Sabtu, 14 November 2009

Senyum Yuk!!!


Tersenyumlah sebelum tersenyum itu dilarang!

Menyitir slogan yang sering digunakan oleh Warkop DKI (tertawalah sebelum tertawa itu dilarang), saya di sini hanya ingin menyerukan kepada saudara2 sekalian yang budiman dan budiwati untuk senantiasa membiasakan diri untuk tersenyum, kapan saja, di mana saja, dan dengan siapa saja. Mengapa tersenyum itu penting? Penting, karena tersenyum merupakan suatu cara termurah dan termudah untuk mengubah dunia ini menjadi lebih baik. Dengan tersenyum, seseorang dapat menularkan energi positif kepada lingkungan di sekitarnya sehingga terciptalah harmoni kehidupan dengan melodi mayor yang indah, membangkitkan semangat untuk hidup. Mengapa tersenyum? Seseorang dapat tersenyum dengan berbagai macam alasan. Ada yang karena bahagia, ada juga yang karena ingin membahagiakan orang lain. Apapun alasannya dan motivasinya, entah tulus atau tidak, tersenyum itu jauh lebih baik daripada tidak tersenyuk atau cemberut.

Bagaimana caranya untuk senantiasa tersenyum? Seorang pengajar dan pendidik di ilmu penyakit dalam yang sangat saya hormati, Pak BJ, selalu mengajarkan anak didiknya untuk memasang wajah tersenyum. Dengan mudah, beliau mengajarkan untuk menarik bibir ke kanan 2 senti meter dan ke kiri 2 senti meter, kemudian pertahankan selama sepuluh detik. Lakukan itu setiap kali bertemu dengan orang lain. Maka lama kelamaan kita akan terbiasa untuk memberikan senyuman secara otomatis.

Bagaimana jika hati atau perasaan kita sedang sedih? Dengan tersenyum, sebenarnya kita sedang mengatakan kepada diri kita sendiri bahwa keadaan akan baik2 saja. Bahkan tidak jarang, dengan tersenyum, suasana hati seseorang pun akan ikut terangkat. Jadi, sebenarnya bukan suasana hati yang mempengaruhi kita untuk tersenyum melainkan dengan tersenyum maka suasana hati kita pun ikut terpengaruh. Senyumlah yang membuat kita bahagia... itu rumus ngawur yang saya dapatkan selama ini... sama dan sebangun dengan rasa syukur... Kita bersyukur bukan karena kita bahagia, melainkan kita bahagia karena kita bersyukur...

Apa jadinya jika seluruh dunia berisi orang2 yang tersenyum senantiasa? Tentu saja tersenyum tulus yang lahir dari hati... Sudah barang tentu dunia akan menjadi lebih baik, lebih indah, dan lebih nyaman untuk dinikmati. Persahabatan yang indah pun dapat terjalin dengan mesra. Tidak ada lagi rasa curiga atau permusuhan. Yang ada hanya rasa kasih dan mengasihi satu sama lain. Suatu utopia yang luar biasa, bukan? Tapi bukan berarti semua ini hanya impian kosong... Jika kita bisa menghadirkan suasana indah melalui senyuman di dunia ini, maka kita sudah merasakan sedikit suasana surga kelak yang bakal menjadi bagian kita di dunia yang akan datang.

Jadi, sudahkah kita tersenyum hari ini? ^^

Tidak ada komentar: