Selasa, 06 Mei 2008

About Gangguan Mood, Nyontek Buku Saku Psikiatri

Setelah selesai baca2 tentang skizofrenia, sekarang aku lagi menyelesaikan baca2 tentang gangguan mood yaitu depresi dan mania, masih di buku yang sama...

Berikut ini gejala2 depresi... apakah anda pernah mengalaminya?
Gambaran emosi: Mood depresi (sedih atau murung), iritabilitas, ansietas, anhedonia, kehilangan minat, kehilangan semangat, ikatan emosi berkurang, menarik diri dari hubungan interpersonal, preokupasi dengan kematian.
Gambaran kognitif: mengkritik diri sendiri, perasaan tidak berharga, rasa bersalah, pesimis, tidak ada harapan, putus asa, perhatiannya mudah teralih, konsentrasi buruk, tidak pasti dan ragu2, berbagai obsesi, keluhan somatik (terutama pada orang tua), gangguan memori, waham dan halusinasi.
Gambaran vegetatif: lesu, tidak ada tenaga, insomnia atau hipersomnia, anoreksia atau hipereksia, penurunan berat badan atau penambahan berat badan, retardasi psikomotor, agitasi psikomotor, libido terganggu, variasi diurnal yang sering.
Tanda2 depresi: berhenti atau lambat bergerak, wajah sedih dan selalu berlinang air mata, kulit dan mulut kering, konstipasi.

Sedangkan ini adalah gejala2 mania... apakah anda juga pernah mengalaminya?
Gambaran emosi: mood meningkat, eforia, emosi labil, perubahan sementara yang cepat menjadi depresi akut, iritabilitas, toleransi terhadap frustasi rendah, menuntut dan egosentrik.
Gambaran kognitif: harga diri meningkat, grandiositas, gangguan bicara, kata2 berirama dan diucapkan dengan keras (klanging), desakan pembicaraan, lompatan gagasan, kadang2 inkoheren, daya nilai buruk, disorganisasi, paranoia, waham dan/atau halusinasi.
Gambaran fisiologik: tenaga meningkat, insomnia, kebutuhan tidur berkurang, nafsu makan menurun.
Tanda mania: agitasi psikomotor.

Jujur nih, aku pernah mengalami kedua hal tersebut lebih dari satu kali... cirinya dapat dilihat oleh orang lain dengan jelas... waktu episode mania, aku tampak ceria banget, hiperaktif, dan lebih bersemangat dalam segala hal... energi melimpah ruah, dan sering insomnia... nggak bisa dihentikan deh... sering merepotkan orang lain, tapi sisi positifnya adalah ide2 kreatf yang sering mengalir dengan deras... dan terkadang jadi lebih hangat dan ramah sama orang lain... sedangkan kalau pas episode depresi, aku nggak pingin ketemu siapa2... pinginnya ya bobok terus, makan tidur terus kerjaannya, jadinya tambah gembul... jadi kalo aku keliatan lebih gemuk, itu pertanda aku dalam episode depresi... kalau aku keliatan lebih langsing, itu pertanda aku dalam episode mania... tapi nggak selalu demikian, karena kadang2 aku juga dalam keadaan normal aktif (emangnya Gunung Merapi?)...hehe... Dari kedua hal tersebut, tentu aja aku paling suka waktu dalam keadaan hipomania atau episode mania yang nggak terlalu kentara... karena aku seperti punya tambahan tenaga ekstra untuk melakukan apa aja sesukaku... Hmmm... pinginnya sih dalam kondisi aktif normal tapi dikasih booster sukacita sama Tuhan, jadinya tetap semangat apa pun yang terjadi... Bisa nggak ya? Tentu aja bisa, nggak ada yang mustahil... nothing is impossible...

Saat aku nulis ini aku lagi dalamn kondisi aktif normal tapi ada kecenderunganh untuk depresi karena berat badanku cenderung naik dan aku cenderung hipersomnia... yah, Tuhan, tolong aku supaya aku tetap bersemangat dan nggak jatuh dalam jurang depresi please... amin...

Tidak ada komentar: