Jumat, 20 November 2009

I Hate Sinetron!!!


Aku paling tidak suka dengan yang namanya sinetron, khususnya sinetron Indonesia sekarang ini. Yang ada hanya cerita yang berputar-putar tidak jelas tanpa benang merah yang bermutu tinggi. Cerita yang ditayangkan hanya seputar cinta segi sekian, pengkhianatan, balas dendam, rebutan harta, klenik, dan kalaupun ada adegan rohani seperti doa itupun doa yang cengeng dan sangat jauh dari yang namanya penuh iman dan keperkasaan. Sudah banyak sebenarnya yang memprotes dan keberatan dengan tayangan sinteron yang hanya membodohi masyarakat ini baik melalui berbagai media massa. Tapi kok ya tetap saja ada suka mengikuti sinetron2 nggak jelas itu. Dengan alasan rating yang tinggi, stasiun2 televisi swasta pun berlomba-lomba menayangkan terus-menerus sinetron2 yang semakin lama semakin ngawur dan nggak jelas lagi ceritanya. Semakin lama cerita yang ada semakin dipaksakan dan semakin tidak masuk akal. Kejadian2 yang sederhana didramatisir dengan sedemikian konyol dan wagunya. Kok ya masih pada nonton, itu yang jadi pertanyaan.

Di keluargaku sendiri, televisi selalu dinyalakan di malam hari untuk menonton sinetron2 di salah satu televisi swasta yang gemar menayangkan sinetron stripping. Dan anggota keluarga yang menjadi 'korban' sinetron adalah ibuku dan Lik Sar (aku hitung sebagai anggota keluarga ah^^). Setiap hari selalu saja mereka mengikuti jalannya sinetron yang bikin aku makin sebal saja. Apa sih bagusnya? Apa sih manfaatnya? Sangat sedikit, bahkan bisa dibilang nol besar. Daripada nonton sinetron, bukankah lebih baik menggunakan waktu yang ada untuk hal2 lain yang lebih berguna dan membangun seperti ngobrol2 asyik dengan anggota keluarga yang lain? Daripada menjamur di depan televisi, bukankah lebih berguna membangun mezbah keluarga? Daripada nonton sinetron yang nggak mutu, bukankah lebih baik mencari acara televisi lain yang lebih mutu seperti mengikuti siaran berita nasional atau acara talk show ilmiah atau malah nonton film yang lebih bermutu sekalian? Doh...

Aku sudah males protes2 secara verbal sama para penggemar sinetron di rumahku. Aku maklumi saja bahwa mereka2 yang menonton sinetron itu adalah orang2 yang membutuhkan hiburan, cuma saja mereka nggak tahu hiburan apa saja yang bermutu tinggi. Sungguh kasihan ya. Daripada berkeluh kesah nggak jelas, mending aku melakukan tindakan protes yang positif dengan tidak ikut2 nonton sinetron tetapi melakukan hal lain yang lebih asyik seperti chatting, blogging, browsing, baca2, tulis2, dll yang nggak mengganggu kenyamanan orang lain. Aku berdoa supaya sinetron nggak mutu itu segera gulung tikar kalau nggak ada perbaikan yang berarti. Hehe, doa yang jahat ya... ^^

Tidak ada komentar: