Senin, 21 Desember 2009

Sahabat Bukan Berhala

Tahu apa itu berhala? Sayang di dekat saya tidak ada kamus, makanya saya tidak dapat menuliskan definisi lengkapnya di sini. Tapi berdasarkan pengetahuan dan pengalaman bersama, kita semua tahu bahwa yang dimaksud dengan berhala itu adalah sesuatu atau seseorang yang kita puja melebihi Tuhan yang selayaknya kita puja. Berhala bisa berwujud macam-macam. Ada yang berupa patung dewa dewi, lukisan, uang, hobby, pekerjaan, dll. Sahabat atau teman pun bisa menjadi berhala bagi kita apabila kita terlalu memujanya. Padahal, hanya ada satu Sahabat saja yang layak untuk terima pemujaan kita. Dan Sahabat yang layak kita puja itu pun punya sifat cemburu yang kudus yang tidak ingin kita terjerumus dalam penyembahan berhala yang sia-sia. Dia akan melakukan berbagai macam cara untuk menarik perhatian kita apabila kita mulai melenceng dari kekudusanNya.

Saya pernah mengalami saat2 di mana saya sangat menginginkan memiliki seorang saja sahabat. Rasanya kesepian yang tiada tara. Kemudian saya berdoa sungguh-sungguh kepada Tuhan supaya Dia memberikan saya sahabat seperti yang saya inginkan. Dan karena kemurahan hatiNya, Tuhan pun memberikan apa yang saya pinta. Saya pun sangat senang. Sahabat yang saya dapatkan itu begitu dekat dan melekat di hati. Hampir setiap hari kami bertemu dan menghabiskan waktu bersama-sama. Saking seringnya kami berkumpul, sampai-sampai waktu untuk keluarga pun menjadi berkurang. Bahkan mungkin tanpa saya sadari, waktu untuk Tuhan pun tersita karena saya terlalu asyik dengan sahabat saya itu. Hingga suatu ketika, saya mengalami kejadian pahit yang membuat sahabat saya menjauhi saya. Sekali lagi saya merasa kesepian dan kehilangan. Kemudian saya pun mulai sadar bahwa saya sebenarnya sudah mempunyai satu Sahabat sejati yang tidak akan pernah mengecewakan, menjauhi, atau meninggalkan saya sendirian. Saya bersyukur akhirnya Tuhan mengintervensi hubungan persahabatan saya yang tidak sehat itu sehingga saya tidak lagi memberhalakan siapa pun juga.

Sahabat memang penting dan perlu bagi jiwa kita, tetapi bukan untuk dipuja apalagi disembah karena hanya Satu saja yang berhak dan layak untuk terima pujian dan sembah kita.

Tidak ada komentar: