Minggu, 11 Mei 2008

Makan dan Jalan2 bareng Bapak

Malam ini aku sama Yoyo ditraktir bapak makan steak di Obonk Paku Alaman... mmmm, enak, sedap, kenyang tapi nggak sampai kenying... hehe, maksudnya nggak sampai kemlakaren... Bapak sempet nanya kapan aku mulai masuk (koas), aku jawab besok, terus nggak nanya apa2 lagi... Yah, dalam hati mungkin bapak diam2 mendoakan supaya aku lancar2 aja koasnya, nggak ada masalah dan nggak bermasalah... gitu aja, so simple... bapakku orangnya sederhana tapi nggak banyak omong sehingga menjadi rumit apa yang tadinya cuma sederhana dan sepele... aku belajar lagi untuk berempati sama bapak karena akhir2 ini aku mendapati bapak semakin nggak banyak omong... apalagi ditambah dengan problem kupingnya bapak yang sering meler kalau bapak pilek... pasti ada yang bingung kenapa meler kok lewat kuping... karena kupingnya bapak yang sebelah kiri dibolongi untuk mengatasi masalah drainage supaya nggak lagi vertigo... panjang deh ceritanya... kalo pingin tahu, buka2 aja file postingan yang bulan januari, sekitar itulah, awal mulanya bapak kena vertigo lagi... selesai ngomongin soal bapak... end of topic...

Sepanjang perjalanan, aku mulai asyik memperhatikan orang2 sepanjang jalan yang lagi asyik ngobrol satu sama lain... mengingatkanku pada gambar poster yang pernah aku buat waktu SMP, yang menang juara I, yang temanya "Hidupku, Duniaku, dan Tuhanku"... di poster itu, aku cuma nggambar hubungan kasih yang nyata antara manusia aja, so simple, yang menggambarkan bagaimana hidup, dunia, dan Tuhan itu senyata2nya... ternyata gambaran yang sederhana itu cukup menarik perhatian para juri sehingga aku mendapat gelar juara I untuk lomba poster di GKJ Ngupasan waktu itu... aku masih kelas satu SMP lho, sementara peserta2 lain kebanyakan dah lebih dewasa... MEreka kebanyakan nggambar2 yang abstrak macam salib, darah Yesus, bola dunia... Hmmm, aku masih terheran-heran kenapa aku bisa menang ya... semua karena kasih karunia Tuhan aja... mungkin aku dianugerahi karunia untuk memikirkan apa yang sebagian besar orang jarang pikirkan, memperhatikan apa yang jarang diperhatikan, menganggap penting apa yang dipandang orang lain biasa2 aja... mungkin... mungkin sih... hehe...

Mungkin karena pertimbangan besok aku sudah masuk koas, bapak nggak ngambil rute yang terlalu panjang dalam perjalanan pulangnya, padahal dalam hati aku pingin dan berharap banget untuk sekedar menikmati perjalanan panjang sambil ndengerin musik2 rohani di radio Petra FM... tumben aja bapak nyetel radio, biasanya nyetel lagu2 favoritnya yang mellow abis, lagu2 jadul itu lho... Ya sudah deh, aku mau mengakhiri hari ini dengan duduk diam di bawah kaki Yesus... eh di bawah apa di dekat ya? Yah, pokoke gitulah, mau menikmati malam hari sambil merenungkan kasih penyertaan Tuhan... so sweet... hehe...

Tidak ada komentar: