SMP aku pernah merasa sangat miskin sekali karena aku merasa tidak mempunyai sahabat yang bisa kukasihi dan mengasihiku dangan tulus. Aku begitu merindukan persahabatan sejati seperti yang ada dalam cerita-cerita yang kubaca. Aku mulai berdoa untuk mendapatkan sahabat, seorang saja sudah cukup. Aku menuliskan keinginan dan kerinduan hatiku itu ke dalam buku harianku sampai berlembar-lembar. Namun sepertinya aku tidak mendapatkan jawaban. Setelah lama berselang, dan aku sudah letih berdoa, aku mendapati bahwa Tuhan menjawab doaku dengan caraNya yang ajaib. Aku menyadari bahwa aku telah dikelilingi oleh sahabat-sahabat terbaik yang pernah kumiliki. Rasanya bukan karena doaku aku memperoleh sahabat-sahabat itu. Semua karena anugerahNya saja. Syukur kepada Tuhan sekali lagi.

Sudahkah kita bersyukur untuk anugerah Tuhan berupa persahabatan yang kita miliki saat ini? Dan bagi yang belum mempunyai atau menyadari kehadiran sahabat, sudahkah kita berdoa dan memohon kepada Tuhan dengan segala kerendahan hati bahwa kita memerlukan kehadiran sahabat?

Tidak ada komentar: