Minggu, 15 Juni 2008

Doa Tengah Malam

Aku nglilir jam 12 tengah malam atau lebih tepatnya dini hari... bolak-balik nggak bisa tidur lagi... aku merasa pingin banget berdoa, maka aku segera naik ke kamarku dan mulailah ritual doa seperti yang biasanya aku lakukan dulu... rasanya plong dan lega... aku hempaskan bebanku pada kaki Tuhan dan mulailah aku menikmati persekutuanku dengan Bapa, Yesus, dan Roh Kudus... lebih dari sekedar katarsis ini... aku mengeluarkan uneg2ku dan belajar untuk mendengarkan suaraNya... dan rasanya begitu damai... aku merenungkan firmanNya yang baru saja kubaca tentang Raja Damai atau Ratu Adil kalo orang Jawa bilang... keren deh... Dia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja... Dia penuh dengan roh pengenalan dan takut akan Tuhan... Yesus itulah yang sedang dinanti-nantikan oleh segala makhluk di muka bumi ini... Dialah Ratu Adil, Imam Mahdi yang akan datang saat hari kiamat nanti untuk menghakimi seluruh bumi... dan umat kepunyaanNya, yang telah dimateraikan dengan darahNya dan dengan Roh Kudus, akan bersuka karenaNya... Oh betapa sungguh dinanti-nantikannya hari itu, hari Tuhan yang mulia, yang menggentarkan dan menakjubkan itu...

Aku juga kembali menekuni panggilanNya sebagai pendoa syafaat yang setia dan tekun mendoakan apa2 saja yang Dia percayakan untuk kudoakan... sekali pendoa syafaat, seterusnya juga pendoa syafaat... mirip dengan Narnia, sekali raja dan ratu Narnia, selamanya juga raja dan ratu Narnia... itulah prinsip panggilan Tuhan... bukan aku yang memilihNya melainkan Dialah yang telah memilihku supaya aku pergi dan menghasilkan buah dan supaya buahku itu tetap... oh Haleluya...

Segala kemuliaan hanya bagi Bapa, Yesus, dan Roh Kudus yang mulia... amin...

Tidak ada komentar: