Kamis, 03 Desember 2009

Sahabat Bagaikan Doraemon


Pernah nonton Doraemon? Pasti tahu donk dengan tokoh animasi Jepang yang sangat terkenal dan melegenda ini... Doraemon yang datang dari masa depan untuk membantu Nobita supaya bisa sukses, Doraemon yang punya kantong ajaib berisi barang2 unik untuk membantu Nobita, dan Doraemon yang suka dorayaki tetapi paling takut sama tikus... Pastinya banyak yang mikir, enak ya kalau ada Doraemon... enak ya kalau punya Doraemon sebagai teman dan sahabat... apa-apa pasti diturutin... segala keinginan pasti terpenuhi... Dan langsung saja ada yang menyambar dengan mengatakan "itulah gunanya teman". Teman yang baik yang selalu menuruti keinginan kita, itulah yang selalu dinanti-nanti. Teman yang baik adalah teman yang selalu mengerti kita, mengerti semua kebutuhan kita, dan berusaha menolong kita apa pun yang terjadi. Hmmm... Benarkah demikian?

Ada satu hal yang sering dilupakan. Saat Nobita mulai menyalahgunakan alat-alat Doraemon untuk kesenangannya pribadi, pasti ada konsekuensi logis dari apa yang diperbuatnya. Biasanya akan menjadi senjata makan tuan tuh alat-alat yang digunakan jika dipakai secara sembarangan. Maka cocoklah peribahasa ini: "Barangsiapa menabur angin akan menuai badai". Untung dalam cerita Doraemon, angin yang ditabur kecil-kecilan saja sehingga badai yang dituai pun nggak terlalu menyeramkan. Kalau menyeramkan, anak-anak kecil bakalan takut nonton Doraemon sendirian. Hehe... Demikian juga dalam persahabatan dan pertemanan. Akan ada konsekuensi logis jika kita memanfaatkan hubungan persahabatan atau pertemanan itu untuk kepentingan pribadi kita yang egois.

Doraemon adalah robot masa depan yang telah diprogram sedemikian rupa untuk menjadi sahabat yang membantu Nobita dalam menyelesaikan masalah sehari-harinya. Bagaimana dengan sahabat yang ada di sekitar kita? Mereka bukan robot. Mereka adalah manusia yang diciptakan Tuhan dan dibentuk sedemikian rupa bukan hanya untuk membantu kita menyelesaikan masalah yang kita hadapi sehari-hari melainkan juga untuk membentuk karakter kita dari hari ke hari. Semakin dekat dan karib kita dengan sahabat kita, akan semakin intens pula pembentukan karakter yang terjadi. Tidak jarang akan timbul friksi dan konflik antara kita dengan sahabat kita itu. Tapi hubungan persahabatan yang sejati akan mampu mengatasi konflik seberapa besar pun itu. Dan seperti Nobita dan Doraemon yang akhirnya dapat menyelesaikan setiap permasalahan yang ada, kita dan sahabat kita pun pada akhirnya dapat pula mengatasi setiap persoalan dan masalah yang ada meskipun prosesnya tidak instan.

Jadi, hargailah sahabat kita itu lebih dari Nobita menghargai Doraemon... karena Doraemon hanya fiksi belaka, sedangkan sahabat kita itu nyata adanya. ^^

Tidak ada komentar: