Jumat, 11 Juli 2008

Saat Teduh Pagi

Ini adalah dinamika saat teduhku hari ini...

I was with you in weakness, in fear, and in much trembling. (I Corinthians 2:3)

Selamat pagi, Bapa...
FirmanMu yang kubaca pagi ini bicara tentang "mengubur talenta". Ada perumpamaan tentang seorang hamba yang dikasih satu talenta untuk dikembangkan tapi tidak dilakukannya apa yang dikehendaki tuannya. Entah karena takut atau malas, si hamba itu memilih untuk mengubur talentanya. Tuan yang akhirnya mengetahuinya marah dan menyebut si hamba sebagai hamba yang jahat dan malas, kemudian mengambil talenta itu dan memebrikannya kepada hamba lain yang telah berhasil mengembangkan talentanya...
Hmmm... apakah aku sedang mengubur talentaku, Bapa? Apakah aku jahat dan malas?
Duh, Bapa, ampuni aku karena semalam aku memilih untuk tidur dan tidak belajar padahal sebentar lagi mau ujian... Selain itu, aku bukan rekan kerja yang baik, Bapa...

What should I do?

Bapa, aku nggak menjanjikan apa pun karena takut nggak bisa menepatinya... Aku cuma berusaha untuk bertahan dan tidak kalah lagi terhadap depresi... Tolong aku, Bapa... aku nggak bisa dan nggak berani jalan sendirian...

Itulah sekelumit kebiasaanku bersaat teduh tiap pagi...

Tidak ada komentar: