Senin, 30 November 2009

Tuhanku Sahabatku

Ada satu sobatku yang setia
Tak pernah Dia tinggalkan diriku
Di waktu aku susah
waktu ku sendirian
Dia selalu menemano diriku

NamaNya Yesus...
NamaNya Yesus...
Nama Yesus yang menghibur hatiku
NamaNya Yesus...
NamaNya Yesus...
Nama Yesus yang menghibur hatiku

Lagu di atas bercerita tentang satu Pribadi yang paling layak untuk disebut sebagai sahabat sejati. Siapakah dia? Siapa lagi kalau bukan Tuhan dan juru selamat kita, Yesus Kristus. Yesus datang ke dunia untuk memulihkan hubungan persahabatan antara TUHAN dan manusia. Dia datang menjadi Sahabat bagi siapa saja yang menerimaNya. Dan Dia telah menjadikan kita sahabat-sahabatNya yang terkasih dengan jalan mati di kayu salib menebus kita dari dosa-dosa kita. Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seseorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Dan perkataan itu telah dibuktikan sendiri oleh Tuhan Yesus melalui pengorbananNya yang nyata.

Bersahabat dengan Tuhan berarti menjadi sahabat atau orang yang mempercayai serta dapat dipercayai oleh Tuhan. Bagaiamana caranya? Yaitu dengan setia melakukan perintah-perintahNya. PerintahNya adalah mengasihi TUHAN dan mengasihi sesama. Tidak berat, bukan? Cukup sederhana. Tapi dari yang sederhana itu, akan muncul suatu perkara yang indah dan luar biasa jika kita lakukan dengan tekun dan setia. Melakukan perintah Tuhan tidaklah berat apabila kita memandang Tuhan sebagai sahabat yang sangat kita kasihi. Motivasi mengasihi seseorang merupakan bahan bakar yang sangat kuat bagi kita untuk melakukan sesuatu seberat apapun itu kelihatannya.

Sebenarnya bukan kita yang terlebih dahulu mengasihi Tuhan dan memanggilNya sahabat melainkan Tuhanlah yang terlebih dahulu mengasihi kita dan menjadikan kita sebagai sahabat-sahabatNya. Dan seperti layaknya sahabat, kita dapat dan memang sudah sewajarnya untuk berbagi suka dan duka dengan Tuhan yang adalah sahabat kita yang sejati. Kalau dengan sahabat manusia saja kita dapat menaruh kepercayaan dan harapan yang sedemikian besarnya, apalagi dengan Tuhan Yesus. Kita dapat mempercayaiNya 100% dalam segala hal. Sahabat manusia dapat sewaktu-waktu membuat kita kecewa, tetapi Tuhan Yesus tidak akan pernah mengecewakan kita. Manusia tidak dapat selalu bersama-sama dengan kita karena ada keterbatasan ruang dan waktu, tetapi Tuhan Yesus (melalui Roh Kudus) dapat senantiasa ada bersama-sama dengan kita 24 jam sehari 7 hari seminggu. Bukankah hal itu luar biasa? Kita mempunyai Pencipta alam semesta sebagai sahabat kita.

10 komentar:

Anonim mengatakan...

saya ingin bertanya, Mohon penjelasannya

1. tolong jelaskan Injil Yohanes 5 : 30. Mengapa Yesus tidak dapat berbuat apa-apa dari dirinya sendiri? Bukan kah Tuhan itu Maha Kuasa ?

2. Injil Matius 5 : 17 -18 dijelaskan Isa Almasih taat dan patuh kepada hukum Taurat, tetapi mengapa dalam Kitab Galatia 3 : 10 dijelaskan semua orang yang hidup dari hukum Taurat berada di bawah Kutuk? Apakah termasuk Isa Almasih juga? Apa yang salah dari hukum Taurat sehingga bisa sampai kutuk?

3. Siapakah orang yang dimaksud dalam Ulangan 18 : 18 - 19? Isa atau Muhammad ?

4. Mengapa Tuhan menyesalkan atas tindakan yang telah dilakukannya?
Kitab Kejadian 6 : 5 - 6
Kitab Keluaran 32 : 14

5. Siapakah orang yang dimaksud dalam
Injil Markus 11 : 12 - 14
Yohanes 2 : 4
Yohanes 7 : 8 - 10
dan mengapa bisa sampai dikatakan demikian? Apa yang telah diperbuatnya ?

6. Mengapa terdapat ayat-ayat yang tidak etis di dalam Bible?
Kitab Kidung Agung pasal 7 : 6-9
Yehezkiel 23 : 1 - 23
Kejadian 38 : 8-9
Bukankah itu kitab Suci?

7. Mengapa ada banyak ayat-ayat kontradiksi dalam Alkitab?

Perjanjian Baru :
- Matius 16 : 14 dengan Markus 8 : 11-13
- Matius 1 : 16 dengan Lukas 3 : 23
- Matius 5 : 18 dengan Lukas 16 : 16
- Matius 5 : 17 dengan Galatia 3 : 13
- Lukas 2 : 21 dengan Galatia 5 : 2
- Lukas 23 : 26 dengan Yohanes 19 : 16 - 17
- Yohanes 1 : 18 dengan Kejadian 18 : 1, dan Kejadian 32 : 30
- Yohanes 17 : 23 dengan Yohanes 14 : 9 dan Yohanes 14 : 10
- Galatia 6 : 15 dengan Kejadian 17 : 10 - 14

Perjanjian Lama :
- Ezra 2 : 7 dengan Nehemia 7 : 7
- Ezra 5 : 43 - 54 dengan Nehemia 7 : 46 - 56
- II Samuel 5 : 14 - 15 dengan I. Tawarikh 14 : 4 - 5
- II Samuel 8 : 4 dengan I. Tawarikh 18 : 4
- II Samuel 8 : 8 dengan I. Tawarikh 18 : 8

dan masih banyak lagi.

mimi imut mengatakan...

1. tolong jelaskan Injil Yohanes 5 : 30. Mengapa Yesus tidak dapat berbuat apa-apa dari dirinya sendiri? Bukan kah Tuhan itu Maha Kuasa ?
Berbahagialah engkau Saudaraku, sebab engkau sudah membaca bahwa Yesuslah yang kelak akan menghakimi engkau. DIA akan menghakimi engkau dengan adil dan benar. Bukan berdasar pada apa yang telah kau perbuat padaNya yang telah menyakiti hatiNya dengan menolak DIA sebagai Tuhan dan juruselamatmu, tetapi berdasar pada kehendak Bapa
("Tetapi Aku tidak menghakimi tanpa setahu Bapa. Aku menghakimi sebagaimana diperintahkan kepada-Ku. Penghakiman-Ku sungguh-sungguh adil dan benar, karena berdasarkan kehendak Allah yang mengutus Aku, dan bukan berdasarkan kehendak-Ku sendiri versi Firman Allah yang Hidup).
Jelaslah tidak mungkin Yesus sholat di belakang IMAM MAHDI. Jikalau Ia manusia biasa, tidak mungkin Ia menghakimi kita semua. Inilah yang membuktikan bahwa Yesus bukanlah nabi, orang biasa yang kalian katakan. Jika IA adalah manusia biasa, ia akan terbawa oleh situasi hati dan kehendak manusia saat menghakimi Anda. Di dalam jasad manusia terdapat jiwa manusia (kehendak manusia). Nah, DIA akan menghakimi bukan berdasar pada jiwa manusia yang juga DIA miliki namun pada Rohul Quddus atau Bapa itu sendiri. Itulah makna dari Injil Yohanes yang Anda baca. Jangan keraskan hatimu, mari berpuasa carilah siapa Tuhan yang sejati. Mumpung masih ada waktu. Terimalah YESUS sebagai Tuhan dan juruselamatmu sebab DIAlah hakimmu kelak. Hanya di dalam YESUS kau bisa dapat damai sejahtera sejati, tidak perlu ritual macam-macam. Relasi sesungguhnya dengan Tuhan juga akan kau peroleh. Relasi yang anda jalankan selama ini adalah relasi yang menakutkan. Jika tidak begini akan dihukum neraka. Di surga tidak akan ada bidadari yang melayani nafsu seksual lelaki. Sadarlah, itu kebohongan besar! Jangan mau dibutakan oleh ajaran yang tidak jelas seperti itu.

3. Siapakah orang yang dimaksud dalam Ulangan 18 : 18 - 19? Isa atau Muhammad ?
Untuk menjawab persoalan ini, mari kita baca ayat Ulangan 18:15. Mengapa? Karena ayat itu tak lepas dari konteks yang anda tanyakan dan masih berada dalam kitab yang sama. "Seorang nabi (lihat hurufnya, kecil bukan huruf besar seperti yang biasa kalian tulis untuk junjungan kalian), dari tengah-tengahmu, seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh YAHWEH, Elohimmu; dialah yang harus kamu dengarkan…" Baca juga dalam ayat 18 yg Anda persoalkan, perhatikan, ada kata ‘dari antara saudara mereka, seperti engkau ini’
Saya sekarang hendak bertanya pada Anda:
1) Musa berkebangsaan Israel (seperti aku, siapa aku disitu? Musa). Apakah Nabi Anda berkebangsaan Israel ?
2) Sekarang ganti kata ‘tengah-tengahmu’ dan ‘dari antara saudara mereka’ Musa muncul di tengah-tengah bangsa Israel. Di tengah bangsa apakah Nabi Anda muncul ? Apakah Israel saudara Nabi Anda? Musuh besar, bukan?
3) Kembali lagi kepada kata ‘seperti aku’. Ketika Nabi Musa dilahirkan, semua bayi Israel dibawah umur 5 tahun tengah menghadapi ancaman pembunuhan massal. Bagaimana dengan Nabi Anda ketika ia dilahirkan? Adakah bayi yang seusianya juga dibunuh?
4) Musa berstatus bangsawan karena diangkat sebagai anak Putri Firaun. Bagaimana dengan Nabi Anda, adakah ia berstatus bangsawan? Yesus, pembawa syafaat dan jalan yang lurus itu berstatus bangsawan karena ia merupakan keturunan dari Raja Daud.

4. Mengapa Tuhan menyesalkan atas tindakan yang telah dilakukannya?
Kitab Kejadian 6 : 5 - 6
Kitab Keluaran 32 : 14

mimi imut mengatakan...

5. Siapakah orang yang dimaksud dalam
Injil Markus 11 : 12 – 14
Anda tentu mempersoalkan apa salah dari pohon ara sehingga dikutuk bukan? Ada dua ayat di PB, Matius 21 dan Markus 11, berhubungan dengan cerita "pohon ara", Markus memberikan informasi lebih detail. Mari dimulai dengan mengkaji secara lengkap peristiwa tersebut :
Markus 11:12-22
11:12 Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas murid-Nya
meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar.
11:13 Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia
mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada
pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa
selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. TR Transliterasi interlinear, kai {lalu} idôn {karena melihat} sukên {pohon ara} makrothen {(dari) jauh} echousan {(yang) mempunyai} phulla {daun-daun} êlthen {ia datang} ei ara {kalau-kalau} heurêsei {ia akan menemukan} ti {sesuatu} en {pada} autê {dia} kai {tetapi} elthôn {ketika datang} ep {pada} autên {dia} ouden {tidak satupun} euren {Ia menemukan} ei mê {kecuali} phulla {daun-dahun} ou {bukan} gar {sebab} ên kairos {musim} sukôn {buah-buah ara}
11:14 Maka kata-Nya kepada pohon itu: "Jangan lagi seorang pun makan buahmu selama-lamanya!" Dan murid-murid-Nya punmendengarnya.
11:15 Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah Yesus masuk ke Bait Allah, mulailah Ia mengusir orangorang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya,
11:16 dan Ia tidak memperbolehkan orang membawa barang-barang melintasi halaman Bait Allah.
11:17 Lalu Ia mengajar mereka, kata-Nya: "Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!"
11:18 Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mendengar tentang peristiwa itu, dan mereka berusaha untuk membinasakan Dia, sebab mereka takut kepada-Nya, melihat seluruh orang banyak takjub akan pengajaran-Nya.
11:19 Menjelang malam mereka keluar lagi dari kota.
11:20 Pagi-pagi ketika Yesus dan murid-murid-Nya lewat, mereka melihat pohon ara tadi sudah kering sampai ke akar-akarnya. 11:21 Maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu ia berkata kepada Yesus: "Rabi, lihatlah, pohon ara yang Kaukutuk itusudah kering."

mimi imut mengatakan...

Kejadian ini dikisahkan oleh Markus, dan juga Matius. Markus mencatat Tuhan Yesus dan murid-murid-Nya setelah memasuki Yerusalem. Di tengah jalan Ia merasa lapar. Dan dari jauh Ia melihat pohon Ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau kalau ia mendapatkan apa-apa dari pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. Kemudian Ia mengatakan "Jangan lagi seorang pun makan buahmu selama-lamanya!".
Tuhan Yesus dan murid-murid-Nya kemudian meneruskan perjalanan mereka ke Yerusalem dimana hari itu Tuhan Yesus menyucikan Bait Allah. Sore harinya mereka kembali ke Betania. Keesokan harinya ketika mereka melewati tempat yang sama, mereka mendapati pohon ara itu sudah kering sampai ke akar-akarnya, maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu ia berkata kepada Yesus "Rabi, lihatlah, pohon ara yang Kaukutuk itu sudah kering " (ayat 20-21).
Bukankah tidak masuk akal untuk mengutuk pohon ara itu karena tidak berbuah sebab seperti kata Markus memang bukan musim buah ara?
Problem ini telah diatasi dengan sangat memuaskan dalam diskusi mengenai "Pohon Ara yang Tidak Berbuah" yang dipublikasikan bertahun-tahun yang lalu oleh WM Christie. Ia adalah seorang pendeta Gereja Skotlandia di Palestina yang berada dibawah pengawasan pemerintahan Kerajaan Inggris. Pertama-tama ia menunjukkan di mana kejadian itu berlangsung
[kalau Tuhan Yesus disalib pada tanggal 3 April tahun 30 Masehi (tanggal 14 Nisan tahun 3790 kalender Yahudi), maka kejadian itu berlangsung pada hari-hari pertama bulan April].
"Maka", tulis Dr. Christie, :
"Fakta-fakta yang bertalian dengan pohon ara ialah sebagai berikut.
Menjelang akhir Maret, daun-daun mulai bersemi dan dalam waktu kira-kira satu minggu, penuhlah pohon itu dengan daun. Bersamaan dengan ini, atau bahkan kadang-kadang lebih awal, muncullah kuntum-kuntum buah yang kecil. Ini belum merupakan buah ara yang sesungguhnya, tetapi merupakan buah ara pendahulu. Kalau besarnya sudah seperti buah almond hijau, maka buah itu bisa dimakan oleh petani atau siapa saja yang lapar. Bila buah pendahulu itu sudah mencapai taraf kemasakannya, buah ini akan rontok sendiri" (WM Christie, Palestine Calling, London 1939, p 118-120)
Dalam Ensiklopedia Britanica di bab "Pohon Ara", menulis demikian "yang paling primitif adalah Ara Capri, pada umumnya dikenal sebagai jenis buah ara yang dapat dimakan. Pohon Ara Capri berbuah tiga kali pada setiap musim pertumbuhannya. yang pertama adalah buah musim semi (profichi), kedua buah musim panas (mammoni) dan ketiga buah musim dingin (mamme)".
Untuk pembaca awam, yang mungkin menganggap aneh mengapa Yesus mencari buah ara ketika pada saat itu bukan musim berbuah. Dia sebenarnya tidak mengharapkan adanya buah, tetapi sesuatu yang lain.
Perhatikan dalam pasal 13, Yesus tidak mengharapkan
menemukan buah ara, tetapi ia mencari "sesuatu" (Yunani, "t?? – tis").
Kemungkinan yang dicari adalah tipe Mamme. yang dapat diharapkan masih ada hingga akhir musim dingin menuju musim semi. Atau juga yang dimaksud oleh Dr Christie yang ia istilahkan dengan "buah ara pendahulu" (sebelum adanya profichi). Untuk diingat bahwa pohon ara adalah termasuk salah satu makanan utama/dasar di Timur tengah. Yesus tidak menemukan "sesuatu" untuk dimakan di pohon tersebut dan Ia mengutuk-nya.
Kalau keterangan di atas ini merupakan makna yang sebenarnya dari kata-kata Tuhan Yesus, mengapa ada orang-orang tertentu yang menganggap kejadian tersebut mempunyai arti khusus?
Karena memang ada arti khususnya. Seperti dicatat oleh Markus,
perumpamaan ini merupakan kejadian sesungguhnya. Peristiwa ini bukan kasus kekecewaan Yesus, yang mengakibatkan ungkapan ketidaksabaran. Hal ini adalah pelajaran iman yang sangat besar dan tak terlupakan oleh Anak Manusia tentang JANGANLAH HIDUPMU TIDAK BERBUAH.

mimi imut mengatakan...

Pohon ara adalah lambang bangsa Yahudi, yang berlimpahlimpah dalam daun-daun pekerjaan keagamaan, tapi mandul dalam buah-buah kebenaran. Pengutukan pohon itu menubuatkan nasib para pembesar Yahudi, yang saat itu siap untuk menolak Mesias mereka. Israel memang diumpamakan dengan pohon ara.
Hosea 9:10 Seperti buah-buah anggur di padang gurun Aku mendapati Israel
dahulu; seperti buah sulung sebagai hasil pertama pohon ara Aku melihat nenek moyangmu. Tetapi mereka itu telah pergi kepada Baal-Peor dan telah membaktikan diri kepada dewa keaiban, sehingga mereka menjadi kejijikan sama seperti apa yang mereka cintai itu.
Tindakan Yesus Kristus melambangkan hukuman yang akan datang atas Israel yang tidak percaya. Israel diumpamakan dengan pohon ara dalam Hosea 9:10, suatu bagian tentang hukuman karena melanggar penjanjian Allah.
Ada 2 pelajaran utama yang dapat kita pelajari dari kisah ini.
di dalam pasal 14 kita membaca Yesus mengutuki pohon: "Jangan lagi seorangpun makan buahmu selama-lamanya!" (Markus 11:14)
Pelajaran pertama yaitu, Pengikut Kristus harus memproduksi buah-Roh. Kegagalan melakukan ini akan mengakibatkan kutukan akhir yaitu dicampakkan ke dalam lautan api. Matius 25:14-30.
Pelajaran kedua, tentang percaya/iman bahwa Yesus berkuasa.

mimi imut mengatakan...

Kita baca dalam di dalam : Markus 11:20-24
11:20 Pagi-pagi ketika Yesus dan murid-murid-Nya lewat, mereka
melihat pohon ara tadi sudah kering sampai ke akar-akarnya.
11:21 Maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu ia
berkata kepada Yesus: "Rabi, lihatlah, pohon ara yang Kaukutuk itu
sudah kering."
11:22 Yesus menjawab mereka: "Percayalah kepada Allah!
11:23 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata
kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal
tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya
itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya. 11:24 Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.

mimi imut mengatakan...

Yohanes 2 : 4 + Yohanes 7:8-10 è Tentu saja Tuhan kami yang mulia, Yesus Kristus. Apakah yang dipersoalkan adalah kata’saatnya belum tiba?" Tuhan tentunya punya schedule sendiri untuk melakukan sesuatu. Apa itu? Penyaliban (baca Yoh 7:30, Yoh 8:20). DIA tahu bila melakukan sesuatu pada waktu dan tempat yang salah, pemuka Yahudi akan protes. Mereka akan menangkap DIA dan menghukum mati DIA (Yohanes 7:1 "IA tidak mau tetap tinggal di Yudea, karena di sana orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuhnya." Mengapa ? Karena Yesus sudah merebut hati pengikut agama Yahudi. Pemimpin Agama Yahudi merasa tersaingin oleh Yesus.
6. Mengapa terdapat ayat-ayat yang tidak etis di dalam Bible?
Kitab Kidung Agung pasal 7 : 6-9
Yehezkiel 23 : 1 - 23
Kejadian 38 : 8-9
Bukankah itu kitab Suci?
Untuk Yehezkiel 23: Yang dimaksud disitu siapa ? Silakan baca Yehezkiel 23:4. Samaria dan Yerusalem. Keduanya dianggap telah menyerahkan miliknya yg berharga (yaitu YAHWEH ayat 5 "Samaria berzinah, sedang ia Aku punya." Artinya Samaria semula adalah umat pilihan YAHWEH; milik YAHWEH) dan ditukar dengan barang fana (uang, senjata, kedudukan, memiliki suami dg penyembah berhala, serta ikut dalam penyembahan berhala). Jadi, itu hanya gambaran saja bukan realita. silakan Baca Yehezkiel 23:7. Sekarang yang mesum siapa ya... ? Untuk Kitab Kidung Agung, saya persilakan Anda mencari buku karangan Watchman Nee dan Witness Lee penerbit YASPERIN dengan judul yang sama (KITAB KIDUNG AGUNG).
Kitab suci Anda sendiri tidak lepas dari hal yang tidak etis, diantaranya:
a) Motivasi masuk surga cuma untuk bersenggama dengan bidadari cantik (Ash Shaaffaat 48, Shaad 51-52, 52. Ath Thuur:20; 55. Ar Rahmaan:56-59,70,72; 56. Al Waaqi'ah:22,35-37; 44. Ad Dukhaan: 51-54). Etiskah itu? Bagaimana dengan yang muslimat ? Adakah dewa tampan untuk mereka?
b) Tuhan masturbasi sendiri (35. Faathir:11):
Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.
c) Orang kafir diciptakan dari Air Mani siapa? Surat 35. Faathir: 38-39
d) Maaf, saya tidak bermaksud menghina Nabi Anda. Namun, apakah Anda bisa menjelaskan pada saya apa yang terjadi pada gadis di bawah umur yang bernama Aisyah serta Maria Koptik budak Hafsa?

mimi imut mengatakan...

7. Mengapa ada banyak ayat-ayat kontradiksi dalam Alkitab?

Perjanjian Baru :
- Matius 16 : 14 dengan Markus 8 : 11-13 è Ni apa yg kontradiksi ya… Nggak ada tuh.. Matius isinya anggapan orang Israel mengenai siapa Yesus. Markus isinya Yesus yang diminta untuk membuktikan diriNYA adalah Tuhan dengan menurunkan tanda dari langit.

- Matius 1 : 16 dengan Lukas 3 : 23è Injil Matius berisi silsilah Yesus dari garis keturunan sang Ayah. Sementara Injil Lukas berisi silsilah Yesus dari garis keturunan sang Ibu. Lantas mengapa keduanya ditulis Yusuf? Latar belakang penulis kedua Injil itu adalah Yahudi dimana Yahudi sangat mengutamakan garis keturunan dari sang AYAH.

- Matius 5 : 18 dengan Lukas 16 : 16 èMari, baca Matius 5:17 "Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi melainkan untuk menggenapinya." Tidak semua orang bisa memenuhi hukum Taurat secara sempurna (Roma3:20; Roma5:20). Ada konsekuensi dari hukum Taurat bila dilanggar: MAUT. Dan Yesus telah membayarnya di kayu salib (Galatia3:13). Sama sekali tidak ada pertentangan di sana. Yesus belum meniadakan hukum Taurat saat itu karena DIA belum disalib. Tuhanlah yang membuat hukum Taurat, IA pula yang bisa menggantinya dengan yang baru: Hukum kasih karunia. Bukankah dalam ilmu hukum dikenal: ‘Lex Posteriore derogate lex priori’ Hukum yang berlaku kemudian membatalkan hukum yang terdahulu. Apakah IA plin-plan? DPR saja bisa membuat hukum yang baru, masak DIA tidak?

- Matius 5 : 17 dengan Galatia 3 : 13 è apanya yang kontradiksi ya? Lihat penjelasan saya di atas.

- Lukas 2 : 21 dengan Galatia 5 : 2 è Siapa yang menyunatkan Yesus? Orang tuanya bukan? Itu artinya, orang tua Yesus sendiri yang memelihara hukum Taurat: sunat. Bukan Yesus. Lantas apa benar Paulus yang malah membuat ajaran melenceng tentang sunat? Tidak. Sunat merupakan bagian dari Taurat. Dan sunat tidak menyelamatkan. Dasarnya adalah pengorbanan Kristus. Kristus justru mengutuk orang yang memelihara hukum Taurat tetapi mengabaikan belas kasihan terhadap sesama (Matius 23:23). Buat apa menjadi saleh namun menyengsarakan orang lain?

- Lukas 23 : 26 dengan Yohanes 19 : 16 – 17è Dua-duanya benar. Pernah melihat film Passion of The Christ bukan? Itulah gambaran siapa yang memikul kayu salib. Simon dari Kirene sempat memikulkan salib untuk Kristus saat Kristus tak sanggup lagi untuk membawa. Namun, itu cuma sebentar saja. Setelah itu, Kristus dipaksa membawa kayu hingga bukit Golgota.
Perjanjian Lama :
- Ezra 2 : 7 dengan Nehemia 7 : 7 è Ni apanya yang kontradiksi ya… Anda itu copas (copy paste) dari situs mana? www.kesalahaninjil.wordpress.com ? Ngapain situs nggak mutu kayak gitu diikuti? Lagian, ngapain sih ngotak-atik kitab suci orang lain? Maaf, kali ini ayat Anda berlaku untuk Anda sendiri: BAGIMU AGAMAMU, BAGIKU AGAMAKU!!!! Renungkan. Jalani AGAMA ANDA SENDIRI, jangan URUSI AGAMA ORANG LAEN.

- Ezra 5 : 43 - 54 dengan Nehemia 7 : 46 – 56 è Lagi-lagi Cuma copas. Udah copas, salah copas lagi…. Malu aku… Ezra pasal 5 itu ayatnya nggak sampai 43 bung! Cuma 17 ayat. Udahlah, ngapain sih urusan beda nama; beda jumlah; yang bukan menjadi inti dari kitab suci diurusin? Cari pekerjaan lain saja.

mimi imut mengatakan...

2. Injil Matius 5 : 17 -18 dijelaskan Isa Almasih taat dan patuh kepada hukum Taurat, tetapi mengapa dalam Kitab Galatia 3 : 10 dijelaskan semua orang yang hidup dari hukum Taurat berada di bawah Kutuk? Apakah termasuk Isa Almasih juga? Apa yang salah dari hukum Taurat sehingga bisa sampai kutuk?
Tuhan Yesus kristus sendiri adalah Tuhan pencipta hukum Taurat sehingga berada di atas hukum Taurat (Lukas 6:5). Tidak ada seorangpun yang mampu melaksanakan hukum Taurat secara sempurna. Manusia melaksanakan perintah yang satu, tapi melanggar perintah yang lain (Roma 2:21-29). Justru oleh hukum Tauratlah, manusia menjadi mengenal dosa karena manusia tidak mampu melaksanakan hukum Taurat secara sempurna (Roma 3:20; Roma7:7). Dosa pelanggaran hukum Taurat membuat manusia harus dihukum (1 Korintus 15:56; Roma4:15). Oleh karena itu, manusia memerlukan juruselamat.
Perhatikan kata MENGGENAPI di ayat 17. Roma 10:4 Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.
Romans 10:4 For Christ is the end of law for righteousness to every one that believes.
Kenapa YESUS bisa menggenapi hukum Taurat? Roma 8:3 Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,
Roma 8:4 supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.
Caranya ? Galatia 3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" Jadi, tidak ada yang salah dalam hukum Taurat. Konsekuensi dari hukum Taurat adalah terkutuk di mata Tuhan. Dan Yesus telah menggantikan posisi Anda yang terkutuk itu. Sekali lagi, jangan keraskan hatimu. Terimalah YESUS sebagai Tuhan dan juruselamat Anda. DIAlah shiraathal mustaqiim yang Anda cari-cari selama ini (Surah43:61 dan63). Nggak usah jauh2 ke Mekkah cari air zam-zam (air kehidupan). Sebab Yesuslah air kehidupan itu. Dialah yang akan menghapus dahaga kehidupanmu. Yohanes 4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."
Yohanes 6:35 Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.
- Lukas 2 : 21 dengan Galatia 5 : 2 è Siapa yang menyunatkan Yesus? Orang tuanya bukan? Itu artinya, orang tua Yesus sendiri yang memelihara hukum Taurat: sunat. Bukan Yesus. Lantas apa benar Paulus yang malah membuat ajaran melenceng tentang sunat? Tidak. Sunat merupakan bagian dari Taurat. Dan sunat tidak menyelamatkan (Roma 2:25-29). Dasarnya adalah pengorbanan Kristus. Kristus justru mengutuk orang yang memelihara hukum Taurat tetapi mengabaikan belas kasihan terhadap sesama (Matius 23:23). Buat apa menjadi saleh namun menyengsarakan orang lain dan melanggar hukum yang lain?

mimi imut mengatakan...

4. Mengapa Tuhan menyesalkan atas tindakan yang telah dilakukannya?
Kitab Kejadian 6 : 5 - 6
Kitab Keluaran 32 : 14
Anda pasti berkonsep: Tuhan menyesal?!! Ah, mana mungkin!! Mana boleh Tuhan menyesal?!! Kalo DIA menyesal berarti DIA bisa berbuat salah donk… Tuhan khan maha benar?!! Bagaimana dengan surat 75:2 ? Siapa yang menyesal? Nabi? Ngapain Nabi menyesali nasib orang lain? Tuhanmu juga menyesal tuh… Soalnya ga logis kalo Nabi menyesali dosa semua manusia karena dosa-dosa manusia yang amat besar. Kenal aja nggak?! Lihat ayat selanjutnya 3: “Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?” Kalo Tuhan yang jadi&nb sp;konteks dalam ayat ini baru logis karena manusia menyepelekan DIA dengan mengira bahwa Tuhan tidak akan bisa mengumpulkan lagi tulang-belulang hingga jari2nya untuk dihidupkan lagi dan dihukum karena kesalahannya (ayat4&14); serta ngirain kiamat tu ga bakal ada. Coba,… kenapa Tuhanmu dlm ayat itu menyesal? Lagian, Tuhanmu itu bisa murka/ marah (Surah 43:55). Masakan IA tidak bisa sedih, kecewa, dan menyesal? Berarti DIA cuma bisa murka dan sabar doank? Cuma itu? Kasihan donk Tuhanmu. Kayak mobil remote control aja. Bisanya cuma maju ama mundu r doank.
Bagaimanapun, Tuhan punya hati. Tatkala melihat ciptaanNya mendukakan DIA, DIA bisa berduka. Dan tatkala BELIAU berduka, tentu BELIAU berhak menghukum ciptaan yang kurang ajar itu. Namun, tatkala BELIAU dibujuk oleh Nabi Musa, sahabatNya itu, maka amarah yang ada di hati TUHAN menjadi reda. Demikian saudaraku. Tuhan menciptakan manusia serupa dengan GambaranNya. Jikalau kita bisa sedih dan murka, demikian pula TUHAN. Kita ini fotocopynya TUHAN.
- Yohanes 1 : 18 dengan Kejadian 18 : 1, dan Kejadian 32 : 30è Yang dilihat Abraham sama Yakub itu sesungguhnya adalah malaikat bukan Tuhan (Galatia 3:19; Kisah 7:30,35,37; ). Musa salah mengira yang dilihat Abraham serta Yakub adalah malaikat.

- Yohanes 17 : 23 dengan Yohanes 14 : 9 dan Yohanes 14 : 10 è Rupanya Anda ingin menyerang konsep trinitas ya… Kenapa nggak langsung aja? Berputar-putar kayak ahli filsafat aja.. Well, saya tahu persis konsep yang ada di otak Anda bahwa ‘tak mungkinlah Tuhan jadi Tiga. Tuhan itu Esa. Tak mungkinlah Tuhan jadi manusia. Mana boleh ia mengambil wujud ciptaan! DIA itu maha tuntas! Anda tentunya pernah mencicipi kopi susu bukan? Bagaimanakah wujud dari kopi susu itu? Ada kopinya, ada susunya, ada krim dan gulanya. Semuanya melebur jadi satu. Mana yang Bapa, Putra, dan Roh Kudus? Semuanya Bapa, ;Putra, dan Roh Kudus. Kelihatannya banyak dan beda, tapi esensinya satu: ESA. Seperti itulah tritunggal. Anda pun esa. Kenapa ? Anda punya jasad, jiwa (keinginan-hawa nafsu, emosi, dsb), dan ruh. Adakah Anda ada banyak ;tercerai berai? Padahal, unsur Anda itu nggak cuma satu lho..

- Galatia 6 : 15 dengan Kejadian 17 : 10 – 14 è Sunat fisik dalam Kitab Perjanjian Lama sebenarnya adalah tanda bahwa yang bersangkutan telah menjadi milik Tuhan; umat Tuhan; dan berbeda dengan yang lain. Dan dalam perjalanannya, makna dari sunat itu memudar. Orang-orang menjalani hukum Taurat dengan separuh-separuh. Hukum Taurat tidak menyelamatkan. Oleh karena itu, yang penting adalah sunat hati yakni pertobatan (Roma 2:21-29; Galatia6:15). Lagipula, hukum Taurat itu cuma berlaku sementara Galatia 3:23 But before faith came, we were guarded under law, shut up to faith which was about to be revealed. Galatia 3:24 Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman.