Sabtu, 14 Juni 2008

Mimiel Chronicles bagian 2

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga dikaruniakanNya anakNya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal... begitu bunyi salah satu kutipan firman The Big Boss yang bisa Mimiel ingat... diayunkan pedangnya sambil mengingat-ingat dan merenungkan kutipan tersebut... dan wuuuuush... tepat sasaran...

"Bagus, Mimiel! Pukulan telak!" seru Sang Pelatih.

Mimiel merasa bangga akan prestasinya itu... biasanya pikirannya melantur ke mana2 sehingga ayunan pedangnya menjadi tidak terarah dan tidak terkontrol dengan baik... tapi kali ini, Mimiel bisa memusatkan perhatiannya sedemikian rupa sehingga ia sendiri merasa heran... mengapa bisa demikian?

"Mimiel, salah satu alasan kenapa engkau bisa berkonsentrasi dengan baik saat mengayunkan pedangmu tadi adalah karena anak manusia yang akan engkau lindungi saat itu sedang berada dalam hadirat Sang Mahatinggi dan sedang menyelami kebenaran firmanNya," kata Sang Pelatih.

Mimiel merenungkan kata2 Sang Pelatih dengan seksama. Siapakah anak manusia yang dimaksud yang demikian hebatnya membuat Mimiel bisa berkonsentrasi? Semakin bersemangatlah Mimiel dalam berlatih supaya nantinya dia bisa melindungi sang anak manusia tersebut yang telah menolongnya dengan cara yang tidak diketahui.

Bagaimanakah kelanjutan kisah Mimiel? Siapakah anak manusia yang dimaksud? Nantikan kelanjutannya... hehe (sok2an banget...)

Tidak ada komentar: