Jumat, 06 Februari 2009

Pekerjaan yang Sesuai

Melakukan apa yang kita senangi, dan senangi apa yang kita lakukan. Menikahi orang yang kita cintai, dan cintai orang yang kita nikahi. Itulah kunci kebahagiaan di bumi. Kalau hati sudah senang, seberat apa pun yang kita lakukan akan terasa ringan. Apalagi jika Tuhan beserta dengan kita. Apa pun yang kita lakukan pasti berhasil dan menjadi berkat.

Masalahnya, seringkali kita manusia melakukan apa yang tidak kita senangi. Kita sering merasa terjebak atau terpaksa melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan minat dan bakat kita. Hal-hal yang di luar kompetensi seringkali harus kita lakukan karena berbagai alasan. Ada yang karena dipaksa oleh keadaan, salah memilih pekerjaan, tapi ada juga yang memang karena kehendak Tuhan.

Lalu bagaimana jika sudah terlanjur mengerjakan sesuatu yang tidak benar-benar kita sukai atau kuasai? Misalnya, orang yang berjiwa sosial harus mengerjakan tugas-tugas administrasi di kantor. Pertama, cari dahulu kehendak Tuhan yang sebenarnya dalam hidup kita. Apakah betul kehendak Tuhan kita ada di tempat itu, ataukah seharusnya kita berada di tempat lain yang lebih cocok dengan kita. Kedua, setelah tahu kehendak Tuhan, lakukanlah pekerjaan itu dengan setia. Ketiga, bersyukurlah dalam melakukan pekerjaan itu, maka nama Tuhan akan semakin dimuliakan melalui apa yang kita kerjakan.

Bagaimana jika kehendak Tuhan berbeda atau berlawanan dengan kehendak kita? Ada dua hal yang bisa kita lakukan. Pertama, kita langsung menundukkan kehendak kita pada kehendak Tuhan. Atau kedua, kita bisa berdoa secara kreatif yaitu dengan meminta supaya kehendak Tuhan itu jadi keinginan kita. Jadi, tidak akan ada lagi konflik internal atau konflik dengan Tuhan.

Marilah kita lakukan segala sesuatu dengan bersukacita. Amin.

Tidak ada komentar: